Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Beberapa Alasan Kenapa Pengguna iPhone Lebih Loyal Daripada Android

Posted on August 26, 2013

Survei Consumer Intelligence Research Partner (CIRP) yang dipublikasikan minggu lalu mengungkap bahwa sekitar seperlima pengguna Android memutuskan pindah ke iPhone. Sementara, hanya sedikit pengguna iPhone yang melakukan hal sebaliknya.

Mengapa pengguna iPhone lebih setia dibandingkan pengguna Android? Pendiri CIRP Josh Lowitz punya beberapa kemungkinan jawaban.

“Kami pikir loyalitas timbul dari sebuah platform yang berhasil memenuhi keperluan penggunanya, dan kepercayaan bahwa platform tersebut akan terus memenuhi kebutuhan mereka dengan lebih baik dibanding alternatif lain,” ujar Lowitz kepada AllThingsD.

Soal ini, Lowitz mengatakan bahwa pengguna iOS yang “loyal” tak memiliki keraguan bahwa iPhone generasi berikutnya bakal memberi kepuasan yang sama. Akan tetapi hal tersebut dikatakannya tak berlaku untuk pengguna Android.

“Ada ketidakpastian soal pindah merek, terkait fitur-fitur berbeda yang ditawarkan tiap merek. Jadi, bahkan pengguna Android yang loyal sekalipun bakal menghadapi pasar terbuka dengan banyak pilihan,” tambah Lowitz.

Kebingungan menentukan pilihan itu dibikin makin rumit dengan perangkat Android baru yang muncul beberapa bulan sekali, misalnya saja Galaxy S4 dari Samsung, Google Nexus 4, dan terakhir Motorola Moto X yang dirilis dalam waktu relatif berdekatan. Di sisi lain, Apple biasanya hanya meluncurkan iPhone baru setahun sekali.

Jadi, apakah banyaknya pilihan smartphone berujung pada tidak setianya pengguna Android terhadap satu merek, atau bahkan terhadap platform itu sendiri? Menurut CIRP, ternyata tidak juga.

“Fragmentasi di platform Android ibarat pedang bermata dua,” tutur pendiri CIRP lainnya, Michael Levin. “Hal ini memang menciptakan lingkungan di mana penggunanya kurang begitu loyal, setidaknya terhadap merek, dan sedikit banyak terhadap sistem operasi secara umum. Tapi, fragmentasi juga memungkinkan pengguna berpindah-pindah merk sambil tetap berada di ekosistem Android.”

Sumber: Kompas

Terbaru

  • Gini Caranya Mulai Dropshipping Pake AI di Tahun 2026, Auto Cuan Tanpa Ribet!
  • Baterai Smartwatch Boros? Inilah Caranya Biar Baterai Smartwatch Kalian Bisa Awet Berhari-hari!
  • Belum Tahu? Inilah Fakta Cahaya Misterius di Lampung yang Ternyata Sampah Roket China CZ-3B!
  • Inilah Roblox Mod APK 2026, Fitur Premium Jadi Gratis dan Cara Pasangnya yang Perlu Kalian Tahu!
  • Inilah Panduan Lengkap UTUL UGM 2026, Cari Tahu Jadwal, Biaya Pendaftaran, Sampai Info Uang Pangkal IPI di Sini!
  • Inilah IGRS di Roblox dan Steam, Ternyata Ini Alasan Komdigi Kasih Aturan Ketat!
  • Inilah Makna Mendalam Regina Caeli: Kenapa Umat Katolik Wajib Doa Ratu Surga Selama Masa Paskah?
  • Inilah Kronologi Lengkap Kecelakaan Truk TNI di Kalideres: Simak Fakta dan Status Sopirnya Sekarang!
  • Inilah Rahasia Ambil Ide Youtube Lain, Tapi Konten Kalian Nggak Terlihat Membosankan
  • Studi Kasus SEO: Ellevest Dapat 14 Ribu Pengunjung Organik Per Bulan dengan Strategi SEO Niche dan Otomasi AI
  • Inilah Rahasia ReciMe, Potensi Sukses dari Aplikasi Resep Sederhana
  • Perkuat Kemandirian Industri Alat Kesehatan Nasional, Astra Komponen Indonesia Hadirkan Alat Kesehatan Berbasis Teknologi Digital
  • Vidrush, Solusi Produksi Video massal buat Channel Faceless
  • Inilah Higgsfield AI Audio, Trik Canggih Buat Voice Cloning dan Dubbing Video Youtube Otomatis!
  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • How to Fix NVIDIA App Error on Windows 11: Simple Guide
  • How to Fix Excel Formula Errors: Quick Fixes for #NAME
  • How to Clear Copilot Memory in Windows 11 Step by Step
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme