Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Mustasyar PWNU Sumbar: AHWA Pilihan Tepat bagi NU

Posted on June 13, 2015

Padang, Perdebatan mekanisme pemilihan Rais Aam PBNU pada Muktamar ke-33 NU yang digelar Agustus 2015 mendatang makin seru. Sejak dimunculkan wacana pemilihan Rais Aam PBNU dengan mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA), muncul berbagai tanggapan di kalangan Nahdliyin dan pengurus NU di berbagai daerah.

Mustasyar PWNU Sumatera Barat Prof DR Asasriwarni, MH yang dihubungi  NU Online, Kamis (11/6) di Padang menyebutkan, sebagai organisasi para ulama penerapan AHWA adalah pilihan tepat dan sudah saatnya dilaksanakan di NU. Jika diamati proses pemilihan Rais Aam PBNU belakangan ini, sudah seperti mekanisme partai politik.

“Dalam sistem pemilihan pemimpin, para ulama menetapkan adanya 3 hukum yang patut dipertimbangkan. Pertama, tahkim, kedua ahlul halli wal aqdi dan ketiga tauliyah,” kata Assasriwarni mantan Rais Syuriah PWNU Sumatera Barat yang juga guru besar hukum Islam di IAIN Imam Bonjol Padang ini.

Tahkim, kata Asasriwarni, terkait dengan  arbitrasi. Konsep ini terutama dalam penyelesaian perkara perdata. Sebelum sampai di pengadilan, dilakukan arbitrasi. Dalam memilih pemimpin, dapat pula arbitrasi dilakukan dalam menetapkan jika ada dua pihak atau lebih bisa didamaikan dalam menentukan pimpinannya. Dalam konsep ini  pemilihan pemimpin dilihat dari sisi arbitrasi. 

Kedua, lanjutnya, konsep AHWA. Dalam bahasa Minang ada ungkapan buhua singkek (ikatan longgar). Artinya ikatan agak longgar, fleksibel, tidak ketat dan kaku. Sebelum ada pemerintahan, di Minangkabau sudah ada nagari yang pemimpinnya dipilih oleh para ninik mamak dari sejumlah kaum yang ada di nagari tersebut. Itu berarti di Minang sudah diterapkan konsep AHWA. Dimana dalam memilih pemimpin diberikan kewenangan memilih dan menetapkan kepada sejumlah orang yang dianggap terpercaya. Kepada orang yang diberi kepercayaan tersebut, mereka bebas (longgar) menetapkan siapa yang layak menjadi pemimpin dengan sejumlah argumennya. 

“Mereka yang diberi kepercayaan memilih pemimpin ini memang dianggap tidak memiliki kepentingan pribadi terhadap seseorang yang dijagokan akan jadi pemimpin,” kata Asassriwarni mantan pengurus IPNU di Tabek Gadang, Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat ini.

Ketiga, tambahnya, konsep tauliyah atau imam. Disini kekuasaan diberikan kepada negara atau lembaga yang ditunjuk negara. Kekuasaan dalam memilih pemimpin sepenuhnya diserahkan kepada imam. “Contoh konkrit ketika terjadi perseteruan dua kubu ormas atau partai politik, maka keabsahan pimpinannya tergantung dari Menkumham, lembaga negara yang ditunjuk mensahkan pimpinan sebuah organisasi,” kata Asassriwarni yang kini menjabat Pgs Rektor IAIN Imam Bonjol Padang.

Terkait dengan pemilihan Rais Aam PBNU pada muktamar NU ke-33 mendatang, kata Asasriwarni, penerapan AHWA merupakan langkah maju dan tepat. Hanya saja penetapan kiai-kiai yang akan bermusyawarah menetapkan siapa yang akan ditunjuk menjadi Rais Aam harus orang-orang punya kapasitas, tidak memiliki kepentingan pribadi pada kandidat yang disepakati. “Yang lebih penting lagi harus mengutamakan kepentingan Nahdlatul Ulama di masa depan,” katanya.

Dikatakan Asasriwarni, mengingat NU tumbuh dari Sabang hingga Merauke, maka perlu dipertimbangkan ada perwakilan dari PWNU masuk dalam kelompok AHWA. Selain itu, Cabang Istimewa NU di luar negeri juga sudah bermunculan. Dengan demikian tidak ada salahnya pula ada perwakilan dari PCINU tersebut sebagai representasi NU sudah mendunia.

Sebagai warga NU, kata Asasriwarni, tentu sepenuhnya siapa dan bagaimana penerapan AHWA akan diputuskan pada Muktamar NU ke-33 mendatang. “Penerapan AHWA ini sekaligus menunjukkan identitas NU yang sebenarnya, yang berbeda dengan partai politik dan ormas-ormas yang hampir selalu beraroma politik uang setiap perhelatan pergantian pimpinannya,” tandasnya.  (Armaidi Tanjung/Fathoni)

Sumber: NU Online

Terbaru

  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • Inilah Contoh Naskah Doa Upacara Hardiknas 2026 yang Syahdu dan Penuh Makna
  • Inilah 10 Peringkat SMP di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Hasil TKA TKAD 2025/2026 Terbaru
  • Inilah Cara Download FF Beta Versi Terbaru 2026, Lengkap Dengan Cara Daftar Advanced Server Resmi
  • Inilah Cara Menghilangkan YouTube Shorts di Beranda Biar Nggak Menghambat Scrolling Kalian!
  • Inilah Kabar Gembira Program Magang Nasional 2026, Kuota Naik Drastis Jadi 150 Ribu Peserta!
  • Inilah House of Amartha: Mengenal Bisnis Thariq Halilintar di Balik Pernikahan Mewah El Rumi dan Syifa Hadju
  • Inilah Cara Kuliah S1-S2-S3 Gratis dan Cepat Lewat Beasiswa BIB Kemenag Jalur Akselerasi 2026
  • Inilah Aturan Baru Penugasan Guru Non-ASN 2026, Nasib Kalian Ditentukan Sampai Tanggal Ini!
  • Inilah Cara Daftar Pra SPMB Banten 2026 Biar Proses Masuk Sekolah Jadi Makin Lancar
  • Inilah Rincian Biaya Jalur Mandiri Untirta 2026 Lengkap Per Fakultas dan Program Studi
  • Inilah Cara Daftar Pra SPMB Kota Semarang 2026 untuk Calon Siswa SD, Jangan Sampai Ketinggalan!
  • Inilah Cara Daftar PPOP DKI Jakarta 2026: Persiapkan Diri Kalian Jadi Calon Atlet Elite Ibu Kota!
  • Inilah Alasan Raja Ampat Disebut Surga Terakhir di Bumi dengan Biodiversitas Laut Paling Gokil di Dunia
  • Inilah Tanggapan PKB Soal KPK Usul Syarat Capres Harus Kader Partai
  • Inilah 5 Calon Ketua DPC PKB Timor Tengah Selatan dan Perubahan Aturan Seleksi yang Perlu Kalian Perhatikan
  • Inilah 51 Kode Redeem FF Terbaru 29 April 2026, Ada Gintoki Bundle dan Skin Eksklusif!
  • Inilah Profil Abdul Kadir Karding, Politikus PKB yang Resmi Dilantik Menjadi Kepala Badan Karantina Nasional!
  • Inilah 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru Mei 2026, Ada Trik Rahasia Dapetin Pemain OVR 119 di Event TOTS!
  • Inilah iPhone Ultra, Bocoran Ponsel Lipat Pertama Apple dan MacBook Ultra Layar Sentuh yang Siap Mengguncang Pasar!
  • Inilah Bocoran Tanggal Rilis dan Gameplay EA Sports UFC 6 yang Paling Dinantikan
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Transform Your Windows 11 Interface into a Sleek and Modern Aesthetic Masterpiece
  • How to Understand Google’s New TPU 8 Series for Massive AI Training and Inference
  • How to Level Up Your PC Gaming Experience with the New Valve Steam Controller and Its Advanced Features
  • How to build a smart voice agent with the AssemblyAI Voice Agent API and Universal-3 Pro for high-accuracy conversations
  • How to create Cinematic AI Kungfu Movie using Flower.ai and SeaDance 2.0
  • How to Build a Professional Headless Shopify Store from Scratch with the New Shopify AI Toolkit and Claude Code
  • How to Use Nvidia Nemotron-3 Nano Omni for Advanced Multimodal AI Reasoning
  • How to use Google Gemini Deep Research to automate professional analysis and save hours of work every week
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme