Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Nihao Ramadhan PCINU Tiongkok Bahas Topik Industri Halal

Posted on April 11, 2022

Beijing, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) dan Muslimat NU Tiongkok mengadakan webinar Nihao Ramadhan dengan topik G20 : Industri Halal Indonesia – Tiongkok pada Ahad (10/4/2022). Dalam acara tersebut, Rais Syuriah PCINU Tiongkok Moh. Zuhri mengungkapkan bahwa Halal Indonesia sudah terbiasa di dengar. Namun halal di Tiongkok menjadi salah satu tema yang sangat menarik dan jarang sekali di perbincangkan.

“Padahal potensi halal di Tiongkok juga sangat luar biasa di tengah masyarakatnya ada sekitar 35 hingga 40 juta Muslim. Jika kita lihat bersama kebutuhan halal secara domestik di Tiongkok semakin lama semakin meningkat,” jelasnya.

Sementara Atase pendidikan dan kebudayaan KBRI Beijing, Yaya Sutarya memaparkan bahwa makanan halal telah menjadi makanan favorit para kaisar Tiongkok yang sejak masa Dinasti Thang telah akrab dengan para diplomat dan Khalifah Utsman. Makanan dibuat berdasarkan olahan para diplomat dan para pedagang khalifah Utsman di Tiongkok yang mengadopsi bumbu setempat untuk memasak makanan Arab.

“Makanan diperkenalkan pada kaisar dan dikembangkan oleh koki di Tiongkok menjadi industri halal yang digemari masyarakat Tiongkok. Menurut sejarah, makanan halal muncul pertama kali pada masa Dinasti Thang 618-907,” ungkapnya.

Ia menyebut merk industri makanan halal paling terkenal di Beijing dibuka pertama kali pada tahun 1775. Industri makanan ini berfokus pada penjualan daging sapi dan kambing yang dibumbui, makanan pokok dari gandum dan produk lain seperti yuchiang semacam roti goreng.

“Selain banyak restoran halal terdapat juga terdapat merk daging kuliner halal di Tiongkok seperti donghaisun, hotpot. Adanya perusahaan makanan instan misalnya baihao. Adanya sertifikat halal yang ingin mendirikan restoran di Tiongkok,” sebutnya.

Industri halal berkembang pesat di Tiongkok karena konsumennya Muslim dan non Muslim. Berdasar data Food and Organization PBB 2019,pasar halal tiongkok mencapai 3% dari pasar halal global dunia. Maka dari itu, peluang untuk industri halal sangat terbuka lebar. Indonesia terus mendorong agar produk halal Indonesia dapat dipasarkan dan dinikmati di Tiongkok.

Pada webinar tersebut Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH Kementerian Agama RI H. Mastuki juga memaparkan bahwa Indonesia masuk posisi keempat dalam Global Islamic Economic Indicator Score dan berhasil menduduki peringkat kedua pada “Halal Food”. Artinya Indonesia sebagai podusen produk halal terbesar di dunia.

“Banyak sekali potensi yang dapat dikembangkan dan disinergikan Indonesia berpeluang menduduki peringkat satu. Salah satu indikator untuk melihat seberapa jauh komitmen, concern yang dari tahun ke tahun dipantau di Indonesia dikenal sebagai “Wisata Halal” yang didukung oleh dari berbagai kementerian, lembaga, dan instansi,” jelasnya.

Mastuki menyebut bahwa Indonesia merupakan satu-satunya negara di dunia yang mewajibkan sertifikat halal pasal 4 UU 33/2014 tentang JPH yang menyebutkan bahwa produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di Indonesia wajib bersertifikat halal. Produk tersebut meliputi produk barang dan jasa.

Pemateri lain Prof Asep Saepudin Jahar selaku Director of Graduate School UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjelaskan bahwa perkembangan industri halal ini sudah masuk ke wilayah yang cukup kompleks dan sudah menjadi Global Concern untuk memberikan jaminan produk dan kebutuhan standar kehidupan.

Oleh karena itu lanjutnya, pelabelan berguna bagi Muslim dan Non Muslim. Bagi Muslim sebagai tujuan perintah agama  (halal dan thayyib), sementara bagi non-Muslim berguna dalam hal kebersihan, kualitas dan manfaatnya sejak proses dibuat hingga barang jadi.

“Ini sudah menjadi kesadaran ekonomi, kesadaran sosial dan kesadaran budaya,” jelasnya.

Industri Halal saat ini, menjadi bagian dari Hak Asasi manusia atau Human rights, untuk dilindungi kebutuhan dan Keamanannya (human need and security) secara sosial dan segala hal untuk keselamatan dan keyakinan hidupnya.

“Halal bukan lagi sebagai ideologi, tapi sebagai resources yang menjadi perhatian setiap negara. Penerimaan produk halal berdampak pada potensi dan sumber ekonomi, maka halal industry menjadi kebutuhan ekonomi, pertumbuhan pendapatan negara dan terjadinya diversifikasi produk, investasi dan pendapatan masyarakat dan negara,” terangnya.

Senada dengan pemateri sebelumnya, Budy Sugandi selaku Ketua Umum MES Tiongkok & Co-chair Y20 Indonesia 2022 menjelaskan bahwa berbicara terkait Makanan halal di Tiongkok sangat di minati bukan hanya di kalangan masyarakat Muslim saja tetapi juga Non Muslim. Restoran di Tiongkok bukan hanya dari Uighur namun banyak sekali restoran yang bisa masuk kesana salah satunya Restoran Indonesia.

Ia menambahkan, peranan Teknologi juga sangat penting bukan sekedar business to bussines tetapi bagaimana memanfaatkan teknologi.

Editor: muhammad Faizin

Artikel ini di kliping dari www.nu.or.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • Inilah Daftar Saham Farmasi di BEI Per Mei 2026, Pilih Mana?
  • Kesehatan Mental Itu Penting: Inilah Isi Chat Terakhir Karyawan Minimarket Sukabumi Bundir
  • Inilah Kampus Swasta Terbaik Jurusan Farmasi di Area Malang Raya
  • Cara Login EMIS 4.0 Kemenag Terbaru 2026 Pakai Akun Lembaga dan PTK Guru Madrasah Aktivasi
  • Survei Parpol Terbaru: Gerindra Unggul, PDIP Ketiga, PKB 5%
  • PKB Resmi Jalin Kerjasama dengan Institut Teknologi & Sains NU Kalimantan
  • Inilah Urutan Terbaru Pangkat TNI Angkatan Darat! (Update 2026)
  • Inilah Panduan Lengkap Operator Sekolah Mengelola SPTJM e-Ijazah dan Menghindari Kesalahan Fatal Data Kelulusan
  • Inilah Syarat dan Penilaian Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur UTBK
  • Download Video Viral Guru Bahasa Inggris? Awas Berisi Virus!
  • PKB Minta Kasus C4bul Pendiri Ponpes Pati Tidak Ada Ampunan & Tuntutan Maksimal
  • Inilah Kronologi Video Viral Preman vs Sopir Di Sumedang
  • Ini Alasan UKP Pariwisata Disindir Konten Kreator Drone Gunung Rinjani
  • Inilah Kronologi Viral Video Dugaan Asusila Pegawai Disdik Pasuruan di Mobil Dinas
  • Polisi Polda Sumut Resmi Dipecat: Dari Video Viral Sampai Sidang Etik Ini Kronologinya
  • ASUS ExpertBook Ultra: Produk Flagship yang Cerminkan Kepemimpinan ASUS di Pasar Global
  • Inilah Tahapan dan Syarat Pendaftaran Beasiswa Garuda 2026 Gelombang II (25 Mei – 25 Juni 2026)
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • Testing Baidu Ernie 5.1, ultra-efficient thinking mode to solve your most complex coding and reasoning challenges with ease
  • How to Evaluate AI Logic Performance Using DeepSeek V4 Flash Think and Gemini 3.1 Flash Light in Complex Reasoning Tests
  • How to Build Your Own Content Factory Using the New Google NotebookLM Intelligence Updates
  • How to Use DFlash for Blazing Fast AI Text Generation on Gemma 4 26B
  • How to Optimize Your AI Agent Using Compiled Knowledge Layers to Replace Traditional RAG Systems
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme