Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Kultum Ramadhan: Pentingnya Membiasakan Berpuasa sejak Usia Dini

Posted on April 16, 2022

“Belajar di waktu kecil bagaikan mengukir di atas batu, belajar di waktu besar bagai mengukir di atas air.” Demikianlah bunyi sebuah pepatah yang sudah tidak asing lagi bagi semua orang. Pesan kalimat ini mendorong kita semua untuk belajar sedari dini agar hasil maksimal, bukan baru memulai di usia tua saat fisik dan daya tangkap sudah menurun.
 
Demikian pula dalam mengajari ketakwaan kepada anak-anak (belum mencapai usia baligh), harus dimulai sejak dini, seperti dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Salah satu upaya pembiasaan puasa sejak dini bagi mereka bisa dengan memulai puasa tidak full sampai Maghrib, tapi hanya setengah hari atau dikenal dengan puasa beduk. Sebab, puasa yang dilakukannya hanya sampai waktu Dzuhur (beduk).
 
Dengan demikian, puasa beduk sebenarnya sebatas latihan, bukan puasa sebagaimana yang disyariatkan dalam Islam yang mengharuskan seseorang untuk menahan lapar dan dahaga sejak terbit fajar sampai matahari terbenam. Dalam Islam, anak kecil yang belum baligh belum memiliki kewajiban untuk berpuasa karena ia tidak termasuk mukallaf. Rasulullah saw bersabda,
 

رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلَاثَةٍ: عَنِ الصَّبِيِّ حَتَّى يَبْلُغَ وَعَنِ النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقِظَ وَعَنِ الْمَجْنُوْنِ حَتَّى يُفِيْقَ

Artinya, “Kewajiban diangkat dari tiga orang, yaitu anak kecil hingga ia baligh, orang yang tidur hingga bangun, dan orang gila sampai ia sadar.” (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah)
 
Hadits di atas menjelaskan bahwa anak kecil yang belum baligh belum mencapai mukallaf, sehingga ia belum berkewajiban untuk melaksanakan perintah-perintah agama seperti melakukan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, dan kewajiban syariat lainnya. Ada beberapa ciri seorang anak sudah mencapai usia baligh sehingga dikategorikan mukallaf, yaitu sebagai berikut:
 
Pertama, apabila seorang anak perempuan telah berumur sembilan tahun dan telah mengalami haid (menstruasi). Artinya, jika dia belum mengalami haid sebelum umur sembilan tahun, maka belum dianggap baligh. Dan jika dia mengalami haid pada waktu berumur sembilan tahun atau lebih, maka masa balighnya telah tiba.
 
Kedua, apabila seorang anak laki-laki maupun perempuan telah berumur sembilan tahun dan pernah mengalami mimpi basah (mimpi yang mengakibatkan keluar sperma). Artinya, jika seorang anak (laki-laki maupun perempuan) pernah mengalami mimpi basah tetapi belum berumur sembilan tahun, maka belum dapat dikata sebagai baligh. Namun jika mimpi itu terjadi setelah umur sembilan tahun, maka sudah bisa dianggap baligh.
 
Ketiga, apabila seorang anak baik laki-laki maupun perempuan telah mencapai usia lima belas tahun (tanpa syarat). Maksudnya, jika seorang anak laki-laki maupun perempuan telah berumur lima belas tahun, meskipun belum pernah mengalami mimpi basah maupun haid, maka anak itu dianggap baligh.
 

Hikmah Berpuasa Sejak Usia Dini

Kendati secara syariat anak yang belum mencapai usia baligh tidak berkewajiban untuk menjalankan tuntutan syariat, tetapi jika usianya sudah mencapai tujuh tahun, maka orang tuanya harus sudah memerintahnya untuk mulai melakukan kewajiban-kewajiban agama seperti berpuasa di bulan Ramadhan apabila sudah mampu melaksanakannya.
 
Jika sudah berusia sepuluh tahun dan mampu untuk berpuasa, tapi tidak mau berpuasa, maka orang tuanya harus memukul sebagai bentuk pendidikan. Dengan catatan, pukulan tersebut tidak sampai menimbulkan luka. (Ishaq Ibrahim Asy-Syairazy, Al-Muhadzzab fî Fiqhis Syafi’i, t.t: juz I, h. 325).
 
Ada sejumlah hikmah melakukan puasa sedari dini bagi anak-anak, berikut adalah beberapa di antaranya:
 
1. Membiasakan ketaatan sejak dini

Melakukan puasa sedari dini merupakan salah satu upaya untuk membentuk semangat ketaatan seorang anak kepada Allah swt. Jika sudah dididik sejak dini, insya Allah akan membentuk karakter takwa pada diri si anak. Hal ini akan menjadi basis keimanan yang kuat untuk bekal menjadi manusia yang shalih dengan disiplin menjalani aturan-aturan syariat di kehidupan selanjutnya ketika sudah baligh (mukallaf).
 
2. Melatih mental

Membiasakan berpuasa sedari dini bagi anak-anak juga bisa membuat emosi dalam dirinya lebih stabil. Sebab, sebagaimana sudah banyak disinggung, emosi orang yang berpuasa lebih stabil dibanding saat tidak sedang berpuasa. Hal ini tentu akan mempercepat pendewasaan mental si anak.
 
3. Melatih rasa empati

Puasa sejak dini juga dapat membentuk jiwa empati pada anak-anak. Sebab, saat mereka sedang berpuasa akan merasakan betapa beratnya menahan lapar dan dahaga, kendati misal hanya sampai waktu beduk. Pengalamannya ini akan menumbuhkan rasa empati anak terhadap sesamanya yang selama ini hidup serba kekurangan sehingga sulit untuk mencari sesuap nasi. Tentu hal ini akan lebih berhasil jika dibarengi edukasi dari orang tua atau guru.
 
4. Melatih kedisiplinan

Berpuasa sejak usia dini juga mampu melatih kedisiplinan anak. Sebab, dengan berpuasa ia akan teratur bangun untuk sahur dan berbuka puasa jika sudah waktunya. Pola hidup yang konsisten ini jelas akan membentuk perilaku disiplin pada anak dan harapannya juga bisa diaplikasikan dalam kegiatan sehari-hari yang lebih kompleks.
 
Kesimpulannya, berpuasa sejak dini bagi anak kecil (sebelum balgih) sangat penting untuk membentuk karakter si kecil. Karena sebatas latihan, puasa mereka tidak harus full dari terbit fajar sampai matahari terbenam. Bisa setengah hari (puasa beduk) atau dengan durasi yang lebih singkat sesuai dengan kemampuan sang anak. Wallahu a’lam bisshawab.  

Muhamad Abror, penulis keislaman NU Online; alumnus Pondok Pesantren KHAS Kempek-Cirebon dan Ma’had Aly Sa’idusshiddiqiyah Jakarta

Baca materi kuliah Ramadhan lainnya di Kumpulan Kultum Ramadhan Terfavorit

Artikel ini di kliping dari www.nu.or.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Pajak TER: Skema Baru PPh 21 yang Nggak Bikin Pusing, Begini Cara Hitungnya!
  • Inilah Jadwal Resmi Jam Buka Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Saat Mudik Lebaran 2026
  • Inilah Cara Mendapatkan Witherbloom di Fisch Roblox, Rahasia Menangkap Ikan Paling Sulit di Toxic Grove!
  • Kenapa Indomart Point Bisa Kalahkan Bisnis Kafe?
  • Inilah Cara Mendapatkan Rotten Seed di Fisch Roblox, Lokasi Rahasia di Toxic Grove Buat Unlock Toxic Lotus!
  • Inilah Cara Zakat Crypto Kalian Bisa Jadi Pengurang Pajak Berdasarkan Aturan Resmi Pemerintah!
  • Inilah Perbandingan Airwallex vs Payoneer 2026: Jangan Sampai Profit Kalian Ludes Gara-Gara Biaya Admin!
  • Inilah Roadmap 7 Tahap Bangun Bisnis Digital dari Nol Biar Nggak Cuma Putar-Putar di Tempat!
  • Inilah Cara Tetap Gajian dari YouTube Meski View Masih Ratusan, Penasaran?
  • Inilah Alasan Akun TikTok Affiliate GMV 270 Juta Kena Banned Permanen!
  • Why Does the VirtualBox System Service Terminate Unexpectedly? Here is the Full Definition
  • Why is Your Laptop Touchpad Overheating? Here are the Causes and Fixes
  • How to Disable All AI Features in Chrome Using Windows 11 Registry
  • How to Avoid Problematic Windows Updates: A Guide to System Stability
  • What is Microsoft Visual C++ Redistributable and How to Fix Common Errors?
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme