Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Mexico Larang Penggunaan Merk ‘iPhone’

Posted on March 17, 2013

Mexico City – Setelah beberapa waktu lalu ditolak di Brazil, kini iPhone kembali tidak diterima di Meksiko. Mengapa?

Sebulan yang lalu, lembaga hak cipta Brazil menyatakan bahwa bahwa Apple tak bisa menggunakan merk ‘iPhone’ di Brazil. Hal ini dikarenakan merk ‘iphone’ dengan huruf ‘p’ kecil, telah terdaftar sebagai merk dagang perusahaan elektronik lokal bernama Gradiente SA sejak 2000, jauh sebelum Apple membesut perangkat yang memiliki brand nama iPhone.

Kejadian hampir serupa kembali terjadi di Meksiko. Di negara yang berbatasan langsung dengan AS ini, Apple terpaksa harus mengalami kekalahan kedua kalinya setelah pengadilan setempat memutuskan bahwa merk ‘iPhone’ dilarang digunakan di negara tersebut.

Dilansir TheWallStreetJournal, pengadilan federal Meksiko menolak banding dari Apple dan tetap berpegang pada keputusan bahwa merk dagang ‘iFone’ adalah milik perusahaan lokal bernama Ifone SA. Nama iFone ini tercatat telah didaftarkan pada tahun 2003, lagi-lagi jauh sebelum Apple membesut generasi pertama dari iPhone.

Kasus ini sebenarnya mulai mencuat pada 2009 ketika Apple mendaftarkan nama ‘iPhone’ sebagai merk dagang di negara tersebut. Namun pihak lembaga hak cipta setempat menolaknya dengan alasan nama yang didaftarkan telah terpakai di Meksiko.

Setelah melalui proses mediasi cukup panjang, akhirnya Apple memutuskan menggugat Ifone SA ke pengadilan. Namun pada November 2012, hakim menolak gugatan Apple.

Perusahaan yang didirikan Steve Jobs ini pun tak tinggal diam dan mengajukan banding. Namun pengadilan banding ini pada Jumat (15/3) lalu juga memutuskan bahwa Apple tidak diperkenankan menggunakan merk dagang ‘iPhone’ di Meksiko.

Kejadian seperti itu ternyata tidak hanya dialami Apple di Brazil dan Meksiko saja. Pada 2011,Apple juga tidak boleh menjual produk dengan menggunakan nama ‘iPad’ di China.

Pengadilan di Shenzen saat itu memutuskan bahwa merk dagang ‘iPad’ telah didaftarkan secara resmi di Negeri Tirai Bambu tersebut oleh sebuah perusahan lokal bernama Proview Technology pada tahun 2000, jauh sebelum Apple memproduksi iPad.

Namun akhirnya Apple tetap dapat memasarkan tablet besutannya di China pada tahun 2012, dengan cara membeli merk dagang ‘iPad’ dari Proview Technology dengan harga tidak murah.

Mungkinkah Apple melakukan hal yang sama untuk dapat tetap menjual iPhone di Brazil dan Meksiko?

Kita nantikan saja perkembangan selanjutnya, karena hingga kini pihak Apple belum mau berkomentar tetang hal tersebut.

Sumber: Inilah.com

Terbaru

  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • Inilah Contoh Naskah Doa Upacara Hardiknas 2026 yang Syahdu dan Penuh Makna
  • Inilah 10 Peringkat SMP di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Hasil TKA TKAD 2025/2026 Terbaru
  • Inilah Cara Download FF Beta Versi Terbaru 2026, Lengkap Dengan Cara Daftar Advanced Server Resmi
  • Inilah Cara Menghilangkan YouTube Shorts di Beranda Biar Nggak Menghambat Scrolling Kalian!
  • Inilah Kabar Gembira Program Magang Nasional 2026, Kuota Naik Drastis Jadi 150 Ribu Peserta!
  • Inilah House of Amartha: Mengenal Bisnis Thariq Halilintar di Balik Pernikahan Mewah El Rumi dan Syifa Hadju
  • Inilah Cara Kuliah S1-S2-S3 Gratis dan Cepat Lewat Beasiswa BIB Kemenag Jalur Akselerasi 2026
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Clone Your Voice for Free and Create Unlimited AI Audio
  • How to Deploy Your Google AI Studio Web App Using Hostinger
  • How to Create Viral Motivational YouTube Videos Using Only Free AI
  • How to Create High-End Cinematic Ads and Viral Content with Seedance 2.0
  • How OpenAI is Taking the Lead Again with GPT 5.5 and Codex
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme