Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Puluhan Kiai kumpul bahas hubungan NU dan PKB

Posted on February 15, 2012

Semarang – Puluhan kiai se-Jawa Tengah akan berkumpul dan membahas hubungan antara Nahdlatul Ulama (NU) dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Pondok Pesantren Al Islah Mangkang Kulon, Kota Semarang pada 16 Februari 2012.

“Halaqoh” atau diskusi yang mengambil tema “NU, PKB, dan Bangsa” tersebut mengundang para kiai dan gus dari 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah, demikian keterangan dari Ketua PWNU Jawa Tengah, Muhammad Adnan, di Semarang, Selasa.

Diskusi yang digelar oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng ini bertujuan agar para kiai memahami dan mengerti hubungan NU dengan partai, khususnya PKB.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Islah, KH Hadlor Ihsan, selaku tuan rumah ketika dikonfirmasi membenarkan rencana “halaqoh” itu. “Dalam pertemuan nanti cukup lesehan saja. Sudah banyak yang menyatakan akan hadir,” katanya.

Disebutkan pihaknya mengundang 57 kiai NU, kiai yang duduk di struktural NU dan PKB serta gus-gus, seperti KH Ahmad Sa’id Asrori (Kabupaten Magelang), KH Ubaidillah Sodaqoh (Semarang), KH Wahib Mahfid (Kebumen), Habib Hasan Aqil Baabud (Purworejo), dan KH Syu’ada Adzikya (Cilacap),

“Hubungan antara NU dengan PKB tidak hanya bersifat kesejarahan, tapi juga merupakan simbiosis karena perjuangan kepentingan ideologis, sosial, dan ekonomi NU, tidak mungkin hanya diperjuangkan oleh NU sendiri,” kata Adnan.

Oleh karena itu, katanya, kader kader NU yang ada di PKB harus memahami tentang kepentingan agenda sosial dan ekonomi NU.

Dalam “halaqoh” nanti bakal dibahas hubungan NU dengan partai, khususnya PKB, yang fluktuatif karena terkadang kepentingan partai lebih menonjol sehingga melupakan kepentingan NU, namun ada kalanya kepentingan NU tidak tersalurkan dengan baik melalui partai.

Oleh karena itu, Adnan berharap PKB dan NU mampu memahami posisinya dan sudah menjadi kewajiban kader NU yang ada di partai — tidak hanya mengerti dan saling klaim –, tapi juga memperjuangkan.

“Ada situasi yang memang orang elite partai perlu mengerti, mendengar, dan menindaklanjuti keinginan para kiai. Gambaran situasi ekonomi dan politik saat ini menuntut kepekaan mereka yang sudah jadi elite partai,” kata Adnan yang juga dosen FISIP Undip Semarang itu.

Menyinggung digelarnya Musyawarah Wilayah PKB Jateng pada 26 Februari mendatang, ia berharap kepemimpinan PKB ke depan tidak hanya mengklaim mempunyai historis dengan NU, tetapi mampu memahami dan bersedia untuk menindaklanjuti kepentingan-kepentingan ideologi, sosial, dan ekonomi NU.

Tindak lanjut itu bisa melalui jalur struktural maupun jalur kultural kiai-kiai yang memiliki pondok pesantren.

“Itu perlu dan penting, supaya para kiai tidak minder. Karena pada dasarnya mereka sebenarnya mempunyai posisi sosial yang strategis, daya tawar yang lebih, dan mempunyai akses lebih. Namun kadang mereka tidak mengerti. Oleh karena itu dibutuhkan kepemimpinan yang peduli dan kuat serta tidak acuh terhadap situasi tersebut. Itu harga mati,” jelasnya.

Adnan menjelaskan sekuat apa pun partainya, kalau kepeminpinannya lemah maka partai akan menjadi lemah secara kelembagaan.

“Dia akan lemah. Sebagus apa pun kebijakan dimunculkan, kalau tidak diimbangi kepemimpinan yang memadai, tidak akan bisa terwujud kebijakan-kebijakan itu,” katanya.

Adnan berharap kepemimpinan PKB akan dipegang oleh pemimpin yang berpengalaman serta cepat dalam menampung aspirasi warga nahdliyin. Untuk diaplikasi dan diaktualisasikan kebijakanya dilapangan dengan secara cepat.

Sumber: Antara

Terbaru

  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • Inilah Contoh Naskah Doa Upacara Hardiknas 2026 yang Syahdu dan Penuh Makna
  • Inilah 10 Peringkat SMP di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Hasil TKA TKAD 2025/2026 Terbaru
  • Inilah Cara Download FF Beta Versi Terbaru 2026, Lengkap Dengan Cara Daftar Advanced Server Resmi
  • Inilah Cara Menghilangkan YouTube Shorts di Beranda Biar Nggak Menghambat Scrolling Kalian!
  • Inilah Kabar Gembira Program Magang Nasional 2026, Kuota Naik Drastis Jadi 150 Ribu Peserta!
  • Inilah House of Amartha: Mengenal Bisnis Thariq Halilintar di Balik Pernikahan Mewah El Rumi dan Syifa Hadju
  • Inilah Cara Kuliah S1-S2-S3 Gratis dan Cepat Lewat Beasiswa BIB Kemenag Jalur Akselerasi 2026
  • Inilah Aturan Baru Penugasan Guru Non-ASN 2026, Nasib Kalian Ditentukan Sampai Tanggal Ini!
  • Inilah Cara Daftar Pra SPMB Banten 2026 Biar Proses Masuk Sekolah Jadi Makin Lancar
  • Inilah Rincian Biaya Jalur Mandiri Untirta 2026 Lengkap Per Fakultas dan Program Studi
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Transform Your Windows 11 Interface into a Sleek and Modern Aesthetic Masterpiece
  • How to Understand Google’s New TPU 8 Series for Massive AI Training and Inference
  • How to Level Up Your PC Gaming Experience with the New Valve Steam Controller and Its Advanced Features
  • How to build a smart voice agent with the AssemblyAI Voice Agent API and Universal-3 Pro for high-accuracy conversations
  • How to create Cinematic AI Kungfu Movie using Flower.ai and SeaDance 2.0
  • How to Build a Professional Headless Shopify Store from Scratch with the New Shopify AI Toolkit and Claude Code
  • How to Use Nvidia Nemotron-3 Nano Omni for Advanced Multimodal AI Reasoning
  • How to use Google Gemini Deep Research to automate professional analysis and save hours of work every week
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme