Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Cerita Seorang Pasukan Berani Mati Gus Dur Asal Pasuruan

Posted on May 25, 2022

Kliping Gusdurian, Ditulis oleh Makhfud Syawaludin

Peristiwa persekongkolan politik untuk menjatuhkan Presiden Republik Indonesia ke-4 KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang terjadi pada pertengahan tahun 2001, memberikan kesan tersendiri bagi Ustaz M. Samian, Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jetis, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan. Pasalnya, ia menjadi salah satu dari ribuan Pasuruan Berani Mati (PBM) Gus Dur yang datang ke Jakarta. Lebih-lebih, saat itu ia baru memiliki anak yang masih bayi.

Ustaz Samian yang waktu itu mewakili Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Ranting NU Dhompo, berangkat berjalan kaki dengan ditemani keluarga dan istri menuju Lapangan Sidogiri. Selanjutnya naik bus berangkat ke Jakarta. Dalam perjalanan menuju Jakarta, bus yang ia tumpangi tertinggal di daerah Jawa Barat. Ketika melintasi jalan di hutan, tiba-tiba bus berhenti. Ternyata karena ada beberapa orang yang menghadang kendaraannya itu. “Ada begal,” katanya. Akhirnya seluruh PBM turun dengan membawa rotan sehingga membuat begal tersebut kabur ke dalam hutan.

Sesampainya di Jakarta, Ustaz Samian dan rombongan bergabung dengan PBM lainnya untuk melakukan demontrasi di beberapa titik. Saat malam tiba, ia bersama yang lainnya tidur di halaman Monumen Nasional (Monas). Tiba-tiba saja saat dini hari, ia dan ratusan orang yang masih terjaga melihat Gus Dur berada di Monas. Gus Dur datang dan berpesan agar besok tidurnya di asrama haji.

“Pada waktu malam, sekitar jam dua, ternyata Gus Dur ke teman-teman (ke Monas). Disuruh Gus Dur. ‘Besok jangan tidur di sini lagi. Kasihan. Nanti masuk angin.’ (Meniru kata-kata Gus Dur). Kata teman-teman, ‘Sudah biasa, gus. Kami juga sering tidur di musala dulu.’ Saya yang terjaga pada malam itu dapat bersalaman dengan Gus Dur,” imbuhnya.
Penulis (kiri) bersama Ustaz Samian (kanan).
Saat berada di halaman gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), saat itulah pertama kalinya ia merasakan perihnya gas air mata. Bagaimana tidak, ia berada di barisan depan dan belum mengerti bahwa itu gas air mata. Ia mengira asap biasa. Untungnya, Ustaz Samian kemudian mendapatkan odol dan diberitahu untuk dioles di sekitar mata supaya efek gas air mata berkurang.

Secara pribadi dan khususnya PBM dari Pasuruan memiliki keberanian untuk membela Gus Dur dikarenakan beberapa hal. Di antaranya adalah karena mereka sudah mengonsumsi pisang yang diberi oleh KH. Amir Cholili dan telah dibekali rotan dari KH. Abdulloh Siroj Sidogiri.

“Apalagi kalau di lapangan (berdemontrasi), ada Gus Suadi (KH. Suadi Abu Amar). Salah satu oratornya juga Gus Mujib (KH. A. Mujib Imron). Jadi tambah berani. Kiai ikut. Tambah berani,” lanjut pria yang aktif berkegiatan Ikatan Seni Hadrah Indonesia (Ishari) itu.

Kegiatan turun jalan tersebut terus ia lakukan hingga malam keempat dirinya di Jakarta. Di malam terakhir itu Gus Dur datang ke asrama haji. Gus Dur meminta supaya rombongan Ustaz Samian pulang agar tidak terjadi keributan yang dapat memakan korban dari masyarakat Indonesia hanya karena urusan politik.

“Memang dari Gus Dur sendiri, ndak boleh. Suruh pulang. Itu diumumkan pada malam keempat. Datang ke asrama haji, (kami) disuruh pulang. Biar tidak terjadi keributan,” pungkas pengusaha mebel itu.

Makhfud Syawaludin

Artikel ini di kliping dari Gusdurian.net sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • Inilah Contoh Naskah Doa Upacara Hardiknas 2026 yang Syahdu dan Penuh Makna
  • Inilah 10 Peringkat SMP di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Hasil TKA TKAD 2025/2026 Terbaru
  • Inilah Cara Download FF Beta Versi Terbaru 2026, Lengkap Dengan Cara Daftar Advanced Server Resmi
  • Inilah Cara Menghilangkan YouTube Shorts di Beranda Biar Nggak Menghambat Scrolling Kalian!
  • Inilah Kabar Gembira Program Magang Nasional 2026, Kuota Naik Drastis Jadi 150 Ribu Peserta!
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Analyze Real Estate Like a Pro Using AI Agents (Claude Realtor)
  • How to Use OpenAI Symphony to Automate Your Business Tasks
  • How to Automate Stunning Image Generation with Claude Code and Nano Banana
  • How to Build a Custom AI Ecosystem Using Google Gemini Gems and Notebook LM
  • How to Use Google Gemini’s Newest Features to Automate Your Entire Workflow
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme