Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Ini Cara Input Tugas Tambahan Guru di EMIS GTK IMP 2026 Biar Jam Mengajar Aman!

Posted on February 27, 2026

Pembaruan sistem EMIS GTK IMP di tahun 2026 ini memang membawa angin segar sekaligus tantangan baru, ya. Salah satu yang paling sering jadi pembicaraan adalah soal penginputan tugas tambahan. Kalau sampai salah klik atau keliru input, beban kerja guru bisa nggak kehitung dan ekuivalensi jamnya jadi masalah. Tapi tenang saja, kami bakal mengupas tuntas caranya biar kalian nggak bingung lagi.

Sebenarnya, pembaruan sistem pada tahun 2026 ini dilakukan demi tata kelola data guru madrasah yang lebih rapi dan akuntabel. Namun, kuranglebihnya masih banyak operator madrasah yang merasa kesulitan atau bahkan belum sepenuhnya paham alur pengisian yang benar. Masalah seperti salah pilih menu, jabatan struktural yang tertukar posisinya, sampai ketidaktahuan soal batas maksimal jam ekuivalen sering kali terjadi. Padahal, data ini bukan cuma sekadar formalitas administrasi, lho. Data ini adalah jantung dari perhitungan beban kerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK). Jadi, kalau datanya nggak valid, rasanya sayang banget kan jerih payah guru jadi nggak terekam semestinya?

Sebelum masuk ke teknis, kita perlu ngomong sedikit soal fitur tugas tambahan di EMIS GTK IMP versi terbaru ini. Fitur ini dirancang khusus dan hanya bisa diakses oleh akun admin madrasah. Jadi, guru secara individu nggak bisa seenaknya nambahin tugas mereka sendiri lewat akun pribadi. Ini ngebikin kontrol data jadi lebih terpusat dan aman. Di menu tersebut, kalian bakal nemuin dua kategori besar: jabatan struktural (seperti Kepala Madrasah) dan tugas tambahan non-struktural. Nah, pemisahan ini yang sering bikin kecolongan kalau kita nggak teliti.

Biar proses administrasi di madrasah kalian berjalan mulus dan data yang tersimpan valid sesuai regulasi Kemenag, berikut adalah panduan langkah demi langkah yang sudah kami susun secara detail. Simak baik-baik ya, jangan sampai ada yang terlewat.

  1. Buka Sistem EMIS GTK IMP dengan Browser yang Tepat
    Hal pertama yang harus dilakukan tentu saja mengakses laman EMIS GTK IMP. Kami sangat menyarankan kalian menggunakan browser seperti Google Chrome atau Microsoft Edge. Kenapa? Karena browser ini biasanya lebih stabil dan meminimalkan risiko tampilan yang berantakan atau bug saat proses loading. Pastikan juga koneksi internet kalian stabil, ya. Soalnya, proses input ini butuh sinkronisasi data secara real-time. Kalau internet putus-nyambung, takutnya data yang sudah diketik malah hilang dan nggak tersimpan.
  2. Login Menggunakan Akun Admin Madrasah
    Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, akses fitur ini eksklusif untuk admin. Masukkan username dan password akun admin madrasah kalian di halaman login. Ingat, akun ini beda wewenangnya dengan akun PTK individu. Akun admin punya kuasa penuh buat nambah, ngedit, atau ngehapus data. Kalau berhasil masuk, kalian bakal langsung diarahkan ke dashboard utama sistem.
  3. Navigasi ke Menu Tugas Tambahan
    Di tampilan dashboard utama, coba perhatikan deretan menu yang ada. Cari menu yang bertuliskan “Tugas Tambahan”. Klik menu itu untuk melihat daftar seluruh PTK yang terdaftar di madrasah kalian. Di sini, sistem bakal nampilin nama-nama guru lengkap dengan statusnya. Tampilan ini ngebantu banget buat kalian ngecek siapa saja yang belum atau sudah punya jam tambahan.
  4. Pilih Guru yang Akan Diinput Datanya
    Sekarang, tentukan siapa PTK yang mau kalian tambahkan tugasnya. Di sebelah nama guru, biasanya ada kolom aksi dengan ikon mata (detail) atau ikon pensil. Klik ikon tersebut untuk masuk ke halaman pengaturan tugas guru yang bersangkutan. Langkah ini krusial untuk memastikan bahwa tugas tambahan diberikan ke orang yang tepat, bukan ke guru lain yang namanya mirip.
  5. Pahami Posisi Kolom Jabatan vs Tugas Tambahan
    Saat halaman detail terbuka, kalian bakal melihat dua area utama. Tolong perhatikan ini baik-baik. Kolom sebelah kiri biasanya dikhususkan untuk jabatan struktural, kayak Kepala Madrasah atau Wakil Kepala Madrasah. Sedangkan kolom sebelah kanan adalah tempat untuk tugas tambahan non-struktural. Contohnya kayak koordinator kegiatan, pembina ekstrakurikuler, atau ketua program. Jangan sampai tertukar, ya! Kalau salah tempat, sistem bisa salah ngebaca ekuivalensi jamnya.
  6. Eksekusi dengan Klik Tombol Tambah
    Untuk mulai mengisi, arahkan kursor ke kolom tugas tambahan (yang non-struktural tadi) dan klik tombol “Tambah”. Nanti, sistem bakal nampilin dropdown atau daftar pilihan jenis tugas yang tersedia. Pilihannya lumayan banyak dan sudah disesuaikan dengan standar madrasah.
  7. Pilih Jenis Tugas Sesuai SK Pembagian Tugas
    Di tahap ini, kalian harus pegang SK Pembagian Tugas yang valid sebagai acuan. Pilih jenis tugas yang sesuai dengan apa yang tertulis di SK. Misalnya, guru tersebut ditunjuk jadi Koordinator PKB, Koordinator PKG, atau Wali Kelas. Ingat, setiap tugas punya nilai ekuivalensi jam yang berbeda. Ada tugas yang diakui sistem setara dengan enam jam tatap muka. Jadi, pastikan pemilihannya akurat biar nggak merugikan guru.
  8. Manfaatkan Kolom Keterangan (Opsional)
    Ada kolom keterangan yang disediakan oleh sistem. Meski sifatnya nggak wajib, rasanya lebih baik kalau diisi jika ada informasi spesifik yang perlu dicatat, misalnya nomor SK atau masa berlaku tugas tersebut. Ini bakal ngebantu banget kalau nanti ada pemeriksaan atau verifikasi data, jadi kalian nggak perlu repot-repot bongkar berkas fisik lagi.
  9. Simpan Data dengan Benar
    Setelah yakin semua isian benar, jangan langsung ditutup. Klik tombol “Simpan”. Tunggu sebentar sampai sistem selesai memproses dan memunculkan notifikasi “Berhasil Disimpan” atau semacamnya. Seringkali operator buru-buru pindah halaman padahal proses simpan belum selesai, alhasil datanya nggak masuk.
  10. Input Tugas Lain (Jika Ada) dengan Memperhatikan Batas Maksimal
    Kalau satu guru punya beberapa tugas tambahan, kalian bisa ulangi langkah menekan tombol “Tambah” tadi. Tapi, ada satu hal penting yang harus diingat: sistem EMIS GTK IMP membatasi pengakuan jam. Maksimal Jam Tatap Muka (JTM) ekuivalen dari tugas tambahan yang diakui cuma 6 jam. Jadi, biarpun kalian input banyak tugas yang kalau dijumlah totalnya 12 jam, sistem cuma bakal ngasih pengakuan ekuivalensi sebesar 6 jam. Info ini penting banget buat disampaikan ke guru biar nggak ada salah paham soal beban kerja.
  11. Cek Khusus untuk Wali Kelas
    Untuk tugas Wali Kelas, kalian perlu sedikit lebih teliti. Cek dulu apakah penginputan Wali Kelas cukup dilakukan lewat menu pengaturan Rombongan Belajar (Rombel) atau perlu juga dimasukkan di menu tugas tambahan ini. Biasanya kebijakan bisa sedikit berbeda tergantung update teknis sistem saat itu. Sebaiknya lakukan uji coba atau koordinasi sesama operator biar nggak terjadi duplikasi data yang malah bikin error.

Sebagai admin atau operator, peran kalian di sini sangat vital. Kalianlah garda terdepan yang ngebangun database madrasah agar tetap valid. Kami menyarankan untuk selalu ngebandingin data di aplikasi dengan berkas fisik (SK) sebelum melakukan finalisasi. Jangan cuma sekadar input biar cepat selesai, tapi pastikan kualitas datanya. Kesalahan kecil kayak salah pilih jenis tugas bisa berdampak panjang pada nasib tunjangan atau sertifikasi guru, lho.

Sepertinya prosesnya memang terlihat panjang, tapi kalau sudah terbiasa, alurnya bakal terasa logis dan mudah diikuti. Intinya adalah ketelitian dan pemahaman terhadap regulasi terbaru tahun 2026 ini. Dengan data yang rapi, pengelolaan madrasah pun jadi lebih profesional.

Nah, itulah tadi panduan lengkap yang bisa kami bagikan buat kalian semua. Mudah-mudahan langkah-langkah di atas bisa ngebantu kerjaan kalian jadi lebih ringan dan bebas dari drama data error. Kuncinya ada di ketenangan dan ketelitian saat memindahkan data dari kertas SK ke layar monitor.

Selamat bekerja untuk rekan-rekanita operator madrasah di seluruh Indonesia. Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca panduan ini. Mari kita wujudkan data pendidikan Islam yang berkualitas dan akuntabel!

Terbaru

  • Apa itu Proses BOP dan Psikotes BRI Life?
  • Ini Cara Input Tugas Tambahan Guru di EMIS GTK IMP 2026 Biar Jam Mengajar Aman!
  • APK Juice Pack Frenzy Penipuan? Benarkah Membayar atau Cuma Tipuan Iklan? Ini Faktanya!
  • Apakah Apk ReelAct Penipu? Mau Tarik 100 Dolar dari Reel Act? Cek Dulu Faktanya Biar Nggak Rugi Waktu!
  • Inilah Rekomendasi Game Turn Base Android dan PC Terbaik Buat Kalian yang Suka Strategi!
  • Inilah Cara Membuat Sertifikat di Canva dan Ukuran Standar yang Wajib Kalian Tahu
  • Inilah Aturan Zakat yang Bisa Jadi Pengurang Pajak Bruto Kalian, Sudah Tahu Belum?
  • Inilah Data Pendaftar KIP Kuliah 2026 Jalur SNBP dan Bocoran Kriteria yang Lolos!
  • Inilah Game Silent Hill: Townfall, Teror Psikologis Baru yang Bakal Bikin Kalian Gemetar di Tahun 2026!
  • Inilah Trailer Mortal Kombat 2, Johnny Cage Resmi Gabung dan Siap Hadapi Shao Kahn!
  • Inilah Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy S26 yang Baru Meluncur, Ternyata Harganya Naik Segini!
  • Inilah Cara Mematikan MSA Xiaomi Supaya HP Nggak Lemot dan Bebas Iklan, Ternyata Langkahnya Simpel Banget!
  • Inilah Kronologi Mobil Calya Plat D yang Viral Lawan Arus di Jakpus, Ternyata Bawa Banyak Plat Palsu!
  • Inilah Axioo Hype AI 5, Laptop AI Canggih yang Nggak Bikin Kantong Bolong!
  • Ini Loh Kejahatan Modus Phishing Google Tasks Terbaru yang Bisa Nguras Data Perusahaan Kalian
  • Inilah Poco X7 5G dan M7 Pro 5G, HP Gaming Performa Ekstrem yang Ngebikin Mabar Kalian Jadi Anti Lag!
  • Inilah Cara Mengubah Lahan Kosong Jadi Uang Lewat Strategi Land Banking
  • Ini Trik Supaya Gajian YouTube Shorts Tembus Puluhan Juta dari Penonton Bule!
  • Jangan Sampai Keliru! Begini Cara Cek Total Jam Linear dan Non Linear di EMIS GTK IMP 2026
  • Cuma Nonton Drama Pendek Bisa Cair Uang Tunai? Bongkar Habis Kebenaran Aplikasi FunFlick di Sini!
  • Apa itu Resetter Epson L3210?
  • Ini Loh Ukuran A4, F4, A3, B5, A5 di Canva Biar Hasil Cetakan Kalian Nggak Terpotong!
  • Inilah Cara Transfer Pulsa Telkomsel Paling Update 2026, Lengkap dengan Biaya dan Syarat Terbarunya!
  • Inilah Xolo.io, Solusi Praktis Buat Kalian yang Pengen Bangun Startup Skala Global Tanpa Harus Pindah ke Luar Negeri
  • Inilah Caranya Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax Supaya Nggak Kena Denda
  • Inilah Alasan Kenapa Software House Lokal Susah Dapat Insentif Pajak R&D dan Isu Amortisasi Pegawai yang Bikin Pusing
  • Inilah Alasan Kenapa Developer Game Indonesia Lagi Curhat Soal Pajak: Kasus Toge Productions
  • Inilah Alasan Ilmiah Kenapa Lampu Lalu Lintas Pakai Warna Merah, Kuning, dan Hijau!
  • Nonton Drama Dapat Duit? Ini Kebenaran Soal FunFlick yang Wajib Kalian Tahu!
  • Ini Cara Isi NPWP dan Rekening di EMIS GTK IMP 2026 Biar Tunjangan Lancar
  • What is DNS-Persist-01? Let’s Encrypt’s New Solution for Reliable SSL Validation
  • How to Use User Accounts & System Admin on Linux Mint 23
  • What is Docker Digest Watching? Understanding the New Standard in Docker 8.2
  • What is LibreOffice Online? A Guide to the Community-Driven Cloud Office Suite
  • Lutris 0.5.21 Adds Steam Sniper Runtime & New Emulators: What’s New?
  • Prompt AI Menyusun Script Pola Suara Karakter agar Brand Jadi Ikonik
  • Prompt AI untuk Merancang Karakter Brand yang Ikonik
  • Prompt AI Audit Konten Sesuai Karakter Brand
  • Prompt AI Merubah Postingan LinkedIn Jadi Ladang Diskusi dengan ChatGPT
  • Prompt AI: Paksa Algoritma LinkedIn Promosikan Konten Kalian
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme