Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Murid-Murid Imam Syafi’i (3): Abu Ibrahim al-Muzanni, Sang Pembela Mazhab Syafi’i

Posted on May 19, 2022

Kliping Pemikiran Islam, Ditulis oleh M Jauharil Ma’arif Annur

Al-Muzanni adalah santri senior Imam Syafi’i di Mesir. Ia mengaji kepada Imam Syafi’i sejak berumur 9 tahun. Nama aslinya adalah Ismail bin Yahya, tetapi sebutan Muzanni lebih populer untuknya. Nama Muzanni sendiri dinisbatkan kepada nama nenek moyangnya, Muzainah binti Kalb.

Al-Muzanni lahir pada tahun 175 Hijriyyah di Gaza, Palestina. Selain kepada Imam Syafi’i, ia juga berguru kepada Nuaim bin Hammad dan ulama lain pada masanya. Murid-muridnya yang masyhur antara lain adalah Ibnu Khuzaimah, at-Thohawi, Zakariya as-Saji, Ibnu Jauso dan Ibnu Abi Hatim.

Al-Muzanni adalah sosok ulama yang zuhud, alim, ahli berdebat, orator ulung, penyampaiannya mendalam, kata-katanya membius, dan pemikirannya cemerlang. Soal keahliannya dalam berdebat ini, gurunya, Imam Syafi’i  berkomentar: “Seandainya al-Muzanni berdebat dengan setan, niscaya ia akan mengalahkannya.”

Dalam hal zuhud, al-Muzanni sudah berada pada level “Top Markotop”. Dikisahkan bahwa ketika ia ketinggalan sholat berjamaah, ia akan sholat sebanyak 25 rakaat untuk mengganti keutamaan sholat jamaah. Ia juga gemar memandikan jenazah. Ketika ditanya alasan kesukaannya memandikan jenazah, ia menjawab: “Aku memandikan jenazah supaya hatiku menjadi lembut dan lentur.”

Amr bin Utsman pernah mengungkapkan kekagumannya terhadap kezuhudan al-Muzanni: “Aku belum pernah melihat seseorang yang lebih tekun dan istiqomah beribadah daripada al-Muzanni. Ia menghormati ilmu dan ulama melebihi siapapun. Ia menerapkan aturan ketat zuhud pada dirinya sendiri, akan tetapi sangat meringankan aturan tersebut pada orang lain.”
Baca juga:  Ulama Banjar (44): Dr. KH. Idham Chalid
Al-Muzanni adalah salah satu murid kebanggaan Imam Syafi’i. Di saat Imam Syafi’i berada di penghujung ajal, ia termasuk murid yang diajak berdialog dan bermusyawarah untuk terakhir kalinya. Ia jugalah yang memandikan sang guru sebelum dikebumikan.

Al-Muzanni adalah murid Imam Syafi’i yang paling banyak mengarang kitab. Karangannya yang bisa terdeteksi sekitar 9 buah kitab. Kitab tersebut yaitu al-Jami’ al-Kabir, al-Jami’ as-Shoghir, al-Mantsur, al-Masail al-Mu’tabaroh, at-Targhib fi al-Ilm, Kitab al-Watsaiq, Kitab al-’Aqorib, Kitab Nihayah al-Ikhtishor dan al-Mukhtashor al-Muzanni. Kitab yang disebut terakhir adalah karya monumentalnya karena kitab inilah yang menjadi dasar Mazhab Syafi’i hingga bisa berkembang pesat seperti sekarang ini.

Al-Muzanni bisa dikatakan sebagai Core of the core, intinya inti Mazhab Syafi’I (tentunya setelah Imam Syafi’i). Kalau kita lihat genealogi (silsilah keilmuan) dalam Mazhab Syafi’i, maka kita akan menemukan fakta bahwa hampir semua kitab induk Mazhab Syafi’i (seperti Nihayatul Mathlab, al-Hawi al-Kabir, Bahru al-Madzhab, al-Lubab, dan al-Khulashoh) bermuara pada kitab Mukhtashor­-nya al-Muzanni. Oleh sebab itu, Tak heran, ketika ditanya mengenai al-Muzanni, Imam Syafi’i menjawab: “Ia (al-Muzanni) adalah nashir (pembela) mazhabku.”

Dalam mengarang kitab mukhtashor-nya, al-Muzanni tidak hanya mengerahkan seluruh kemampuan fisiknya saja, melainkan juga menjalani ritual tirakat yang luar biasa. Dalam suatu riwayat dikisahkan bahwa ketika menulis setiap satu permasalahan, al-Muzanni akan melakoni shalat 2 rakaat dan begitu seterusnya sampai ia merampungkan karya fenomenalnya ini. Mungkin karena lakon tirakatnya inilah, kitab al-Muktahor bisa dianggap salah satu mahakarya terbesar dari murid-murid Imam Syafi’i.
Baca juga:  Ulama yang Mulai Serius Belajar di Usia Tua (3): Imam Abu Fattah al-Muni’i
Al-Muzanni menghembuskan nafas terakhir pada 24 Ramadhan 264 Hijriyyah. Peristirahatan terakhirnya berada di samping orang yang paling ia hormati, sang guru, Imam Syafi’i. Tepatnya di daerah Abageyah, Mesir. Dikisahkan dari sebagian masyarakat Mesir bahwa setelah al-Muzanni dikuburkan, pusaranya didatangi banyak burung. Ketika mereka ingin mengusir para burung itu, Rabi’ bin Sulaiman mengatakan: “Jangan kalian usir burung-burung itu! Karena kejadian ini belum terjadi lagi semenjak kewafatan sang sufi agung, Dzinnun al-Misri.”

Anak didik Imam Syafi’i ini menutup usia pada umur 89 tahun. Ia adalah sang pembela Mazhab Syafi’i dan meninggalkan banyak keteladan yang patut dicontoh. Ia adalah bukti bahwa fakih dan ahli ibadah adalah hal yang harus menjadi satu kesatuan, bukan malah dipisahkan. Allahumma infa’na bi ‘ulumihi wa barokatihi…

Amin.

Referensi:

  1. As-Subki, Tajuddin. 2019. Thobaqot as-Syafi’iyyah al-Kubro. Kairo: Dar al-Faruq.
  2. Ad-Dimasyqi, Abu al-Falah. 1988. Syadzarat adz-Dzahab. Beirut: Dar Ibnu Katsir.
  3. As-Syairozi, Abu Ishaq. 1981. Thobaqot al-Fuqoha’. Beirut: Dar ar-Roid al-Arabi.
  4. Al-Ubadi, Abu al-Ashim. Tt. Thobaqot al-Fuqoha, as-Syafi’iyyah. Alexandria: Maktabah al-Baladiyyah.

Baca Juga

Artikel ini di kliping dari Alif.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • Inilah Contoh Naskah Doa Upacara Hardiknas 2026 yang Syahdu dan Penuh Makna
  • Inilah 10 Peringkat SMP di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Hasil TKA TKAD 2025/2026 Terbaru
  • Inilah Cara Download FF Beta Versi Terbaru 2026, Lengkap Dengan Cara Daftar Advanced Server Resmi
  • Inilah Cara Menghilangkan YouTube Shorts di Beranda Biar Nggak Menghambat Scrolling Kalian!
  • Inilah Kabar Gembira Program Magang Nasional 2026, Kuota Naik Drastis Jadi 150 Ribu Peserta!
  • Inilah House of Amartha: Mengenal Bisnis Thariq Halilintar di Balik Pernikahan Mewah El Rumi dan Syifa Hadju
  • Inilah Cara Kuliah S1-S2-S3 Gratis dan Cepat Lewat Beasiswa BIB Kemenag Jalur Akselerasi 2026
  • Inilah Aturan Baru Penugasan Guru Non-ASN 2026, Nasib Kalian Ditentukan Sampai Tanggal Ini!
  • Inilah Cara Daftar Pra SPMB Banten 2026 Biar Proses Masuk Sekolah Jadi Makin Lancar
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Transform Your Windows 11 Interface into a Sleek and Modern Aesthetic Masterpiece
  • How to Understand Google’s New TPU 8 Series for Massive AI Training and Inference
  • How to Make a Cinematic AI Short Film from Scratch with GPT Image 2 and Seedance 2.0
  • How to Turn Your Laptop Into a Pro Coworker with Amazon Quick
  • How to use DeepSeek V4 to save massive costs compared to Claude and OpenAI for advanced AI coding
  • How to set up a powerful AI agent with Abacus Claw without needing a Mac Mini
  • How to build a smart voice agent with the AssemblyAI Voice Agent API and Universal-3 Pro for high-accuracy conversations
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme