Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Santri Indonesia di Timur Tengah Desak PBNU Bentuk Komite Jazirah

Posted on August 4, 2015

Jombang, NU Online
Santri yang tergabung dalam Pengurus Pusat Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) di Timur-Tengah mendesak PBNU untuk membentuk Komite Jazirah. Hal ini disebabkan melihat kondisi beberapa negara di Timur Tengah yang bertahun-tahun terus dilanda konflik berkepanjangan. 

Demikian disampaikan Juru Bicara Kader LPTNU Muhammad Taufiq, Lc dalam jumpa pers, Selasa (4/8) siang, di Media Center Muktamar ke-33 NU. Taufiq menjelaskan Komite Jazirah sebagai langak PBNU untuk ikut serta dalam usaha mencari dan merealisasikan jalan rekonsiliasi Timur Tengah. Atas nama LPTNU, pelajar yang studi di Yaman itu menyampaikan lima poin resolusi pihaknya sampaikan untuk PBNU.
 
Pertama, jalan rekonsiliasi yang dibangun di atas nilai-nilai sosial ke-NU-an dan berbekal pengalaman keterlibatan PBNU dalam proses rekonsiliasi konflik di Afganistan. 

Kedua, koordinator Komite Jazirah melibatkan kader-kader NU yang berpengalaman tentang latar belakang sosial, politik, agama dan budaya di Timur Tengah. 

Ketiga, Komiter Jazirah segera melakukan komunikasi dengan Rabhitah al-Alam al-Islamy dan Liga Arab atau organisasi lainnya di Timur Tengah.

Keempat, Komite Jazirah mengemban tugas tersampainya lima aspirasi tentang masalah toleransi, keadailan dan perdamaian antarkelompok, kebebasan melakukan ritual keagamaan, menjamin terpeliharanya situs-situs bersejarah di Timur Tengah, dan PBNU berusaha supaya Komite ini diterim oleh para pemimpin di Timur Tengah.

Kelima, PBNU diminta mendirikan Bait al-Tarjamah yang bertugas menerjemahkan dan menerbitkan karya-karya masyayikh dan intelektual NU. 

“Saya mendesak PBNU semaksimal mungkin agar resolusi ini segera dilakukan sebagai salah satu upaya konflik di Timur Tengah,” desak Juru Bicara LPTNU itu dihadapan puluhan wartawan.

Taufiq menambahkan ada lebih dari 1000 pelajar asal Indonesia studi di Yaman yang hingga ini masih diselimuti konflik. “Karena ada konflik, kemudian dipersulit dalam pembuatan visa sehingga belum bisa kembali ke sana (Yaman),” terang santri asal Madura itu.
 
Pihaknya masih mencari solusi bagaimana supaya pelajar yang tidak bisa kembali ke Timur Tengah itu bisa melanjutkan studi di dalam negeri. Sekarang sudah ada beberapa perguruan tinggi yang sudah siap menerima mereka, di antaranya Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU). (M. Zidni Nafi’/Mukafi Niam)

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Hasil Benchmark Xiaomi Pad 8 Global Bocor! Siap-siap Masuk Indonesia Nih
  • KAGET! Ressa Rizky Rossano Akui Sudah Nikah & Punya Anak
  • Inilah Kronologi Ledakan Bom Rakitan SMPN 3 Sungai Raya, Kubu Raya Kalbar
  • Cara Mengatasi Error 208 BCA Mobile
  • Hapus Sekarang! Inilah Hornet, App LGBTQ Tembus Indonesia, Hati-hati
  • Berapa Lama Sih Ngecas HP 33 Watt? Ini Dia Penjelasannya!
  • Cara Cek Saldo Hana Bank Lewat SMS
  • Update Sistem Google Februari 2026: Apa yang Baru dan Perlu Kalian Tahu?
  • Membership FF Bulanan & Mingguan: Berapa DM yang Harus Kalian Siapkan?
  • Maksimal Ngecas HP Berapa Kali Sehari? Boleh 2 Kali Nggak, Sih?
  • Cara Mengatasi Error “Try Again, Open in Another App”
  • Sideload Android: Cara Pasang APK Tanpa Google Play Store (Panduan Lengkap 2026)
  • iPhone Jadi Kamera Vintage Modular? Proyek Kickstarter Ini Bikin Kagum!
  • Cara Mengatasi Video Nest Cam Bermasalah dan Video Hilang
  • iTunes Masih Jadi Rajanya Music? Ini Faktanya!
  • Google Home Smart Button Makin Canggih: Kini Otomatisasi Lebih Fleksibel!
  • F1: The Movie Raih Grammy! Tak Terduga, Kalahkan Bintang Country Ternama
  • Blokir Situs Judi Online: Lindungi Diri & Keluarga dari Dampak Negatif
  • Belanda Larang Anak di Bawah 16 Tahun Gunakan Media Sosial: Ini Detailnya!
  • Gemini Live Mendapat Desain Ulang ‘Floating UI’ yang Super Keren!
  • Galaxy S26 Kehilangan Magnet Qi2? Kebocoran Terbaru Bikin Penasaran!
  • DCT Coin: Crypto Legitim atau Penipuan? Bedah Tuntas, Harga & Fakta Penting!
  • Apple Rilis Update Terbaru untuk iOS, macOS, watchOS & Lainnya!
  • Paket Super Seru Telkomsel: Aplikasi Apa Saja yang Bisa Digunakan?
  • Deus Ex: Human Revolution GRATIS di Android! Buruan Download Sebelum Hilang!
  • Apa Bedanya Thigh, Wing, dan Drumstick di McDonald’s? Yuk, Kupas Tuntas!
  • OpenAI Luncurkan Codex App untuk macOS: Kode Jadi Lebih Mudah!
  • Dana Kaget Wealth Plan: Untung atau Mitos? Review Jujur & Cara Daftarnya!
  • Desain Sony WF-1000XM6 Bocor: Desain Baru, Performa Lebih Gahar!
  • Cara Pinjam 5 Juta di Pegadaian: Mudah, Cepat & Aman! (2024)
  • How to Run Qwen (14B) on AMD MI200 with vLLM
  • How to Enable New Run Dialog in Windows 11
  • How to Disable AI Features in Firefox 148
  • Git 2.53: What’s New?
  • Linux From Scratch Ditches Old System V init
  • Cara Membuat Podcast dari PDF dengan NotebookLlama dan Groq
  • Tutorial Membuat Sistem Automatic Content Recognition (ACR) untuk Deteksi Logo
  • Apa itu Google Code Wiki?
  • Cara Membuat Agen AI Otomatis untuk Laporan ESG dengan Python dan LangChain
  • Cara Membuat Pipeline RAG dengan Framework AutoRAG
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme