Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Turun Aksi, Mahasiswa Unusia Desak Jokowi Tegas Tolak Penundaan Pemilu 

Posted on April 12, 2022

Jakarta,

Sebanyak 67 mahasiswa dari Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) turun aksi dengan membawa berbagai tuntutan. Mereka menyuarakan aspirasi itu di bilangan Istana Negara Jakarta, pada Senin (11/4/2022).

Salah satu tuntutannya adalah meminta Presiden Joko Widodo untuk tegas menolak penundaan pemilihan umum (pemilu) serentak dan perpanjangan masa jabatan menjadi tiga periode. Sebelumnya, Jokowi dalam rapat kabinet menyatakan bahwa pemilu serentak tetap akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024. 

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Mahasiswa Unusia Enggar Apriansyah menyebutkan bahwa Jokowi hanya memastikan tanggal pelaksanannya saja, tetapi tidak memberikan sikap untuk tidak terlibat lagi di dalam kontestasi politik pada 2024 mendatang. Mahasiswa Unusia pun mendesak agar Jokowi benar-benar secara konkret tegas menolak penundaan pemilu serentak. 

“Yang cuma dipastikan kan adalah tanggal 14 Februari 2024, akan menggelar pemilu serentak. Jokowi hanya memberi sikap pemilu serentak 2024, tapi dia tidak memberikan sikap bahwa dirinya tidak akan terlibat lagi dalam politik elektoral,” jelas Enggar, kepada , Senin petang.

Ia membeberkan alasan kenapa Jokowi harus menyatakan sikap secara tegas untuk tidak terlibat pada 2024. Sebab jika Jokowi tetap ikut dalam kontestasi politik, pada pemilu nanti, maka Enggar menilai hal tersebut akan menjadi penyakit bagi demokrasi di negeri ini. 

“Ini akan menjadi penyakit ketika pemilu serentak akan dilakukan dan pencalonan tetap di-setting oleh elite-elite politik, menjadi penyakit bagi rakyat Indonesia, khususnya rakyat miskin,” tegas Enggar. 

Selain itu, Enggar menyoroti sikap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Menurutnya, Luhut adalah orang yang mula-mula menyuarakan soal penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. 

“Kemarin dia (Luhut) mengonsolidasikan para petani agar kemudian bisa memilih atau bisa mendeklarasikan agar Jokowi tetap presiden,” kata Mahasiswa Jurusan Sosiologi Unusia Jakarta semester 6 ini. 

Di banyak kesempatan, Luhut pun kerap menyebut soal big data yang berisi tentang suara masyarakat ingin Jokowi tetap menjadi presiden. Menurut Enggar, Luhut tidak memberikan dasar atau alasan yang jelas.

“Bahkan dalam pernyataannya, Luhut berkata bahwa ini adalah urusan internal pemerintahan, bagaimana mungkin ini urusan internal sedangkan dia sudah bicara big data yang dinarasikan di media. Banyak kalangan mahasiswa dan kalangan elemen rakyat lainnya mendorong Luhut membuka big data tersebut,” tuturnya. 

Mewakili Mahasiswa Unusia yang turun aksi pada hari ini, Enggar berharap agar Indonesia ke depan tidak lagi muncul berbagai problematika yang memicu protes dalam bentuk aksi demonstrasi. 

“Pemerintah harus taat konstitusi,” tegasnya.

Demonstrasi Bentuk Kedewasaan Demokrasi

Dihubungi secara terpisah, Akademisi Unusia Jakarta Muhtar Said menyebut bahwa para pejabat negara harus berhati-hati dalam mengemukakan pendapat dan menelurkan kebijakan agar tidak menimbulkan gejolak kemarahan dari masyarakat. Ia mengatakan, demonstrasi yang dilakukan aktivis mahasiswa pada hari ini sebagai bentuk kedewasaan dalam berdemokrasi. 

“Demonstrasi itu salah satu bentuk kedewasaan (demokrasi). Tapi syaratnya harus ada ketertiban. Kalau demonstrasi dengan kekerasan, itu namanya bukan demonstrasi tapi pemberontakan,” kata Muhtar. 

Dalam melangsungkan aksi demonstrasi harus ada koridor-koridor tertentu yang harus diperhatikan. Sebab kebebasan itu pasti terbatasi dengan kebebasan orang lain, sehingga tidak boleh merusak dan mengganggu ketertiban umum.

“Kebebasan terbatasi dengan kebebasan orang lain. Yang namanya demo itu harus ada pemberitahuan. Harus tertib, tidak merugikan orang lain. Kalau mahasiswa sudah seperti itu, berarti sudah dewasa. Mengungkapkan pendapat dengan cara-cara ketimuran,” ungkapnya.

Senin siang tadi, aktivis mahasiswa dan elemen masyarakat melangsungkan demonstrasi di berbagai daerah. Di Jakarta, terdapat dua titik lokasi aksi yakni di depan Gedung DPR RI dan Istana Negara. 

Mahasiswa Unusia menyerukan aksi dengan slogan ‘Pemerintah Gagal Bernegara’ dan membawa 10 tuntutan yakni tolak wacana tiga periode, turunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), turunkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), cabut Omnibus Law, copot jabatan Luhut, hentikan represivitas aparat kepolisian, kembalikan hak-hak rakyat. 

Kemudian Mahasiswa Unusia mendesak pemerintah untuk mewujudkan pendidikan ilmiah, gratis, dan demokratis. Mereka juga mendesak Presiden Jokowi agar tegas dalam menolak wacana penundaan pemilu. 

Diketahui, Presiden Jokowi telah menggelar dan memimpin rapat soal pemilu 2024 beserta jajaran kabinet pada Ahad (10/4/2022) kemarin, disiarkan akun Youtube Sekretariat Presiden.

Rapat itu dihadiri Menko Polhukam Mahfud Md, Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan, Mendagri Tito Karnavian, Menkum HAM Yasonna Laoly, Menpan RB, Mensesneg Pratikno, dan Seskab Pramono Anung. Ada pula Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

“Saya kira sudah jelas, semuanya sudah tahu bahwa pemilu akan dilaksanakan 14 Februari 2024. Ini perlu dijelaskan. Jangan sampai nanti muncul spekulasi-spekulasi, yang isunya beredar di masyarakat bahwa pemerintah tengah berupaya untuk melakukan penundaan pemilu atau spekulasi mengenai perpanjangan jabatan presiden dan juga yang berkaitan dengan soal tiga periode,” kata Jokowi.

Pewarta: Aru Lego Triono

Editor: Alhafiz Kurniawan

Artikel ini di kliping dari www.nu.or.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Apa itu Benwit/Bensin Sawit? Benarkah Bisa Jadi Solusi Bahan Bakar Masa Depan atau Cuma Hoaks Belaka?
  • Inilah 4 Tablet 5G Termurah April 2026 yang Kencang dan Worth It untuk Kerja!
  • Inilah Rincian UKT Unesa 2026 Jalur SNBP dan SNBT, Cek Biaya Kuliahmu di Sini!
  • Inilah Bocoran Event Free Fire 10 April 2026, Ada Diskon 90 Persen dan Kode Redeem Gratis!
  • Inilah Deretan HP Murah April 2026, dari Infinix NFC Hingga Realme dengan Baterai Super Besar dan Update Penting IGRS
  • Inilah Alasan Google Kena Sanksi Teguran Terkait PP Tunas dan Perlindungan Anak di YouTube
  • Inilah Spesies Baru Homalomena dari Sumatera yang Berhasil Diidentifikasi Melalui Media Sosial
  • Inilah Cara Download FF Advance Server 2026 Apk yang Aman dan Update Misteri Bawah Laut Terbaru!
  • Inilah 10 PTS Terbaik di Indonesia Versi Uniranks 2026, Referensi Mantap Buat Kalian Calon Mahasiswa Baru!
  • Inilah Daftar Lengkap Pusat UTBK 2026 di Jawa Tengah, Cek Lokasi dan Alamat Kampusnya Biar Nggak Salah Alamat!
  • Inilah Alasan Kenapa Hasil TKA Jadi Kunci Penting di Jalur Prestasi SPMB 2026, Orang Tua Wajib Tahu!
  • Inilah Alasan Kenapa Situs Bumiayu Dianggap Lebih Tua dari Sangiran dan Jadi Kunci Sejarah Jawa
  • Inilah Cara Cerdik Larva Kumbang Hitam Eropa Meniru Aroma Bunga untuk Menipu Lebah
  • Inilah 45 Planet Berbatu yang Paling Berpotensi Jadi Rumah Kedua Manusia di Masa Depan
  • Inilah Cara Ambil Kursus Online Gratis dari Harvard University untuk Asah Skill Digital Kalian!
  • Inilah Rincian UKT UGM 2026 Jalur SNBP dan SNBT, Calon Mahasiswa Wajib Tahu!
  • Inilah Daftar 25 Universitas Terbaik di Inggris 2026 Versi The Guardian yang Wajib Kalian Lirik!
  • Inilah Alasan University of Oxford Masih Jadi Juara Dunia di QS Rankings 2026, Empat Jurusan Ini Nggak Ada Lawannya!
  • Inilah 17 Rahasia Tips Sukses dari Produk Digital, Yuk Simak!
  • Inilah Peluang Lolos SNBT Unair 2026, Cek Keketatan Jurusan Pilihanmu Sekarang!
  • Hapus PR! China Baru Saja Rombak Aturan Sekolah, Inilah Caranya Mereka Ngurangin Beban Stres Siswa
  • Inilah Daftar Negara Paling Sopan di Dunia, Ternyata Jepang Juaranya Bukan Eropa!
  • Inilah Alasan Kenapa Ada Gurun yang Letaknya Malah di Pinggir Laut, Kok Bisa?
  • Inilah Cara Mengajukan bluExtraCash BCA Digital, Pinjaman Online Tanpa Agunan yang Bisa Cair Kilat Sampai 50 Juta
  • Inilah Cara Mengisi Berita Acara Pengecekan Penyimpanan Eksternal Bantuan Pemerintah Lewat CrystalDiskInfo, Gampang Banget!
  • Belum Tahu? Inilah Cara Pasang FF Kipas Org OB52 Apk Biar Nggak Mentok Logo dan Bisa Jadi Sultan!
  • Belum Tahu? Inilah FF Kipas Custom Free 32 Bit APK, Solusi Lag atau Malah Bikin Masalah?
  • Inilah Daftar Kode Redeem Blox Fruits Terbaru dan Cara Pakainya Biar Cepat Level Max!
  • Ini Trik Supaya YouTube Shorts Kalian Ranking 1 di Pencarian
  • Inilah Daftar Kode Redeem Fish It Roblox Terbaru April 2026 dan Cara Klaimnya Biar Mancing Makin Gacor!
  • Is it Time to Replace Nano? Discover Fresh, the Terminal Text Editor You Actually Want to Use
  • How to Design a Services Like Google Ads
  • How to Fix 0x800ccc0b Outlook Error: Step-by-Step Guide for Beginners
  • How to Fix NVIDIA App Error on Windows 11: Simple Guide
  • How to Fix Excel Formula Errors: Quick Fixes for #NAME
  • How to Use VoxCPM2: The Complete Tutorial for Professional Voice Cloning and AI Speech Generation
  • Complete tutorial for Creao AI: How to build smart AI agents that automate your daily tasks
  • How to Streamline Your Digital Workflow with TeraBox AI: A Complete Tutorial for Beginners
  • How to Run Google Gemma 4 Locally: A Beginner’s Guide to Tiny but Mighty AI Models
  • A Beginner Tutorial on Cloning Website Source Code Using ChatGPT and AI Logic Reconstruction
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme