Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

3 Jurusan Paling Ketat di SNBP 2025, Bisa Jadi Acuan untuk SNBT 2025

Posted on March 21, 2025

Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 telah mengumumkan hasil seleksi pada Senin, 18 Maret 2025. Dari data yang dirilis oleh Tim Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), ada tiga jurusan dengan tingkat persaingan paling ketat. Jurusan ini bisa menjadi acuan bagi siswa yang akan mendaftar melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025.

Menurut Ketua Umum Tim SNPMB 2025, Eduart Wolok, jumlah pendaftar SNBP 2025 mencapai 800.000 siswa, tetapi hanya 181.425 siswa yang berhasil lolos. Dari jumlah tersebut, 142.672 diterima di jenjang S1, 16.150 di jenjang D3, dan 22.603 di jenjang D4.

“Posisi pertama ditempati oleh Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta dengan rasio keketatan 1:100. Disusul oleh Farmasi Universitas Nusa Cendana,” ujar Eduart dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube SNPMB.

Jurusan dengan Persaingan Tertinggi di SNBP 2025

Dari data yang dirilis, tiga jurusan dengan jumlah peminat terbanyak di SNBP 2025 adalah Ilmu Komunikasi, Farmasi, dan Keperawatan. Berikut rincian persaingan pada masing-masing jurusan:

1. Ilmu Komunikasi

  • Universitas Negeri Jakarta
    • Pendaftar: 1.428
    • Diterima: 16
    • Keketatan: 1,12%
  • Universitas Pendidikan Indonesia
    • Pendaftar: 1.465
    • Diterima: 20
    • Keketatan: 1,37%

2. Farmasi

  • Universitas Nusa Cendana
    • Pendaftar: 1.051
    • Diterima: 14
    • Keketatan: 1,24%
  • Universitas Mataram
    • Pendaftar: 1.256
    • Diterima: 18
    • Keketatan: 1,43%
  • UPN Veteran Jakarta
    • Pendaftar: 828
    • Diterima: 12
    • Keketatan: 1,45%

3. Keperawatan

  • Universitas Negeri Malang
    • Pendaftar: 797
    • Diterima: 10
    • Keketatan: 1,25%
  • Universitas Negeri Surabaya
    • Pendaftar: 850
    • Diterima: 12
    • Keketatan: 1,41%
  • Universitas Mulawarman
    • Pendaftar: 682
    • Diterima: 10
    • Keketatan: 1,45%

Selain tiga jurusan di atas, ada juga beberapa program studi lain yang memiliki tingkat persaingan tinggi:

  • PGSD – Universitas Sriwijaya (Keketatan 1,38%)
  • Teknik Pertambangan – Universitas Hasanuddin (Keketatan 1,45%)

Kesempatan Masih Terbuka di SNBT 2025

Bagi siswa yang belum berhasil lolos melalui SNBP 2025, masih ada kesempatan melalui SNBT 2025. Pendaftaran SNBT akan ditutup pada 27 Maret 2025 pukul 15.00 WIB.

Sementara itu, dari data SNPMB, jumlah penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang lolos seleksi adalah 150.547 mahasiswa PTN Akademik dan 22.481 mahasiswa PTN Vokasi.

Dengan ketatnya persaingan di jalur SNBP, siswa yang akan mengikuti SNBT perlu mempersiapkan diri lebih matang untuk menghadapi ujian seleksi.

Terbaru

  • Inilah Usia Ideal Anak Masuk SD: 6 Tahun atau 7 Tahun atau 8 Tahun?
  • Cara Daftar Sekolah Maung 2026
  • Anak 6 Tahun Bisa Daftar SD! Kuota Prioritas Tetap Usia 7 Tahun?
  • Apa itu Pemetaan Calon Murid Baru di SPMB Jabar 2026, PCMB Bisa Pilih 1 atau 2 Jalur? Berapa Sekolah?
  • Ini Rekomendasi 15 SMA Swasta Terbaik di Bandung 2026
  • Cara Laporan Mafia Tanah di BPN Jogja
  • Apa Jawaban dari Soal “Apa Pengertian KK-SK Online?”
  • Unlockffbeta.Com Gratis Free Fire Advance Server, Benarkah Aman?
  • Cara Download dan Contoh SPMT CPNS 2026
  • Inilah Jadwal Pelaksanaan SPMB SD Jakarta 2026
  • Tanggal Penerbitan KK & SKD untuk Pendaftaran SPMB 2026 Dimana?
  • Inilah Lima HP Xiaomi Rp1 Jutaan Sudah Punya NFC
  • Apa itu Jabatan Panitera Muda Mahkamah Agung, Berapa Gaji & Tunjangannya 2026?
  • Inilah Kenapa Bisa Ada Sensasi Mencekam di Bangunan Tua
  • Apa itu Pengertian Frontier Market di Dunia Saham?
  • Apa itu Krnl Executor Roblox Mei 2026?
  • Inilah Cara Entry Nilai Rapor SPMBJ Jatim 2026 dan Berkas yang Dipersiapkan
  • Inilah 15 SMA Swasta Terbaik di Semarang Menurut Hasil SNBP 2026
  • Inilah Rekomendasi Motor Matic Paling Nyaman Buat Jarak Jauh 2026
  • Ini Jadwal dan Itinerary Liburan Long Weekend Tebing Breksi Yogyakarta
  • Game James Bond 007 First Light Siap Diluncurkan
  • Ini Cara Cek WhatsApp Di Hack atau Tidak + Tips Biar Lebih Aman
  • Daftar Harga HP Vivo Mei 2026, Ini Yang Paling Murah
  • Inilah Lenovo Legion Y70 2026 Bawa Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Monster, Kapan Rilis?
  • Rekomendasi Lima HP Murah 2 Jutaan dengan RAM 12 GB
  • Hasil Penelitian: Boneka Melatih Kecerdasan Emosional Anak
  • SALAH! MIT Ungkap AI Tidak Ganti Karyawan Karena Efisiensi
  • Inilah Inovasi Terbaru Profesor UI: Pelumas Mobil dari Minyak Nabati!
  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Run Local AI on Fedora 44 CPU Without Expensive GPU
  • Google Gemini Live Redesign: Works with more ‘Connected Apps’ on Android
  • A new LILYGO T3S3 ESP32-S3 with LoRA, WiFi & Bluetooth is Released only $16
  • New ESP32 Project: OpenTrafficMap ESP32-C5 C-ITS With 802.11p V2X communication
  • How to Unlock the Hidden Potential of Your Kindle with Amazing Community Plugins
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme