Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Islam Agraris: Masjid, Makam, dan Sumur

Posted on April 23, 2022

Kliping Pemikiran Islam, Ditulis oleh Wildan Taufiqur Rahman

Prof Nur Syam dalam desertasi Tradisi Islam Lokal Pesisiran (Studi Konstruksi Sosial Upacara Pada Masyarakat Pesisir Palang, Tuban Jawa Timur) menjelaskan bahwa dalam tradisi masyarakat Jawa, terdapat tiga lokus penting yang dikeramatkan yaitu masjid, makam, dan sumur. Kemudian Prof Nur Syam dalam konteks desertasinya menjelaskan bahwa masjid merupakan tempat bertemunya kegiatan ritual ibadah kepada Allah, dan melalui masjid wong NU dan wong Muhammadiyah bisa bertemu dalam satu keperluan. Dan untuk di makam menjadi ruang pertemuan wong NU dan wong Abangan, lalu untuk di sumur juga medan pertemuan antara wongNU dan wong Abangan saat kegiatan nyadran atau sedekah bumi. Lantas berdasarkan pada riset tersebut, penulis menganalisis bahwa ada kesamaan pola dengan bentuk keislaman masyarakat Dusun Belung yang latar belakangnya Islam Agraris.

Pada Dusun Belung memang terlihat adanya suatu pola yang berhubungan dengan pemusatan ruang-ruang spiritual yang meliputi masjid, makam, sumur. Masjid secara fungsi normatif menjadi tempat ibadah sholat lima waktu, sholat jumat, serta sholat hari raya dan secara fungsi kebudayaannya juga menjadi lokasi bagi banyak ritus yang dijalankan oleh masyarakat Dusun Belung, diantaranya seperti slametan, megengan. Lalu untuk makam bisa diketahui dari rutinan masyarakat Dusun Belung yang diadakan sebulan sekali, yang berisi kegiatan yasinan-tahlilan di kompleks makam sesepuh dusun dan dipimpin oleh kyai setempat.

Selanjutnya berkaitan dengan sumur, penulis temukan melalui dialog dengan salah satu tokoh Dusun Belung, yang bercerita bahwa dibelakang Pondok Pesantren Malangsari terdapat sebuah sumur tua yang dibuat Mbah Kyai Hasan Murawi (leluhur Dusun Belung), dan sumur tua tersebut biasanya diambil airnya oleh warga dusun untuk pengobatan serta kesembuhan. Maka berdasarkan pada kesamaan pola keislaman yang ada, diketahui bahwa Islam Pesisiran dan Islam Agraris berada dalam posisi yang saling beririsan serta tercakup dalam kontruksi epistemologi kejawen, yang bisa disebut pula sebagai Islam Jawa, dan semua rangkaian ritus yang ada dari masjid,makam,sumur, penulis mengistilahkannya sebagai spiritual kultural.

Kemudian mengacu pada pengamatan penulis terkait masjid di Dusun Belung, bisa dipahami bahwa tidak ada jamaah lain selain dari kalangan wong NU sendiri, dan sepanjang penulis mengamati pada konteks Dusun Belung, tidak ditemukan adanya penyebutan wongAbangan bagi mereka yang aktif ke makam maupun yang meyakini keberkahan sumur tua. Sehingga  pada hakikatnya semua terikat pada identitas yang sama yaitu wong NU, dan realitas tersebut menjadi pembeda dengan apa yang ditemukan Prof Nur Syam saat penelitian desertasinya di wilayah Tuban, Jawa Timur.
Baca juga:  Khutbah Jumat: Tujuan Hidup dan Batas Usia ManusiaMasjid, Makam, dan Sumur sebagai Manifestasi Teologis Islam Agraris
Sanuri dalam buku Teologi, Hukum Islam, dan Tren Modernitas menjelaskan bahwa teologi merupakan ilmu tentang Tuhan dan semua ciptaan Nya (John Fok), lalu teologi adalah diskusi tentang Tuhan atau konsepsi manusia tentang Tuhan, yang menyangkut rasionalitas tentang Tuhan (Lewis Johnsons). Maka berangkat dari definisi-definisi tersebut bisa disimpulkan bahwa pembicaraan tentang teologi akan selalu berhubungan dengan eksistensi Tuhan beserta segala dimensi yang meliputi wujud materi maupun rohani. Sehingga menurut penulis, dalam konteks artikel ini, komponen pararel berupa masjid, makam, sumur juga merupakan manifestasi teologis Islam Agraris, sebab eksistensi dan penafsiran tentang kuasa Tuhan berjejaring erat dengan elemen-elemen sakral yang terdapat pada ruang agraris.

Kemudian dalam buku Falsafah Hidup Jawa, Suwardi Endraswara menjelaskan terkait dengan objek makam,  yang sebenarnya berhubungan dengan tradisi berziarah yang sejak lama dilakukan  masyarakat Jawa, dan biasanya yang di ziarahi adalah makam-makam para tokoh yang seringkali berstatus sebagai agamawan, bangsawan, sesepuh, serta sosok yang punya kesaktian di Tanah Jawa, dan para tokoh tersebut bisa digolongkan sebagai roh suci, serta bisa berhubungan dengan manusia, bahkan bisa ikut memberi safa’at.

Berdasarkan penjelasan tersebut, dimana roh seseorang yang sudah meninggal dianggap tetap bisa terhubung dengan manusia-manusia yang masih hidup, sesungguhnya hal itu berkaitan dengan konsep roh dan tawasul. Dalam Kitab Ar–Ruh karya Imam Ibnu Qoyyim dijelaskan tentang interaksi antara manusia yang masih hidup dengan manusia yang telah wafat, melalui sebuah periwayatan hadist yang disampaikan oleh Ibnu Abdil Bar , bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
Baca juga:  Masjid Pesantren yang Multifungsi
“Seorang muslim yang melewati makam saudara yang dikenalnya saat di dunia lalu ia mengucapkan salam kepadanya maka Allah akan mengembalikan ruh kepada orang yang sudah meninggal dunia itu hingga ia menjawab salam (saudara) nya.”

Sehingga berdasarkan hadist tersebut bisa dipahami bahwa orang yang sudah meninggal dunia bisa mengetahui orang yang datang menziarahi makamnya sekaligus menjawab salam yang ditujukan kepadanya, dan tentang tawasul menurut M.Syakur Dewa dalam buku Dalil-Dalil Rujukan Amaliah NU dijelaskan bahwa tawasul adalah menjadikan para Nabi dan orang-orang sholih sebagai perantara untuk tercapainya sebuah tujuan dan yang mewujudkan serta mentakdirkan tetap Allah SWT.
Masjid, Makam, Sumur sebagai Kerangka Ekologi Transendental
Apa yang tampak dari aktivitas ritus yang berjalan di masjid, makam, sumur bisa kita maknai sebagai bentuk sikap sufistik, yang penulis posisikan sebagai ekologi transendental. Hal ini dikarenakan adanya sikap spiritual yang meliputi unsur-unsur yang ada di lingkungannya, dan diantara unsur tersebut adalah sumur. Kemudian menurut penafsiran penulis, sumur menjadi sesuatu yang penting bahkan sakral karena terintegrasi erat dengan kebutuhan dasar manusia yaitu air bersih, dan dengan adanya sumur, maka manusia mampu memenuhi hajat hidupnya baik yang bersifat materi maupun rohani.

Sehingga suatu komunitas masyarakat bisa bertumbuh, berkembang, sekaligus bertahan diantara faktor penunjangnya karena sumur. Penafsiran penulis tersebut juga berangkat dari hasil penelusuran serta analisis, pada beberapa sumur tua di Surabaya, diantaranya ada di daerah Kandangan, Candi Lontar, Gadel.
Baca juga:  Khutbah Jumat: Keistimewaan dan Rahasia Bulan Muharram
Bambang Irawan dan Rosmaria Sjafariah dalam buku Sufisme dan Gerakan Enviromentalisme: Studi Eco Sufism Di Pondok Pesantren Ath Thaariq Garut, Jawa Barat, juga menjelaskan salah satu nilai-nilai dalam ekosufisme adalah takhalli, yang berarti manusia mulai menyadari bahwa lingkungan dimana ia tinggal mempunyai hak untuk dijaga serta dirawat kelestariannya. Sehingga berdasarkan pada penjelasan tersebut, aktivitas ritus yang berusaha untuk menjaga serta meyakini barokah dari sebuah sumur pada dasarnya adalah bagian dari tafsiran luas ekosufisme.

Baca Juga

Artikel ini di kliping dari Alif.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Inilah Cara Menggabungkan Grid Foto Online dan Hapus Background Foto
  • Kenapa Youtuber Mulai Harus Hati-hati Pakai AI: Bisa Digugat dan Kehilangan Hak Cipta!
  • Inilah Alasan Kenapa Sumbangan ke Tempat Ibadah Biasa Nggak Bisa Langsung Jadi Pemotong Pajak!
  • Belum Tahu? Inilah Cara Pasang Iklan Meta Ads untuk Sales WiFi Supaya Banjir Closingan!
  • Inilah Alur Pengerjaan EMIS GTK 2026 yang Benar dari Awal Sampai Akhir
  • Inilah 27 Sekolah Kedinasan untuk Lulusan SMK 2026, Bisa Kuliah Gratis dan Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Cara Kuliah S2 di Inggris dengan GREAT Scholarship 2026: Syarat Lengkap, Daftar Kampus, dan Tips Jitu Biar Lolos!
  • Belum Tahu? Inilah Alasan Non-Muslim Juga Bisa Ngurangin Pajak Pake Sumbangan Keagamaan Wajib!
  • Inilah Kenapa Zakat ke Pondok Pesantren Mungkin Nggak Bisa Jadi Pengurang Pajak, Yuk Cek Syaratnya!
  • Inilah Caranya Daftar SMA Unggul Garuda Baru 2026 yang Diperpanjang, Cek Syarat dan Link Resminya!
  • Cara Cek Pencairan KJP Plus Tahap 1 Januari 2026 Beserta Daftar Nominal Lengkapnya
  • Lengkap! Inilah Kronologi Meninggalnya Vidi Aldiano Berjuang Melawan Kanker
  • Inilah Cara Tarik Data PKH di EMIS 4.0 Agar Bantuan Siswa Tetap Cair!
  • Inilah Trik Jitu SEO Shopee untuk Pemula: Jualan Laris Manis Tanpa Perlu Bakar Duit Iklan!
  • Inilah Peluang Emas Jadi Karyawan BUMN Tanpa Ngantre: Program Ikatan Kerja ULBI 2026
  • Inikah Daftar CPNS Kemenkeu 2026? Cek 48 Jurusan yang Paling Dibutuhkan!
  • Inilah 4 Beasiswa Khusus Warga ASEAN dengan Peluang Lolos Lebih Tinggi, Kalian Wajib Tahu!
  • Inilah Alasan Ribuan Dosen ASN Melayangkan Surat Keberatan Soal Tukin 2020-2024 yang Belum Cair
  • Cara Dapat Diamond Free Fire Gratis 2026, Pemain FF Harus Tahu!
  • Inilah Cara Mengisi Presensi EMIS GTK IMP 2026 Terbaru Biar Tunjangan Lancar
  • Inilah Trik Hashtag Viral Supaya Video Shorts Kalian Nggak Sepi Penonton Lagi
  • Inilah Jawabannya, Apakah Zakat Fitrah Kalian Bisa Mengurangi Pajak Penghasilan?
  • Inilah Caranya Supaya Komisi TikTok dan Shopee Affiliate Tetap Stabil Pasca Ramadhan!
  • Inilah 10 Kesalahan Fatal Saat Beli Properti yang Bisa Bikin Kalian Bangkrut!
  • Belum Tahu Cara Masuk Simpatika Terbaru? Ini Cara Login PTK EMIS GTK IMP 2026 Supaya Cek TPG Jadi Lebih Gampang!
  • Inilah Cara Bikin Konten Animasi AI Cuma Modal HP Supaya Bisa Gajian Rutin dari YouTube
  • Inilah Alasan Kenapa Zakat ke Ormas yang Belum Diakui Negara Nggak Bisa Dipakai Buat Ngurangin Pajak!
  • Inilah Cara Belanja di Indomaret Pakai Shopee PayLater yang Praktis dan Bikin Hemat!
  • Inilah 10 Jurusan Terfavorit di Universitas Negeri Semarang Buat SNBT 2026, Saingannya Ketat Banget!
  • Belum Tahu? Inilah Cara Mudah Membuat Akun dan Login EMIS GTK IMP 2026 yang Benar!
  • How to Setting Up a Pro-Level Security System with Reolink and Frigate NVR
  • How to Install DaVinci Resolve on Nobara Linux and Fix Video Compatibility Issues Like a Pro
  • How to Master GitHub’s New Power Tools: Copilot CLI, Dashboards, and More!
  • How to Create and Configure DNS Server on RHEL 10
  • How a Security Professional Bypassed a High-Security Building Using Just a Smartphone and a QR Code
  • How to Build Your First AI App with Lovable AI Today!
  • OpenClaw Tutorial: A Step-by-Step Guide to Coding Your Very First Website from Scratch!
  • Seedance 2.0 Is Here! Unlimited + Completely Uncensored AI Video Gen
  • A Step-by-Step Guide to the Qwen 3.5 Small Model Series
  • What new in Google’s Workspace CLI?
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme