Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

KH Nadirsyah Hosen: Guyonan dan Hinaan

Posted on January 10, 2018

Dulu sekitar tahun 2005 setelah saya menyelesaikan kedua program PhD saya dan saya kemudian lanjut mengambil program Postdoctoral di TC Beirne School of Law, University of Queensland —salah satu law school papan atas di Australia.

Kolega saya Prof Ann Black bercerita bahwa saat bubar semester ada acara hiburan dari LSS (Law Student Society), semacam senat mahasiswa, yang salah satu agenda hiburannya adalah membuat parodi dari berbagai mata kuliah.

Ann mengajar hukum Islam dan sejumlah mahasiswa yang mengambil mata kuliah itu sudah berlatih membuat parodi yg diambil dari sebagian materi dan diskusi di kelas. Namun saat gladi resik, Dekan yang menyaksikan parodi sejumlah mata kuliah mendekati Ann dan memutuskan membatalkan parodi mata kuliah Islamic law.

Alasan Dekan saat itu, Prof Rickett, “saya khawatir mahasiswa Muslim akan marah-marah terhadap parodi itu.” Ann mencoba membantah, “Jangan dibatalkan, kasihan mahasiswa yang sudah latihan. Saya akan tanya Nadir terlebih dahulu.”

Ann meminta saya ke ruangannya dan bercerita masalah ini. Respon saya adalah: “Jalan terus saja, Ann. Saya dibesarkan oleh tradisi Islam di Indonesia yang penuh guyon dan santai memahami serta menjalankan keislaman saya. Paling yang protes kawan-kawan dari Wahabi saja.”

Tapi rupanya keputusan Dekan tidak bisa diganggu-gugat. Alasan Dekan, “saya gak mau suasana hiburan akhir semester menjadi tegang dan berbuntut panjang di kemudian hari. Kamu beruntung Ann, kamu bertanya pada Nadir. Tapi seperti kata Nadir, kelompok Wahabi akan keberatan. Dan saya gak mau pusing meladeni mereka. Batalkan!”

Maka mata kuliah Islamic Law menjadi satu-satunya mata kuliah yang tidak boleh diparodikan. Kesan malam itu, Muslim tidak bisa bercanda. Muslim mudah tersinggung. Muslim gampang merasa agamanya dihina.

Saya tentu keberatan dengan anggapan semacam itu. Tapi ya sudahlah. Untuk menghibur Ann, lantas saya ceritakan satu joke yang saya kutip dari Gus Dur:

Ada Ustaz yang menangis terus setiap malam ketika mendengar kabar anak bungsunya telah masuk Kristen. Akhirnya selepas tahajud, Ustaz tersebut mendengar “bisikan”.

“kenapa kamu menangis terus?”

“anak bungsuku masuk Kristen, Ya Allah”

Ustaz kembali menangis sambil bersujud.

Tak disangka-sangka ustaz mendengar “bisikan” berikutnya:

“Halah! Kamu gitu aja nangis. Masalahku lebih berat tauuu…aku cuma punya anak satu, Yesus, sudah gitu disalib dan masuk Kristen lagi! Kamu kan masih punya banyak anak yang saleh dan salehah.”

Ann tertawa terbahak-bahak mendengar joke itu. Setelah reda, dia tanya: “Apa benar joke semacam itu tidak dipermasalahkan oleh umat Islam di Indonesia?”

Dengan bangga, saya jawab: “Tidak. Malah para kiai kami ikut tertawa mendengar guyonan Gus Dur itu”.

Saat ini tahun 2018. Tiga belas tahun sudah berlalu. Beberapa hari lalu Ann mengirim email kepada saya bahwa dia sedang di Jerman menjadi visiting profesor di salah satu kampus top di sana. Ah…andaikan saja saya ketemu Ann saat ini, ingin saya sampaikan:

“Jangan coba-coba mengulang joke yang saya kisahkan tahun 2005 dulu ke umat Islam di Indonesia saat ini! Anda akan dituduh menghina Islam, Ann. Maaf, Indonesiaku sudah berubah!”

dikutip dari status FB KH Nadirsyah Hosen, Rois Syuriah PCINU Australia-New Zealand.

Terbaru

  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • Inilah Daftar Saham Farmasi di BEI Per Mei 2026, Pilih Mana?
  • Kesehatan Mental Itu Penting: Inilah Isi Chat Terakhir Karyawan Minimarket Sukabumi Bundir
  • Inilah Kampus Swasta Terbaik Jurusan Farmasi di Area Malang Raya
  • Cara Login EMIS 4.0 Kemenag Terbaru 2026 Pakai Akun Lembaga dan PTK Guru Madrasah Aktivasi
  • Survei Parpol Terbaru: Gerindra Unggul, PDIP Ketiga, PKB 5%
  • PKB Resmi Jalin Kerjasama dengan Institut Teknologi & Sains NU Kalimantan
  • Inilah Urutan Terbaru Pangkat TNI Angkatan Darat! (Update 2026)
  • Inilah Panduan Lengkap Operator Sekolah Mengelola SPTJM e-Ijazah dan Menghindari Kesalahan Fatal Data Kelulusan
  • Inilah Syarat dan Penilaian Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur UTBK
  • Download Video Viral Guru Bahasa Inggris? Awas Berisi Virus!
  • PKB Minta Kasus C4bul Pendiri Ponpes Pati Tidak Ada Ampunan & Tuntutan Maksimal
  • Inilah Kronologi Video Viral Preman vs Sopir Di Sumedang
  • Ini Alasan UKP Pariwisata Disindir Konten Kreator Drone Gunung Rinjani
  • Inilah Kronologi Viral Video Dugaan Asusila Pegawai Disdik Pasuruan di Mobil Dinas
  • Polisi Polda Sumut Resmi Dipecat: Dari Video Viral Sampai Sidang Etik Ini Kronologinya
  • ASUS ExpertBook Ultra: Produk Flagship yang Cerminkan Kepemimpinan ASUS di Pasar Global
  • Inilah Tahapan dan Syarat Pendaftaran Beasiswa Garuda 2026 Gelombang II (25 Mei – 25 Juni 2026)
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • Testing Baidu Ernie 5.1, ultra-efficient thinking mode to solve your most complex coding and reasoning challenges with ease
  • How to Evaluate AI Logic Performance Using DeepSeek V4 Flash Think and Gemini 3.1 Flash Light in Complex Reasoning Tests
  • How to Build Your Own Content Factory Using the New Google NotebookLM Intelligence Updates
  • How to Use DFlash for Blazing Fast AI Text Generation on Gemma 4 26B
  • How to Optimize Your AI Agent Using Compiled Knowledge Layers to Replace Traditional RAG Systems
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme