Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Kamus Melayu Islami Pertama (2): Tauhid dalam Kamus Raja Ali Haji

Posted on June 15, 2022

Kliping Pemikiran Islam, Ditulis oleh M. Fauzi Sukri

Kamus Pengetahuan Bahasa Kamus Logat Melayu Johor, Pahang, Riau dan Lingga, yang dikerjakan Raja Ali Haji saat usia mulai senja, sehingga tidak selesai dan tidak pernah sempat dicetak selama dia masih hidup. Pada tahun 1927, atau hampir 60 tahun setelah Raja Ali Haji meninggal (± 1872), naskah kamus itu mulai dikerjakan untuk dicetak penerbit swasta di Singapura.

Pada kolofon akhir, kita mendapati informasi ini: “Telah selesai dicetak pada 10 hari bulan Rejab 1348 Hijrah, bersamaan dengan 11 hari bulan Disember Miladiyah 1929 di Matba’ah al-Ahmadiah, 82 Jalan Sultan, Singapura.” Judul kamusnya, entah dari Raja Ali Haji sendiri atau tidak, adalah Kitab pengetahuan bahasa, yaitu kamus logat Melayu Johor Pahang Riau Lingga. Kamus ini dicetak ulang oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Pekanbaru pada 1986/1987.

Kamus yang berhasil memuat 1685 kata kepala (lema), dengan sistem penjelasan menggunakan “qissah, cerita, dan syair Melayu sedikit”, memang sangat janggal untuk standar kamus apa pun yang pernah terbit sejak penjelajah Italia Antonio Pigafetta menyusun daftar kata (bilingual) bahasa Melayu pada 1522. Setidaknya, ada dua kejanggalan.

Yang pertama, pada bagian “Muqaddimah”, Raja Ali Haji memparafrasa bab pertama kitab Bustan al-Katibin tentang klasifikasi kata berdasarkan tata bahasa Arab seperti isim (kata benda), fi’il (kata kerja), dan harf (partikel). Raja Ali Haji juga menggunakan struktur huruf Arab (Jawi) dalam susunan kamusnya, yang jika ditransliterasi ke huruf Latin sudah pasti akan kacau—ini yang juga membuat pembaca modern termasuk para peneliti bahasa atau penyuka kamus, yang terbiasa dengan sistem urut alfabet Latin, sudah pasti tidak jenak dan tak terbiasa.
Baca juga:  Keajaiban Banten (I): Karamah Maulana Hasanuddin M. Ishom el-Saha
Yang kedua, yang sangat mengejutkan bagi pembaca kamus modern yang diterbiasakan dengan tradisi linguistik Eropa, kamus Pengetahuan Bahasa sungguh sangat islami ketauhidan. Raja Ali Haji memang menyusun kamusnya berdasarkan urutan huruf Hijaiyah. Ini jelas sudah sangat modern dibandingkan apa yang pernah dikerjakan oleh Imam Khalil, Bapak Kamus Arab, yang menyusun kamus Arab-Arab berdasarkan urutan akhiran kata. Dengan demikian, Raja Ali Haji menggunakan huruf Alif sebagai sebagai huruf pertama.

Meskipun demikian, huruf Alif digunakan Raja Ali Haji untuk menyebut nama “Allah” sebagai kata pertama. Huruf pertama, alif, digunakan Raja Ali Haji untuk menjelaskan tentang ilmu kalam tradisi sunni: Allah, dengan berbagai sifatnya. Kata Raja Ali Haji: “Bermula Bab yang pertama pada menyatakan segala kalimah bahasa. Maka dimulai daripada Bab Al Alif. Maka yaitu dimulai daripada Alif Allah karena ia isim al azim bagi nama Tuhan kita Yang Maha Besar dan Maha Kuasa.” Di sini kita melihat perbedaan yang sangat mencolok antara para leksikografer modern dengan Raja Ali Haji: perihal emansipasi kata.

Bagi leksikografer modern, semua bahasa punya kedudukan setara. Bahasa Arab punya posisi setara dengan bahasa Melayu, Jawa, Madura, dan seterusnya. Begitu juga unsur lema dalam bahasa-bahasa juga punya posisi setara. Tapi, bagi leksikografer Raja Ali Haji, ada lema-lema tertentu yang sangat perlu ditonjolkan atau diposisikan secara sangat mulia. Kata “Allah”, dalam kamus Raja Ali Haji, punya kedudukan yang sangat sentral dan mulia. Oleh sebab itu, kata “Allah” adalah kata yang paling pertama dan utama untuk ditaruh di awalan dan untuk diketahui para pembaca kamusnya. Gagasan tauhid sangat menonjol dalam kamus Raja Ali Haji.
Baca juga:  Spiritualitas Resolusi Jihad (1): Profetik Oriented dalam Konsep Perjuangan Hadrratussyyaikh
Begitu juga lema-lema akhlak tertentu sangat ditonjolkan oleh Raja Ali Haji dengan penjelasan yang ekstensif.

Baca Juga

Artikel ini di kliping dari Alif.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • EPIK! Kisah Mesin Bor Tercanggih Takluk di Proyek Terowongan Zojila Himalaya
  • Bingung Cari Lokasi Seseorang? Cek Cara Melacak Pemilik Nomor HP Tanpa Bayar Ini, Dijamin Akurat!
  • Apa itu Logis? Kenapa Logika Bisa Berbeda-beda?
  • Ini Alasan Kenapa Fitur Bing AI Sedang Trending dan Dicari Banyak Orang
  • Sejarah Kerajaan Champa: Bangsa Yang Hilang Tanpa Perang Besar, Kok Bisa?
  • Gini Caranya Dapat Weekly Diamond Pass Gratis di Event M7 Pesta, Ternyata Nggak Pake Modal!
  • Inilah Trik Rahasia Panen Token dan Skin Gratis di Event Pesta Cuan M7 Mobile Legends!
  • Apakah Apk Pinjaman Cepat Galaxy Pinjol Penipu?
  • Cara Tarik Saldo APK Game Clear Blast
  • Apakah APK Game Clear Blast Penipu? Ini Reviewnya
  • Inilah Perbedaan SEO dan GEO + Tips Konten Disukai Google dan AI!
  • Inilah Cara Download Video TikTok 2026 Tanpa Watermark
  • Belum Tahu? Ini Trik Nonton Doods Pro Bebas Iklan dan Cara Downloadnya
  • Misteri DNA Spanyol Terungkap: Jauh Lebih Tua dari Romawi dan Moor!
  • Kenapa Belut Listrik itu Sangat Mematikan
  • Apa itu Tesso Nilo dan Kronologi Konflik Taman Nasional
  • Inilah 4 Keunikan Sulawesi Tengah: Kota Emas Gaib, Situs Purba dll
  • Kepulauan Heard dan McDonald: Pulau Paling Terpencil Milik Australia
  • Ghost Farm Janjikan Rp 3 Juta Cuma-Cuma, Beneran Membayar atau Scam? Ini Buktinya!
  • Apakah UIPinjam Pinjol Penipu? Cek Reviewnya Dulu Disini
  • Pengajuan Samir Sering Ditolak? Ternyata Ini Penyebab Tersembunyi dan Trik Supaya Langsung ACC
  • Lagi Viral! Ini Cara WD Fortes Cue ke DANA, Benaran Membayar atau Cuma Angin Lalu?
  • Bingung Pilih Paket? Inilah Perbedaan Telkomsel Data dan Telkomsel Data Flash yang Wajib Kalian Tahu!
  • Ini Alasan Pohon adalah Mahluk Hidup Terbesar di Dunia
  • Sempat Panas! Kronologi Perseteruan Cak Ji vs Madas di Surabaya, Gini Endingnya
  • Gila! Norwegia Bikin Terowongan Melayang di Bawah Laut
  • Cuma Terpisah 20 Mil, Kenapa Hewan di Bali dan Lombok Beda Total? Ternyata Ini Alasannya
  • Heboh Video Umari Viral 7 Menit 11 Detik dari Pakistan, Isinya Beneran Ada atau Cuma Jebakan Link? Cek Faktanya!
  • Tertipu Online atau HP Hilang? Ini Cara Melacak Nomor HP yang Nggak Tipu-Tipu!
  • Apakah Aplikasi Labora Bisa Hasilkan Uang Jutaan atau Cuma Tipu-Tipu?
  • Tailwind’s Revenue Down 80%: Is AI Killing Open Source?
  • Building Open Cloud with Apache CloudStack
  • TOP 1% AI Coding: 5 Practical Techniques to Code Like a Pro
  • Why Your Self-Hosted n8n Instance Might Be a Ticking Time Bomb
  • CES 2026: Real Botics Wants to Be Your Best Friend, but at $95k, Are They Worth the Hype?
  • Begini Cara Menggabungkan LLM, RAG, dan AI Agent untuk Membuat Sistem Cerdas
  • Cara Buat Sistem Moderasi Konten Cerdas dengan GPT-OSS-Safeguard
  • Inilah Cara Membuat Aplikasi Web Full-Stack Tanpa Coding dengan Manus 1.5
  • Inilah Cara Melatih AI Agent Agar Bisa Belajar Sendiri Menggunakan Microsoft Agent Lightning
  • Tutorial Optimasi LangGraph dengan Node-Level Caching untuk Performa Lebih Cepat
  • Apa itu Grubhub Crypto Scam? Ini Pengertian dan Kronologi Penipuan yang Catut Nama Grubhub
  • Apa Itu CVE-2025-59374? Mengenal Celah Keamanan ASUS Live Update yang Viral Lagi
  • Apa itu RansomHouse Mario? Ini Pengertian dan Mengenal Versi Baru ‘Mario’ yang Makin Bahaya
  • Inilah Risiko Fatal yang Mengintai Kreator OnlyFans, Dari Doxxing sampai Penipuan!
  • Apa itu Kerentanan FortiCloud SSO? Ini Pengertian dan Bahayanya
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme