Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

NU Itu Besar, Tapi Manfaatnya Belum Sebesar Potensinya

Posted on December 13, 2015

Badung,  NU Online
Nahdlatul Ulama itu besar, bahkan sangat besar. Tapi manfaatnya tidak sebesar potensinya. Banyak warga NU merasa kurang cinta atau kurang tertarik aktif di NU dengan menjadi anggota, karena merasa NU kurang memberi manfaat.

Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri mengistilahkan, NU itu ibarat pisau penyukur yang sangat tajam, tapi cuma dipakai mengiris bawang. Orang NU sendiri banyak yang tidak menyadari betapa besarnya kekuatan NU yang menurut KH Wahab Hasbullah benar-benar meriam. Bukan mercon bumbung.

Hal itu pula yang menyebabkan banyak anak-anak NU yang masuk atau terpengaruh organisasi lain, bahkan organisasi yang berseberangan dengan NU. Itu karena mereka merasa mendapat manfaat di tempat lain tersebut, sedangkan NU dirasa kurang atau tidak memberi manfaat padanya.

Tak sedikit orang NU yang merasa bahwa NU hanya mendekati mereka hanya ketika ada Pemilu. Di sisi lain, para pengurus NU dan unit-unitnya (lembaga, lajnah maupun badan otonom) dinilai kurang memenuhi harapan umat tentang sosok yang sidiq, amanah, tabligh dan fathohah.

Padahal, dengan kebesaran NU, yang warganya menurut survey LP3ES tahun 2012 berjumlah 80 juta orang, tentu apa saja bisa dilakukan oleh NU. Tidak ada organisasi di dunia ini yang jumlah anggotanya sebanyak itu.

Keprihatinan tersebut diudoroso dalam Halaqoh  Nasional Fiqih Organisasi yang digelar oleh Majma’ Buhuts an-Nahdliyah (MBN) di Hotel Lor In kawasan Pecatu Indah Resort, Bali, Sabtu, (11/12). Halaqoh  diikuti lima puluhan anggota MBN dan para kyai se-Pulau Bali.

Narasumber pertama dalam Halaqoh  ini, KH As’ad Said Ali mengatakan, negara ini bahkan dunia internasional, sangat bergantung kepada NU. Sebenarnya NU sangat diperhitungkan dan telah banyak memberi manfaat untuk negara, untuk Islam maupun untuk dunia. Namun jika menengok ke dalam NU sendiri, masih banyak kelemahan dan kekurangan.

“Untuk inilah kita buat halaqoh ini, untuk menyusun Fiqih Organisasi,” ujar mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara ini.

As’ad mengungkapkan, pemerintah manfaat NU bagi republik tidak lagi perlu ditanya. Sejak NU berdiri hingga kini, NU menjaga negara ini dari masalah besar maupun kecilnya. Manfaat  globalnya juga sangat banyak.

Yang terbaru, ujar dia, NU menata warga dan pemerintah Afghanistan mengorganisir ulama dan umaro afghanistan dalam ikatan perdamaian a la NU. Berbekal   ajaran ahlus sunnah wal jamaah (aswaja), NU menginisiasi lahirnya Nahdlatul Ulama Afghanistan yang diantara tokoh pendirinya adalah mantan presiden Afghanistan almarhum Burhanuddin Rabbani. NU Afghanistan (NUA), kata As’ad, bukan sebagai Cabang Istimewa NU, melainkan asli buatan ulama Afghanistan sendiri. NU sebagai semacamnya.

“Pendirian NU Afghanistan itu dilanjutkan dengan pengiriman mahasiswa dan santri untuk belajar tentang Islam aswaja di Indonesia,” tuturnya.

Karena telah diakui peran besarnya di dunia luar, ia harapkan segera dibuat Fiqih Organisasi, yang nantinya menjadi pedoman baku pengelolaan organisasi NU. Termasuk untuk pedoman membuat organisasi baru semacam NU di negara lain.

Perlu Kemandirian
As’ad yang menjadi tokoh utama yang mewakili NU dalam pendirian NUA mengatakan, NU harus berbenah menata organisasinya. Prioritasnya membangun kemandirian.   

Untuk membangun kemandirian ini, As’ad menawarkan dua cara. Pertama menghidupkan lagi ianah syahriyah dan sanawiyah (iuran bulanan dan tahunan) anggota NU. Kedua, membuat unit usaha dan sebuah bank.

“Misal kita pakai model iuran, jika setiap orang NU Rp  1.000, sudah terkumpul uang Rp 80 miliar setiap bulan!. Ini jumlah yang tidak kecil,” tegasnya.  

Maka menurutnya, perlu dipikirkan untuk menghimpun iuran seperti dulu pernah diinisiasi Rais Am PBNU KH Abdul Wahab Hasbullah.

Adapun melalui usaha, pihaknya telah menyiapkan mini market bersistem jaringan, yang akan ditempat di seluruh Indonesia. Ia juga mendorong pendirian koperasi, perseroan, dan bank.

Jika kemandirian itu telah diwujudkan, lanjut dia, tidak akan ada lagi cerita tentang pengurus NU menyebar proposal permintaan bantuan. Dengan sendirinya, NU akan semakin berwibawa dan disegani.

Ketua tim kaderisasi NU ini mengingatkan, agar NU bisa mandiri, multak memerlukan orang yang amanah dalam mengelola keuangan organisasi. Ini berarti semakin menyehatkan NU sebagai jam’iyyah dengan transparansi dan audit independen.

Dengan sendirinya, fiqih organisasi mendesak dibutuhkan, dan pengkaderan sangat perlu diteruskan sebagai program permanen. (ichwan/abdullah alawi)

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Apa itu Jabatan Panitera Muda Mahkamah Agung, Berapa Gaji & Tunjangannya 2026?
  • Inilah Kenapa Bisa Ada Sensasi Mencekam di Bangunan Tua
  • Apa itu Pengertian Frontier Market di Dunia Saham?
  • Apa itu Krnl Executor Roblox Mei 2026?
  • Inilah Cara Entry Nilai Rapor SPMBJ Jatim 2026 dan Berkas yang Dipersiapkan
  • Inilah 15 SMA Swasta Terbaik di Semarang Menurut Hasil SNBP 2026
  • Inilah Rekomendasi Motor Matic Paling Nyaman Buat Jarak Jauh 2026
  • Ini Jadwal dan Itinerary Liburan Long Weekend Tebing Breksi Yogyakarta
  • Game James Bond 007 First Light Siap Diluncurkan
  • Ini Cara Cek WhatsApp Di Hack atau Tidak + Tips Biar Lebih Aman
  • Daftar Harga HP Vivo Mei 2026, Ini Yang Paling Murah
  • Inilah Lenovo Legion Y70 2026 Bawa Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Monster, Kapan Rilis?
  • Rekomendasi Lima HP Murah 2 Jutaan dengan RAM 12 GB
  • Hasil Penelitian: Boneka Melatih Kecerdasan Emosional Anak
  • SALAH! MIT Ungkap AI Tidak Ganti Karyawan Karena Efisiensi
  • Inilah Inovasi Terbaru Profesor UI: Pelumas Mobil dari Minyak Nabati!
  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • Inilah Daftar Saham Farmasi di BEI Per Mei 2026, Pilih Mana?
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme