Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Gus Acep Zanzam: Pesantren harus Apresiasi Sastra Santri

Posted on April 20, 2012

Jakarta, NU Online
Sastra sangat berpengaruh dan dapat membentuk kepribadian seseorang. Pengaruh itu bisa ditunjukkan dengan kepekaan, empati yang tinggi terhadap orang lain, dan mencintai alam semesta.

Demikian disampaikan Sastrawan asal Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Acep Zamzam Noor. Selain itu, sastra akan mengajarkan seseorang kepada proses. “Sastra itu kan proses, bukan hasil akhir. Sebelum makna! Yang mempengaruhi terhadap kepribadian itu, disamping berisi petuah-petuah, juga proses bahasa dan keindahannya,” katanya kepada NU Online di Jakarta, Rabu (18/4)

Menurut budayawan Sunda yang mendapat anugerah Rancage tahun 2012 ini, hilangnya kepribadian para politikus sekarang, disebabkan mereka sudah tidak mencintai sastra, “Mereka tidak memikirkan orang lain, yang penting menang! Menang! Proses saja tidak dilewati,” katanya.

Pelukis kelahiran 1960 menunjuk tokoh-tokoh awal pendiri republik ini. “Kalau kita lihat founding fathers kita, Tan Malak, Bung Karno, Bung Hatta, Yamin adalah pembaca sastra. Dan terbukti bahwa mereka adalah pemimpin berkarakter. Gus Dur juga pembaca sastra.”

Tapi sayangnya, lanjut penulis buku Puisi dan Bulu Kuduk ini, sastra tidak diperhatikan, terutama oleh pemerintah. Hal itu terbukti dalam pengajaran sastra di lembaga pendidikan formal.

“Sekarang ini, sangat tidak serius kan itu, pertama, sastra ditempelkan ke dalam pelajaran bahasa yang dua jam. Terus gurunya juga kadang-kadang guru agama, guru olahraga. Pokonya nggak serius, karena pemerintah menganggap sastra itu nggak penting,” tegasnya.

Berbeda dengan sekolah formal, pesantren adalah lembaga yang mengutamakan sastra, “Pesantren merupakan lembaga yang mengapresiasi sastra. Yang pertama yang diajarkan itu bukan agamanya, tapi sastranya dulu, kan begitu. Pelajaran pun banyak diajarkan dalam bentuk syair-syair. Sudah betul itu, karena sastra itu, saya melihat, ruhnya kebudayaan,” pungkasnya.

Terbaru

  • SALAH! MIT Ungkap AI Tidak Ganti Karyawan Karena Efisiensi
  • Inilah Inovasi Terbaru Profesor UI: Pelumas Mobil dari Minyak Nabati!
  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • Inilah Daftar Saham Farmasi di BEI Per Mei 2026, Pilih Mana?
  • Kesehatan Mental Itu Penting: Inilah Isi Chat Terakhir Karyawan Minimarket Sukabumi Bundir
  • Inilah Kampus Swasta Terbaik Jurusan Farmasi di Area Malang Raya
  • Cara Login EMIS 4.0 Kemenag Terbaru 2026 Pakai Akun Lembaga dan PTK Guru Madrasah Aktivasi
  • Survei Parpol Terbaru: Gerindra Unggul, PDIP Ketiga, PKB 5%
  • PKB Resmi Jalin Kerjasama dengan Institut Teknologi & Sains NU Kalimantan
  • Inilah Urutan Terbaru Pangkat TNI Angkatan Darat! (Update 2026)
  • Inilah Panduan Lengkap Operator Sekolah Mengelola SPTJM e-Ijazah dan Menghindari Kesalahan Fatal Data Kelulusan
  • Inilah Syarat dan Penilaian Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur UTBK
  • Download Video Viral Guru Bahasa Inggris? Awas Berisi Virus!
  • PKB Minta Kasus C4bul Pendiri Ponpes Pati Tidak Ada Ampunan & Tuntutan Maksimal
  • Inilah Kronologi Video Viral Preman vs Sopir Di Sumedang
  • Ini Alasan UKP Pariwisata Disindir Konten Kreator Drone Gunung Rinjani
  • Inilah Kronologi Viral Video Dugaan Asusila Pegawai Disdik Pasuruan di Mobil Dinas
  • Polisi Polda Sumut Resmi Dipecat: Dari Video Viral Sampai Sidang Etik Ini Kronologinya
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme