Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Inilah Review Nokia Lumia 710

Posted on March 26, 2012

Pertengahan Februari ini, Nokia secara resmi menghadirkan smartphone perdana mereka ke pasaran Indonesia, yang merupakan buah kerjasama mereka dengan Microsoft. Ada dua varian yang mereka hadirkan yakni Lumia 800 dan Lumia 710.

Kalau Lumia 800 diposisikan sebagai smartphone kelas atas untuk bersaing dengan iPhone 4S dan Samsung Galaxy S2, Lumia 710 diposisikan untuk segmen kelas menengah yang mencari smartphone berfitur yang cukup untuk memenuhi kebutuhan telekomunikasi sehari-hari.

Keduanya menggunakan sistem operasi terbaru untuk smartphone besutan Microsoft yakni Windows Phone 7.5 (Mango). Tak lagi menggunakan platform Symbian yang selama ini jadi andalah Nokia. Lalu, apa yang ditawarkan oleh duet Microsoft dan Nokia pada Lumia 710, salah satu smartphone Windows Phone Mango mereka?

Desain dan Fitur

Dari sisi desain, Lumia 710 memang tidak secantik seri Lumia 800 yang didesain berlekuk tanpa sudut. Tetapi demi personalisasi, casing bagian belakang Lumia 710 bisa digonta-ganti sesuai keinginan penggunanya. Nokia juga menyediakan backplate tambahan dengan beragam corak.

Untuk tampilan, layar multitouch sebesar 3,7 inci yang digunakan terasa pas. Tidak terlalu besar dan tidak pula terlalu kecil. Apalagi layar dengan perlindungan Corning Gorilla Glass ini juga mampu menghasilkan resolusi yang cukup lumayan, yakni 480×800 piksel.

Layar ini juga berfitur Nokia ClearBlack Display. Nokia mengklaim, dengan teknologi ini, meski ponsel sedang digunakan di tengah hari di bawah sinar matahari, tampilan di layar masih tetap dapat dilihat dengan jelas.

smartphone Nokia Lumia 710Dari sisi fitur, yang paling menarik pada Windows Phone 7.5 Mango di smartphone ini adalah People Hub. Lewat sini, pengguna bisa mengumpulkan seluruh teman-teman mereka di Facebook, Twitter, ataupun LinkedIn lengkap dengan informasi kontak mereka mulai dari nomor telepon ataupun email.

Menariknya, setiap update yang mereka lakukan di jejaring-jejaring sosial tersebut dapat langsung ditampilkan di sini. Demikian pula galeri foto-foto mereka di Facebook, juga bisa langsung dilihat lewat People Hub. Tentunya jika ponsel terhubung ke Internet, baik via WiFi ataupun 3G/HSPA. Adapun kontak seperti email ataupun nomor telepon bisa langsung dihubungi dengan mudah.

Dari sisi aplikasi, Marketplace yang dimiliki Microsoft memang belum terlalu banyak menyediakan pilihan aplikasi, jika dibandingkan dengan aplkasi yang sudah tersedia untuk iOS ataupun Android. Namun, aplikasi-aplikasi yang ada dari berbagai kategori yang disediakan, kami nilai sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari penggunanya.

Sama seperti sistem operasi Microsoft untuk PC desktop, shortcut-shortcut aplikasi ini dapat dipasang di ‘desktop’ atau homescreen ponsel. Bedanya, icon-icon shortcut tersebut terus menerus update sesuai aktivitas yang terjadi di aplikasi yang bersangkutan.

Kinerja
Nokia Lumia 710 diperkuat oleh chipset Qualcomm MSM8255 Snapdragon, prosesor berkecepatan 1,4GHz, serta GPU berbasis chip Adreno 205. Spesifikasi yang cukup bertenaga ini membuat ponsel terasa responsif saat dipakai.

Sejumlah aplikasi, meskipun digunakan dengan modus multitasking dapat diproses dengan lancar. Demikian pula saat ponsel digunakan untuk memainkan berbagai game dari layanan Xbox Live yang disediakan oleh Microsoft. Belasan game yang coba kami unduh ke memori internal sebesar 8GB yang tersedia dapat dijalankan dengan lancar tanpa terasa lag.

Jika digunakan untuk bermain game, baterai standar Li-Ion 1300 mAh (BP-3L) yang digunakan memang tidak mampu memasok daya untuk penggunaan seharian penuh. Namun jika ponsel hanya digunakan untuk browsing, berkirim email ataupun berinteraksi di jejaring sosial, secara umum, baterai itu mampu memasok daya untuk satu hari.

Di Indonesia, Nokia Lumia 710 ini dipasarkan dengan menggandeng operator XL Axiata. Dalam bundel yang kami uji coba kali ini, layanan internet sudah disediakan selama 3 bulan, dengan kuota 1,2GB per bulan. Saat kami coba, kecepatan internet bervariasi mulai dari 101,65kbps sampai 866,79kbps untuk download, dan 45,13kbps sampai 55,43kbps untuk upload. Tetapi tentunya, kecepatan konetivitas data, baik lewat layanan operator ataupun WiFi, tergantung dengan lokasi dan kepadatan jaringan di sekitar.

Dari sisi kamera, pengguna bisa kapanpun mengaksesnya secara langsung lewat tombol yang ada di sisi kanan. Resolusi gambar yang bisa ditangkap adalah 5MP dengan rasio 4:3 atau 4MP jika ingin rasionya 16:9. Kamera juga mendukung macro, efek-efek dan juga ISO hingga 800. Meski ada LED flash, saat kami coba, kamera yang tersedia tidak terlalu mumpuni khususnya untuk pemotretan di kondisi cahaya redup. Untungnya, ada fitur auto-fix untuk mendongkrak hasil jepretan kamera.

Hasil jepretan kamera Nokia Lumia 710 Hasil jepretan kamera Nokia Lumia 710

Kamera yang tersedia juga bisa dipakai untuk merekam video dengan kualitas HD 1280x720p pada 30 frame per detik. Saat kami coba merekam video dengan durasi 1 menit, ukuran file yang tersimpan mencapai 100,9MB. Bagi Anda yang gemar memotret ataupun merekam video HD, kemungkinan ini akan jadi masalah karena Lumia 710 tidak menyediakan slot memori eksternal.
Tetapi, agar memori ponsel tidak cepat penuh, Anda bisa melakukan share terhadap foto atau video tersebut ke jejaring sosial atau mengirim via email. Jika video HD 1 menit itu akan dikirimkan via email, ia lebih dulu dikompresi dalam format MP4, dan ukurannya menjadi 6,52MB namun resolusinya diturunkan menjadi 800×480.

Untuk memperbarui sistem operasi yang ada pada smartphone ini, pengguna bisa melakukannya menggunakan software Microsoft Zune. Proses update memang sedikit membutuhkan waktu, tergantung koneksi internet dan seberapa rutin pengguna melakukan update sebelumnya.

Sayangnya, proses update ataupun sinkronisasi menggunakan Zune ini juga cukup lambat dan membebani sistem, khususnya jika komputer yang dipasangi Zune kurang mumpuni. Tetapi kami sangat menyarankan untuk melakukan update terhadap Windows Phone demi mengurangi bug ataupun memasang perbaikan yang disediakan Microsoft untuk ponsel ini.

Secara keseluruhan, Nokia Lumia 710 yang dipasarkan di harga Rp2,9 juta ini sangat menarik sebagai alternatif bagi smartphone berbasis sistem operasi Android ataupun iOS. Sejumlah kekurangan yang tersedia pada sistem operasi ini, ataupun jumlah aplikasi yang belum begitu banyak bisa dimaklumi karena Windows Phone masih relatif baru dibandingkan dengan OS smartphone lainnya.

Kelebihan:
•    Kinerja smartphone baik, responsif
•    People Hub sangat menarik bagi yang aktif di jejaring sosial

Kekurangan:
•    Fitur milik sistem operasi belum lengkap
•    Tidak menyediakan slot penyimpanan eksternal

 

Sumber: Vivanews

Terbaru

  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • Inilah Contoh Naskah Doa Upacara Hardiknas 2026 yang Syahdu dan Penuh Makna
  • Inilah 10 Peringkat SMP di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Hasil TKA TKAD 2025/2026 Terbaru
  • Inilah Cara Download FF Beta Versi Terbaru 2026, Lengkap Dengan Cara Daftar Advanced Server Resmi
  • Inilah Cara Menghilangkan YouTube Shorts di Beranda Biar Nggak Menghambat Scrolling Kalian!
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Use DeepSeek V4 Pro for Insane Coding Performance
  • How to Deploy the NVIDIA CuOpt Supply Chain Agent for Rapid Optimization
  • How to Build Your Own AI Workforce with Ruflo
  • How to Run a Fully Multimodal AI Agent Locally for Free (Hermes Agent + Nemotron)
  • How to Manage AI Agents Like a Pro with OpenAI Symphony
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme