Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Muslimat NU DIY Adakan Pembekalan Usaha Produktif Bagi Gepeng

Posted on December 15, 2015

Yogyakarta, Keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) bagaikan buah simalakama. Membiarkan mereka salah, memberikan uang kepada mereka juga menyalahi aturan. Sebab itu, Muslimat NU Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengadakan bimbingan dan pembekalan bagi gepeng. Ketua PW Muslimat NU DIY, Hj Lutfia Dewi Malik mengajak para peserta untuk terus berusaha dan berinovasi.

“Hidup ini bukan untuk diterima begitu saja. Tapi kita harus usahakan. Dengan usaha yang keras, akhirnya akan memetik buah yang manis,” tegasnya.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Bimbingan dan Pembekalan Keterampilan Usaha Ekonomi Produktif Berbasis Kreativitas Bagi Gepeng yang dilaksanakan di Kaliurang, Yogyakarta, Senin- Rabu (14-19/12).

Lutfia menambahkan, derajat semua manusia sama, yang membedakan hanya ketakwaannya saja. Untuk itu, perlu menanamkan pikiran positif agar hidup lebih sejahtera. Kegiatan ini seirama dengan salah satu pilar Muslimat NU DIY tentang kesejahteraan ekonomi dan kerakyatan.

Kepala Dinas sosial DIY, Untung Sukaryadi mengatakan, Muslimat sebagai organisasi perempuan memiliki kekuatan kultural yang kuat. Menurutnya, NU merupakan ormas yang fleksibel. Sebab itu, kegiatan-kegiatan serupa harus kerap digalakkan oleh NU.

Adapun Abd Ghoffar menyebutkan, kehidupan terus berkembang pesat. Jika kita tidak memiliki keahlian (soft skill), maka kita akan tertinggal. Dirinya mengajak kepada para peserta untuk terus mengembangkan diri. Jangan merasa rendah diri dan malas berusaha.

Menurut Hj Tuti, Ketua Panitia kegiatan ini, Muslimat menargetkan beberapa poin yang hendak dicapai dalam kegiatan tersebut. Pertama, tersosialisasinya program rehabilitasi sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) melalui usaha produktif. Kedua, terlaksananya program rehabilitasi sosial melalui usaha ekonomi produktif.

Untuk mencapai tujuan itu, para peserta diberikan beberapa materi berupa, 1) pengetahuan tentang kewirausahaan; 2) pengetahuan tentang konsep diri dan motivasi; 3) tata boga; 4) cara membuat batik jumputan; 5) aneka cara membuat kerajinan tangan. Para peserta berjumlah 18 orang terdiri atas 10 perempuan dan 8 laki-laki. Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama Muslimat NU DIY dengan Kementerian Sosial RI. (Suhendra/Fathoni)

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Apa itu Jabatan Panitera Muda Mahkamah Agung, Berapa Gaji & Tunjangannya 2026?
  • Inilah Kenapa Bisa Ada Sensasi Mencekam di Bangunan Tua
  • Apa itu Pengertian Frontier Market di Dunia Saham?
  • Apa itu Krnl Executor Roblox Mei 2026?
  • Inilah Cara Entry Nilai Rapor SPMBJ Jatim 2026 dan Berkas yang Dipersiapkan
  • Inilah 15 SMA Swasta Terbaik di Semarang Menurut Hasil SNBP 2026
  • Inilah Rekomendasi Motor Matic Paling Nyaman Buat Jarak Jauh 2026
  • Ini Jadwal dan Itinerary Liburan Long Weekend Tebing Breksi Yogyakarta
  • Game James Bond 007 First Light Siap Diluncurkan
  • Ini Cara Cek WhatsApp Di Hack atau Tidak + Tips Biar Lebih Aman
  • Daftar Harga HP Vivo Mei 2026, Ini Yang Paling Murah
  • Inilah Lenovo Legion Y70 2026 Bawa Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Monster, Kapan Rilis?
  • Rekomendasi Lima HP Murah 2 Jutaan dengan RAM 12 GB
  • Hasil Penelitian: Boneka Melatih Kecerdasan Emosional Anak
  • SALAH! MIT Ungkap AI Tidak Ganti Karyawan Karena Efisiensi
  • Inilah Inovasi Terbaru Profesor UI: Pelumas Mobil dari Minyak Nabati!
  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • Inilah Daftar Saham Farmasi di BEI Per Mei 2026, Pilih Mana?
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme