Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PWNU Papua Minta Aparat Keamanan Bertindak Tegas atas Pelaku Kerusuhan

Posted on July 20, 2015

Jayapura, NU Online
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Papua, Tony Wanggai meminta pihak keamanan untuk menindak dengan tegas pelaku pembakaran masjid, apalagi jika ada unsur kriminal.

“Terlepas dari berbagai unsur penyebab, ‘Peristiwa Tolikara’ sangat disesalkan oleh keluarga besar NU di Tanah Papua,” katanya dalam rilis yang dikirim ke media. Kebebasan berpendapat tidak boleh memperkeruh suasan hubungan antar umat beragama. 

Nadhatul Ulama Provinsi Papua, salah satu komponen dalam kehidupan sosial di Tanah Papua, menyadari bahwa relasi sosial antar umat beragama di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Tolikara sedang mengalami ujian.

Dalam konteks yang lebih luas, ia mengemukakan, NU Papua menyatakan sikap bahwa pertama, NU Papua mengakui bahwa relasi sosial keagamaan dan antar umat beragama di Tanah Papua selama ini penuh toleransi, kedamaian dan penuh kasih.

Masuknya agama Kristen di Tanah Papua pada 5 Februari 1855 tidak terlepas dari peran Kesultanan Tidore yang menganut Islam. Artinya, tali silaturahim antar penganut agama yang berbeda telah terjalin lama di Tanah Papua.

Kedua, menurut dia, NU Papua mengakui bahwa merawat, menjaga dan membangun integrasi sosial antar-umat beragama di Tanah Papua menjadi pekerjaan besar yang tidak ada hentinya oleh berbagai organisasi keagamaan.
Ia menyatakan, solidaritas, toleransi, dan moderasi adalah pekerjaan yang tidak sekali jadi dan sekejap terwujud, namun membutuhkan proses berbagi pandangan, komunikasi intensif dan saling memahami.

NU Papua mengakui selama ini Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Papua telah bekerja sepenuh hati untuk mengkabarkan toleransi, Papua Tanah Damai dan solidaritas kebangsaan.

Ketiga, dikemukakannya, NU Papua mengajak berbagai organisasi keagamaan untuk menyadari realitas sosial yang unik berbasis adat dan budaya.

Setiap pendekatan dan kebijakan Pembangunan di Tanah Papua, menurut dia, perlu menghargai kearifan lokal, daya adaptasi masyarakat, dan sosial budaya yang dianut. Demikian pula, di dalam kehidupan keagamaan di Tanah Papua, ada situasi yang khas yang perlu dihormati.

Pola dan cara dakwah baik organisasi keagamaan Islam maupun keagamaan Kristen yang hidup di Tanah Jawa, dinilainya, tidak bisa diterapkan secara bebas dan kaku dalam masyarakat Papua yang menghargai adat istiadat.

“Sikap moderasi di Tanah Papua harus dikedepankan ketimbang sikap fanatisme sempit, baik dari penganut  Islam maupun penganut Kristen,” katanya.

Keempat, dinyatakannya, NU Papua menyeruhkan kepada Pemerintah Pusat bahwa ada pekerjaan rumah besar yang harus dirumuskan segera.

Seiiring dengan dinamika pembangunan yang meningkat di Tanah Papua, dan dinamika pergerakan penduduk keluar masuk di Tanah Papua, dengan berbagai persoalan sosial ekonomi dan politik, menjadi agenda penting yang harus dikelola oleh Pemerintah secara tepat, ujarnya.

Jika tidak, menurut dia, maka relasi sosial yang dapat terganggu karena kompetisi sosial ekonomi, pilihan politik yang berbeda dan daya adaptasi antar budaya yang kurang. Hal itu menjadi potensi munculnya tensi sosial dan pergesekan antar identitas sosial.

Kelima, ia menegaskan, NU Papua menghargai visi besar dan pendekatan Kasih Menembus Perbedaan yang selama dipromosikan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Hal itu menjadi fondasi yang baik dalam merawat toleransi, solidaritas dan nilai damai dari sekat-sekat identitas yang beragam di Tanah Papua. Untuk itu, Kasih Menembus Perbedaan harus diwujudkan ke dalam berbagai aksi nyata dalam pembangunan sosial di Tanah Papua.

Akhirnya, ia menambahkan, NU Papua sadar di alam demokrasi, semua warga bangsa dapat berpendapat secara bebas. Namun, kiranya berbagai pandangan janganlah memperkeruh suasana antar umat beragama.

“Papua Untuk Semua telah menjadi visi besar yang selalu diperjuangkan NU Papua selama ini,” tandas Tony Wanggai. Red: Mukafi Niam

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • Inilah Contoh Naskah Doa Upacara Hardiknas 2026 yang Syahdu dan Penuh Makna
  • Inilah 10 Peringkat SMP di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Hasil TKA TKAD 2025/2026 Terbaru
  • Inilah Cara Download FF Beta Versi Terbaru 2026, Lengkap Dengan Cara Daftar Advanced Server Resmi
  • Inilah Cara Menghilangkan YouTube Shorts di Beranda Biar Nggak Menghambat Scrolling Kalian!
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Run IBM Granite 4.1 Locally: A Complete Guide to the New Open-Source AI Powerhouse
  • How to Build Claude Code Memory System as Your Second AI Brain
  • How to Analyze Real Estate Like a Pro Using AI Agents (Claude Realtor)
  • How to Use OpenAI Symphony to Automate Your Business Tasks
  • How to Automate Stunning Image Generation with Claude Code and Nano Banana
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme