Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PBNU: Islam dan Nasionalisme Harus Bersenyawa

Posted on March 24, 2012

Kudus, NU Online
Islam dan nasionalisme Indonesia adalah dua sisi mata uang atau senyawa yang saling memberikan makna. Keduanya tidak bisa diposisikan secara diametral atau dikotomik. Nasionalisme selalu meletakkan keberagaman atau pluralitas sebagai konteks utama yang melahirkan ikatan dasar menyatukan sebuah negara bangsa.

“Idealnya ummat Islam tidak perlu merasa khawatir kehilangan identitasnya karena persenyawaannya sangat lekat dalam Negara bangsa,” kata Kasi KBP Kantor Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Kudus H. Bambang Irianto saat menjadi pembicara sarasehan dan dialog “Pemantapan Aswaja dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara” yang diadakan PC Muslimat NU Kudus , Kamis (22/3).

Menurut Bambang, perjuangan dengan menonjolkan identitas atau simbol-simbol ke-Islaman dalam kerangka perjuangan politik kebangsaan hanya merupakan cerminan kelemahan ummat Islam sendiri.

“Meskipun terbuka peluangnya di alam demokrasi ini, penekanan berlebihan akan berpotensi menjadi penyulut disintegrasi dan tidak sejalan dengan semangat nasionalisme.” ujarnya di depan ratusan warga Muslimat dan Kepala TK/RA/Kelompok Bermain Muslimat NU Kudus.

Seharusnya, kata dia, perjuangan politik ummat Islam menekankan pada penguatan nasionalisme Indonesia dengan memperkokoh factor perekat kebangsaan yang secara subtantif.

“Nilai-nilai dimaksud merupakan nilai-nilai universal Islam yang menyentuh kesadaran pragmatis warga Negara, seperti keadilan, kesejahteraan dan kepercayaan.” tandas H. Bambang.

Merunut dari fakta sejarah,tuturnya, hubungan Islam dan nasionalisme telah berlangsung sejak didirikannya Republik Indonesia. Ia mencontohkan perumusan dasar negara telah terjadi perdebatan sengit antara soekarno di satu pihak dengan Muhammad Nasir, Wahid Hasyimn, Sukirman, Muhammad Roem dan Agus Salim maupun lainnya yang pada akhirnya sepakat dengan Pancasila.

“Oleh karena itu, seorang muslim harus percaya nasionalisme tidak bertentangan dengan Islam bahkan merupakan bagian dari Islam itu sendiri. Begitu pula Islam tidak anti nasionalisme melainkan senyawa,” tegasnya lagi.

Diakhir ceramahnya, H Bambang menekankan pentingnya menjaga empat pilar berbangsa dan bernegara yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Ia mengajak gerakan kader Aswaja memperkokoh empat pilar berbangsa dan bernegara guna menyikapi fenomena Islam Transnasional.

“Selain itu juga perlu memahami kerentanan konflik horizontal dan vertical yang diakibatkan oleh gerakan Islam transnasional, liberalisme, fundamentalisme dan radikalisme. Dengan demikian akan tercipta gerakan pemuda yang memiliki wawasan multikulturalisme guna mewujudkan persatuan Indonesia,” tegasnya dalam acara yang bertempat di kantor NU Kudus.

Terbaru

  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • Inilah Contoh Naskah Doa Upacara Hardiknas 2026 yang Syahdu dan Penuh Makna
  • Inilah 10 Peringkat SMP di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Hasil TKA TKAD 2025/2026 Terbaru
  • Inilah Cara Download FF Beta Versi Terbaru 2026, Lengkap Dengan Cara Daftar Advanced Server Resmi
  • Inilah Cara Menghilangkan YouTube Shorts di Beranda Biar Nggak Menghambat Scrolling Kalian!
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Use DeepSeek V4 Pro for Insane Coding Performance
  • How to Deploy the NVIDIA CuOpt Supply Chain Agent for Rapid Optimization
  • How to Build Your Own AI Workforce with Ruflo
  • How to Run a Fully Multimodal AI Agent Locally for Free (Hermes Agent + Nemotron)
  • How to Manage AI Agents Like a Pro with OpenAI Symphony
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme