Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Nalar Fikih Santri Salaf (1)

Posted on April 19, 2022

Kliping Pemikiran Islam, Ditulis oleh Wildan Fatoni Yusuf

Fikih sebagai sebuah rumusan yang mengatur aktivitas hidup manusia, tentu harus dirumuskan oleh orang-orang yang mempunyai kapabilitas dalam hal tersebut. Dahulu, para pakar fikih yang telah mencapai derajat Mujtahid Mutlaq, dengan kedalaman pengatahuan yang luas dan mencangkup segala fan keilmuan mampu menggali hukum secara langsung serta merumuskan sendiri metodologi penggalianya. Hasil-hasil penalaran mujtahid ini, tertuang dalam kitab-kitab fikih yang banyak kita baca.

Tradisi tersebut secara turun temurun diwarisi pula oleh para ulama’ hingga  sampai pada masa kalangan pesantren. Bedanya, kini proses istimbath al-hukmi (penggalian hukum) tersebut dilakukan secara kolektif dalam forum bahtsul masail.
Apa itu Bahtsul Masail?
Secara bahasa bahtsul masail berarti membahas masalah-masalah. Bahstul  masail merupakan kegiatan diskusi ilmiah secara kolektif oleh para pakar, untuk  membahas sebuah masalah dari sudut pandang agama, terutama fiqih.

Bahtsul masail merupakan tradisi intelektual pesantren yang telah berkembang  sejak lama, bahkan sebelum Nahdlatul Ulama berdiri. Kini, bahtsul masail resmi  menjadi ajang khusus di lingkungan Nahdlatul Ulama untuk menetapkan sebuah  keputusan. Ia merupakan wujud respon kalangan pesantren untuk menjawab persoalan  zaman yang selalu dinamis.

Layaknya sebuah forum akademis, dalam pembahasan bahtsul masail sarat  dengan adu argumen, adu referensi, dan adu pemahaman. Para peserta merupakan para  kyai atau santri senior yang telah mumpuni dalam seluruh bab fikih serta fan keilmuan  lainya. Hal ini tidak mengherankan karena dalam proses pembelajaran fikih dan ushul fikih di pesantren, para santri akan dijejali kurikulum mulai dari kitab yang paling ringan sampai kelas berat, dalam waktu yang relatif lama.
Baca juga:  Menghampiri Kematian (2): Pengalaman Mati Suri Seorang Muslim dan Ahli Syaraf Harvard
Misal saja dalam kajian fikih. Di tingkat awal, Fathul Qarib menjadi kitab wajib yang harus mereka kuasai. Di tingkat selanjutnya, santri harus bergelut dengan Fathul  Mu’in, kitab fikih dengan pembahasan yang sama namun lebih mendalam. Kemudian di tingkat atas, mereka akan mulai membahas Minhajut Thalibin beserta syarah-syarahnya. Kitab yang terakhir ini merupakan rujukan utama fikih Syafi’i dengan pembahasan yang sangat dalam dan kaya akan perbedaan pendapat fuqaha’. Baru kemudian mereka disuguhi beragam referensi khazanah madzhab-madzhab lain. Karakter pendidikan yang diulang-ulang namun semakin dalam dan luas pembahasannya ini, terbukti melahirkan akademisi fikih yang sangat mumpuni untuk menjawab masalah aktual yang belum ditemukan hukumnya.
Lima Komponen Bahtsul Masail
Dalam bahtsul masail dikenal beberapa istilah seperti; Mubahitsin, Perumus,  Mushahih, Moderator dan Shahibul As’ilah. Kelima pihak ini memiliki tugas masing masing.

Shahibul As’ilah adalah pihak yang menanyakan hukum suatu masalah. Mubahitsin merupakan peserta bahtsul masail. Perumus berperan sebagai pengarah saat pembahasan, sekaligus menyimpulkan dan merumuskan jawaban hasil pembahasan para mubahitsin. 

Sedangkan Mushahih bertugas menetapkan dan meresmikan keputusan. Jika dalam sidang-sidang lain, keputusan dianggap sah jika telah diketuk palu, maka dalam bahtsul masail, bacaan fatihah mushahih sebagai penetap atas sahnya sebuah keputusan.
Baca juga:  Calistung, Dilema Pendidikan yang Berkepanjangan
Proses bahtsul masail dimulai dengan pembacaan Al-Fatihah oleh kyai yang paling sepuh dalam forum tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan penjelasan masalah serta pertanyaan oleh shahibul as’ilah. Proses ini sangat penting, agar semua peserta bahtsu benar-benar memahami masalah serta pertanyaan yang diajukan. Maka tidak heran, dalam banyak bahtsul masail, panitia penyelenggara selalu mendatangkan narasumber yang berkompeten sesuai bidang masalah yang dibahas.

Setelah semua peserta memahami pertanyaan, proses pembahasan pun dimulai. Semua mubahitsin akan mengutarakan jawaban yang telah mereka siapkan sebelumnya, disertai dengan argumen dan referensi ilmiah yang beragam, mulai teks teks hadits beserta syarahnya, ayat-ayat Al-Qur’an beserta tafsirnya sarta teks-tesk kitab kuning. Dari jawaban-jawaban tersebut, moderator akan memilih satu jawaban, selanjutnya para peserta lain akan menanggapi jawaban tersebut baik dari sisi argumen ataupun referensi. Tak ketinggalan pula, mubahits lain akan membantu pihak penjawab pertama dengan memberi argumen penguat serta referensi lain untuk menguatkan serta menjawab sanggahan pihak peserta yang mengkritisi jawaban tersebut.

Jika dirasa pembahasan telah jauh dari masalah yang dibahas, perumus akan memberi arahan serta konsep pembahasan yang harus dilalui, baru kemudian pembahasan dilanjutkan. Ketika pembahasan telah memuncak, dan jawaban telah mengerucut, maka kini bola panas ada di tangan perumus, dari jawaban yang paling unggul dengan ditambah tanggapan serta argument kritis dari peserta lain, keputusan sedikit demi sedikit dirumuskan.
Baca juga:  Sasmita Kemanusiaan di Tengah Krisis
Namun proses belum selesai, Masih ada sesi lagi untuk menanggapi rumusan keputusan yang dibuat oleh perumus, poin-poin yang dirasa lemah dari keputusan tersebut baik dari sisi referensi, argumen atau bahkan pemilihan diksi jawaban akan dihajar habis-habisan oleh peserta.

Setelah melalui proses yang panjang, dan jawaban telah benar-benar mengerucut, barulah draf keputusan tersebut disowankan (diserahkan) kepada mushahih untuk diteliti kembali. Draf Jawaban yang nanti akan ditetapkan menjadi asyari’ah serta selaras dengan fakta lapangan.

Kini tinggal proses terakhir Bahtsul Masail. Yakni pembacaan Al-Fatihah untuk mengesahkan keputusan jawaban tersebut.

Baca Juga

Artikel ini di kliping dari Alif.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Inilah Alasan Ribuan Dosen ASN Melayangkan Surat Keberatan Soal Tukin 2020-2024 yang Belum Cair
  • Cara Dapat Diamond Free Fire Gratis 2026, Pemain FF Harus Tahu!
  • Inilah Cara Mengisi Presensi EMIS GTK IMP 2026 Terbaru Biar Tunjangan Lancar
  • Inilah Trik Hashtag Viral Supaya Video Shorts Kalian Nggak Sepi Penonton Lagi
  • Inilah Jawabannya, Apakah Zakat Fitrah Kalian Bisa Mengurangi Pajak Penghasilan?
  • Inilah Caranya Supaya Komisi TikTok dan Shopee Affiliate Tetap Stabil Pasca Ramadhan!
  • Inilah 10 Kesalahan Fatal Saat Beli Properti yang Bisa Bikin Kalian Bangkrut!
  • Belum Tahu Cara Masuk Simpatika Terbaru? Ini Cara Login PTK EMIS GTK IMP 2026 Supaya Cek TPG Jadi Lebih Gampang!
  • Inilah Cara Bikin Konten Animasi AI Cuma Modal HP Supaya Bisa Gajian Rutin dari YouTube
  • Inilah Alasan Kenapa Zakat ke Ormas yang Belum Diakui Negara Nggak Bisa Dipakai Buat Ngurangin Pajak!
  • Inilah Cara Belanja di Indomaret Pakai Shopee PayLater yang Praktis dan Bikin Hemat!
  • Inilah 10 Jurusan Terfavorit di Universitas Negeri Semarang Buat SNBT 2026, Saingannya Ketat Banget!
  • Belum Tahu? Inilah Cara Mudah Membuat Akun dan Login EMIS GTK IMP 2026 yang Benar!
  • Cara Dapat Kode Kartu Hadiah Netflix Gratis Tanpa Ribet
  • Inilah Caranya Dapet Bukti Setor Zakat Resmi dari NU-Care LazisNU Buat Potong Pajak di Coretax!
  • Inilah 10 Jurusan Terfavorit di Universitas Brawijaya Buat SNBT 2026, Saingannya Ketat Banget!
  • Inilah Cara Terbaru Login dan Ubah Password Akun PTK di EMIS GTK IMP 2026
  • Inilah Batas Maksimal Zakat untuk Pengurang Pajak, Ternyata Begini Aturannya!
  • Inilah Cara Mengenali Aplikasi Bodong Penghasil Uang Agar Kalian Nggak Jadi Korban Penipuan Digital
  • Apa itu Error Kode LADK3 saat Buka Rekening Brimo? Dan Solusinya!
  • BOHONG??? Inilah Rincian Anggaran Makan Bergizi Gratis, Ternyata Uang Bahan Makanannya Nggak Sampai Rp15.000!
  • Inilah Tugas Proktor Ujian TKA SD/SMP 2026, Baca Dulu Ada Yang Beda!
  • Tips Pajak Coretax: Inilah Cara Memastikan Lembaga Amil Zakat yang Sah Agar Pajak Kalian Berkurang!
  • Kenapa FreeFire Advance Server Tidak Bisa Diunduh? Ini Penjelasannya!
  • Inilah Realita Biaya Hidup Mahasiswa di Bogor: Ternyata Nggak Semahal yang Kalian Kira!
  • Inilah Cara Blokir Email Spam di Gmail Biar Penyimpanan Nggak Gampang Penuh
  • Inilah Cara Aktivasi Keaktifan PTK di EMIS GTK IMP 2026 Biar Tunjangan Cair Lancar!
  • Inilah Cara Menilai Sumbangan yang Disetarakan dengan Uang Supaya Pajak Kalian Berkurang
  • Apa itu Pin di iMessage?
  • SKTP Nggak Muncul di Info GTK padahal Sudah Terbit? Ini Trik Rahasia Biar Data Langsung Update!
  •  How to Fix Microsoft 365 Deployment Tool Not Working: A Complete Troubleshooting Guide
  •  How to Fix Windows 11 ISO Download Blocked and Error Messages
  • How to Make Your Website Vibrate with Web Haptics
  • Measuring LLM Bullshit Benchmark
  • A Step-by-Step Guide to ZITADEL Identity Infrastructure
  • How to Automate Your Business Intelligence with Google Antigravity and NotebookLM
  • The Secret Reason Seedance 2.0 is Realistic
  • Exploring Microsoft Phi-4 Reasoning Vision 15B
  • Gemini 3.1 Flash-Lite Released: How to Master Google’s Fastest AI Model for Real-World Projects
  • Qwen Is Ruined! Why the Masterminds Behind Qwen 3.5 Left Alibaba Cloud
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme