Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

IPPNU Motori Gerakan Seribu Pelajar Putri Anti Narkoba

Posted on March 28, 2012

Jakarta, NU Online – Mengambil momentum di peringatan hari jadinya yang ke 57, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) terus berperan aktif meningkatkan pengabdian kepada bangsa dan Negara melalui partisipasi terhadap berbagai permasalahan bangsa, utamanya yang menggerus dan mengancam para generasi muda. Salah satunya dengan memotori berdirinya gerakan seribu remaja putri anti narkoba, radikalisme, kekerasan dan pornoaksi.

Keprihatinan tersebut diwujudkan dalam deklarasi Gerakan 1000 Laskar Pelajar Putri Anti Narkoba, Radikalisme, Kekerasan, dan Pornoaksi, Sabtu (24/3) di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Dalam acara yang dihadiri seribuan pelajar putri se Jabodetabek, Purwakarta dan Karawang tersebut, di antaranya digelar istighotsah dan doa bersama, pembacaan sumpah pelajar dan pembubuhan tanda tangan di atas kain sebagai wujud kesepakatan bersama.

“Kami mengadakan istighotsah dan doa bersama agar para pelajar senantiasa diberi keselamatan serta kesuksesan dalam menjalankan tugasnya,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana Farida Farichah.

Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IPPNU Margaret Aliyatul Maimunah, mengatakan gagasan Gerakan Laskar Pelajar Putri Anti Narkoba, Radikalisme, Kekerasan, dan Pornoaksi berangkat dari adanya keprihatinan atas penyalahgunaan narkoba di Indonesia yang semakin marak. PP-IPPNU juga melihat ancaman narkoba tidak hanya terhadap pelajar putra, melainkan juga putri yang dibuktikan dengan banyaknya korban.

“Kami terpanggil untuk ikut berperan aktif membentengi pelajar putri dari ancaman narkoba, radikalisme, tindakan berbau kekerasan dan pornoaksi,” kata Margaret.

Margaret menambahkan, penguatan rasa cinta tanah air dan bangsa tersebut sejalan dengan amanah yang diemban oleh organisasi IPPNU, sebagai salah satu Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama, yaitu mewadahi, memberdayakan, dan menguatkan karakter pelajar putri yang berlandaskan pada nilai-nilai ahlussunnah wal jamaah.

Lebih lanjut Margaret mengatakan, keprihatinan mendalam yang mendasari lahirnya gerakan ini adalah adanya gerakan melemahkan karakter pelajar sebagai generasi muda penerus bangsa, yaitu radikalisme di sekolah-sekolah. Gerakan radikalisme akhir-akhir ini semakin gencar mengincar para pelajar untuk selanjutnya dijadikan sebagai calon pengantin (pelaku bom bunuh diri). Tidak hanya itu, maraknya aksi pornoaksi yang disuguhkan berbagai media juga dianggap sebagai tindakan pelemahan karakter pelajar.

Gerakan 1000 Laskar Pelajar Putri Anti Narkoba, Radikalisme, Kekerasan, dan Pornoaksi ini juga mendapatkan dukungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN). Siti Alfiasih selaku Direktur Masyarakat Deputi Pencegahan di BNN, mengaku sangat senang dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh PP-IPPNU. Sebagai tindak lanjut BNN mengajak adanya keberlanjutan program bersama untuk mengkampanyekan anti narkoba.

Dukungan yang sama juga disampaikan oleh perwakilan keluarga besar Nahdlatul Ulama, yaitu Hj. Siti Masrifah, SQ selaku Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Fatayat NU. Dalam sambutannya Siti Masrifah lebih menekankan pentingnya pemahaman ke pelajar putri dari ancaman tindak kekerasan yang marak terjadi di tengah masyarakat, seperti perkosaan, baik di dalam atau luar rumah dan tawuran antar pelajar.

Gerakan 1000 Laskar Pelajar Putri Anti Narkoba, Radikalisme, Kekerasan, dan Pornoaksi nantinya akan dijadikan media penguatan karakter pelajar sebagai generasi muda bangsa, untuk menolak dan mnegatakan tidak pada Narkoba, Radikalisme, Kekerasan, dan Pornoaksi. Para pelajar yang tergabung dalam Laskar Pelajar Putri ini selanjutnya akan menjadi agen yang mempunyai tanggungjawab dan mengemban amanah tugas untuk mengajak teman-teman sesama pelajar, keluarga, dan orang-orang terdekat untuk melakukan hal yang sama.

Masih dalam rangkaian peringatan kelahiran organisasi IPPNU yang ke-57, pasca mendeklarasikan diri sebagai Laskar Pelajar Putri, para pelajar putri melakukan parade dari Tugu Proklamasi menuju ke Taman Ismail Marzuki. Dalam parade tersebut, 1000 laskar pelajar putri tersebut menyampaikan pesan-pesan bahwa mereka menolak narkoba, radikalisme, kekerasan, dan pornoaksi. Mereka juga mengajak kepada masyarakat di sepanjang jalan untuk melakukan tindakan yang sama melalui pesan dalam poster yang diusung.

Momentum hari lahir IPPNU selanjutnya diakhiri di Taman Ismail Marzukidengan disuguhkannya penampilan berbagai kreatifitas seni yang diperlombakan antar daerah se-Jabodetabek. Keluar sebagai Juara I adalah MA Qotrun Nada Depok, Juara II MAN 14 Jakarta Timur, dan Juara III adalah MTs-MA An Nahdlah Depok. Dalam kegiatan yang sama juga dibagikan sejumlah doorprize untuk peserta.

Terbaru

  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • Inilah Contoh Naskah Doa Upacara Hardiknas 2026 yang Syahdu dan Penuh Makna
  • Inilah 10 Peringkat SMP di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Hasil TKA TKAD 2025/2026 Terbaru
  • Inilah Cara Download FF Beta Versi Terbaru 2026, Lengkap Dengan Cara Daftar Advanced Server Resmi
  • Inilah Cara Menghilangkan YouTube Shorts di Beranda Biar Nggak Menghambat Scrolling Kalian!
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Use DeepSeek V4 Pro for Insane Coding Performance
  • How to Deploy the NVIDIA CuOpt Supply Chain Agent for Rapid Optimization
  • How to Build Your Own AI Workforce with Ruflo
  • How to Run a Fully Multimodal AI Agent Locally for Free (Hermes Agent + Nemotron)
  • How to Manage AI Agents Like a Pro with OpenAI Symphony
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme