Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daniel Johan, menyatakan bahwa belum ada pembahasan mengenai figur yang akan dipilih untuk menduduki kursi pimpinan DPR RI. Hal ini disebabkan oleh posisi PKB yang berada di urutan keempat dalam hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.
Menurut Daniel, berdasarkan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3), seharusnya partai politik yang dipimpin oleh Muhaimin Iskandar mendapatkan jatah pimpinan DPR RI. Namun, karena masih lama hingga pelantikan anggota DPR RI baru pada Oktober, pembahasan tentang unsur pimpinan belum dilakukan.
Daniel menegaskan bahwa figur yang akan dipilih menjadi pimpinan DPR RI dari PKB pasti merupakan kader terbaik partai tersebut. Kriteria yang dibutuhkan pun beragam, termasuk kemampuan menjalin kerja sama yang baik dengan figur pimpinan dari fraksi lain. Namun, menurutnya, kerja sama antaranggota fraksi baik-baik saja.
Lebih lanjut, Daniel menyoroti pentingnya agar unsur pimpinan DPR RI berasal dari koalisi yang sama agar lintas fraksi di parlemen dapat berjalan dengan optimal. Hal ini karena pentingnya keselarasan dan koordinasi di antara anggota DPR RI dari berbagai fraksi.
PKB berhasil meraih 19.577.522 suara pada Pileg 2024, atau sekitar 12,1 persen dari total suara sah nasional. Hal ini menunjukkan kontribusi partai tersebut dalam proses demokrasi di Indonesia.
Sumber: kompas