Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Urgensi Peran Ulama Bagi Pelestarian Alam

Posted on April 10, 2022

Kliping Pemikiran Islam, Ditulis oleh Wildan Fatoni Yusuf

Menanggulangi krisis lingkungan bukan hanya tugas kementerian lingkungan  hidup saja, tapi semua elemen masyarakat juga mempunyai tanggung jawab akan hal  ini terutama kalangan ulama. Mengapa?

Nabi Muhammad saw sangat memperhatikan lingkungan. Beliau menyayangi hewan, melarang penebangan yang menyebabkan bahaya serta menganjurkan untuk  menanam pohon yang bermanfaat bagi sesama. Nabi juga Melarang pencemaran lingkungan. Semua ini tidak lain karena misi utama Nabi adalah menjadi rahmat bagi semesta alam, seperti yang dijelaskan oleh firman Allah:

“Dan kami tidak mengutus engkau (muhammad) kecuali sebagai rahmat bagi seluruh  alam.” QS. Al-Anbiya’ 107.

Para ulama, kyai, ustadz merupakan penerus estafet perjuangan Nabi  Muhammad SAW, sebagaimana sabda beliau:

“Para orang alim adalah pewaris para nabi.” HR. Abu Dawud.

Sebagai penerus perjuangan para nabi, sudah pasti mereka mewarisi semua keilmuan maupun sikap nabi, termasuk mengasihi seluruh alam. Ajaran-ajaran Nabi tentang lingkungan nampaknya perlu ditampakkan lagi oleh kalangan ulama’.

Kerusakan alam yang semakin parah dari waktu ke waktu tentu tidak terlepas dari kesalahan manusia. Meskipun kerusakan alami juga terjadi. Tapi kerusakan yang  diakibatkan oleh ulah tangan manusia juga sangat berperan dalam hal ini. Selaras dengan firman Allah:

َ“Telah nampak kerusakan di darat dan laut disebabkan karena perbuatan tangan  manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan  mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” QS. Al-Rum: 41.

Manusia sebagai makhluk pemegang kekuasaan di dunia telah semaunya sendiri  mengolah, mengeksploitasi alam dengan tanpa batas. Hal ini tak lain karena didasari  sikap egois dan keserakahan. Namun ada juga sekelompok masyarakat melakukan hal-hal yang berdampak negatif pada lingkungan lebih karena didasari ketidaktahuannya. Mereka tak faham bahwa merusak lingkungan merupakan hal yang dilarang syariat.
Baca juga:  Mengantisipasi Serangan Balik Islam Politik
Di sinilah tugas kalangan agamawan. Mereka patut untuk mengoreksi dirinya. Apakah dakwah dan perannya hanya tertentu pada pengajaran dan kegiatan keagamaan saja? Apakah masalah lingkungan bukan tanggung jawab mereka?

Tentu saja masalah lingkungan menjadi tanggung jawab bersama, apalagi  kalangan pesantren. Masyarakat yang tidak tahu-menahu tentang lingkungan dan aktivitasnya yang merusak lingkungan perlu mendapat siraman dan nasehat dari kalangan pesantren. Bahwa merusak alam merupakan larangan syariat, senada dengan firman Allah:

“Dan janganlah kalian berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik, berdoalah kepadanya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya kasih  sayang Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik.”

Status kyai, ustadz, santri maupun sebutan tokoh agama lain tentu mendapat  posisi penting di tengah masyarakat. Ceramah, dawuh, fatwa atapun rumusan hukum  agama yang dicetuskan oleh kalangan pesantren tentu menjadi sesuatu yang  disakralkakan. Oleh karena itu, dengan modal besar ini, jika perhatian mereka terhadap  lingkungan ditampakkan dan ditularkan pada khalayak umum, tentu hasil maksimal  akan mudah didapat.

Sebenarnya banyak kyai memiliki perhatian besar pada lingkungan. Salah satu  contohnya adalah Alm. KH. M. Abdullah Maksum Jauhari, salah satu pengasuh PP.  Lirboyo Kediri. Saat marak terjadi penebangan liar dan perusakan hutan di sekeliling Gunung Wilis, masyarakat sekitar benar-benar merasakan dampak kegiatan tersebut. Namun sayangnya, saat itu aparat terkesan diam dan tidak bertindak.

Karena mulai resah dang geram dengan aksi tersebut, Masyarakat pun mengadu pada Gus Maksum. Mendengar keluhan, Gus Maksum dengan diiringi para pendekar santri, turun tangan langsung untuk melakukan aksi nyata. Tidak tanggung-tanggung,  dengan berlatar belakang kyai yang pendekar, beliau menuju lokasi pembalakan dan menyergap serta menghentikan kegiatan illegal tersebut. Sontak para pelaku yang  melihat kedatangan beliau langsung lari tunggang langgang, mereka takut karena telah  mendengar kebesaran nama serta ”kesaktian” Gus Maksum. Sebagian dari pelaku  tersebut berhasil tertangkap dan di serahkan ke pihak berwenang.
Baca juga:  Yahudi dan Islam di antara Propaganda Antisemitisme
Yang patut diperhatikan, Gus Maksum mendatangi area tersebut dengan  dipapah abdi ndalemnya, karena saat itu memang dalam kondisi sakit. Setelah kegiatan ini, Kyai yang juga pendiri Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa ini berpesan jika terjadi kasus perusakan dan penebangan liar lagi langsung saja lapor pada beliau, dan beliau  sendiri pula yang akan menindaknya.

Di Jawa Tengah, ada sosok Gus Mus. Tahun 2015 warga sekitar pegunungan kendeng berjuang menolak aktivitas PT. Semen Indonesia yang dinilai merusak lingkungan dan mengancam ekonomi mayarakat. Unjuk rasa juga jalur hukum telah ditempuh untuk menghentikan aktivitas ini. Tenda sebagai titik perkumpulan juga telah lama didirikan.

Hingga tepat pada hari ke 530, KH. Musthafa Bisri datang langsung ke tenda perjuangan tersebut untuk memberikan apresisasi serta berjuang bersama masyarakat pedesaan. “Alhamdulillah, akhirnya saya bisa mendatangai warga untuk menyampaikan penghargaan atas kepedulian warga terhadap kelestarian alam dan lingkungan. Itu penting. Keserakahan manusialah yang menyebabkan kelestarian alam  rusak” kata Kyai yang juga penyair ini.

“Kehadiran dan dukungan Gus Mus makin membuat kami semangat berjuang  menyelamatkan bumi pertiwi. Menyelamatkan Pegunungan Kendeng.” kata Sukinah, salah satu warga.

Dari kejadian ini kita melihat, begitu besar dampak peran kyai bagi masyarakat. Tindakan langsung maupun motivasi kepedulian terhadap lingkungan yang dikeluarkan oleh kyai sangat berkesan dan dapat membangkitkan jiwa mayarakat untuk kembali  memperhatikan lingkungan.
Baca juga:  Pemetik Puisi (14): Radhar Panca Dahana
Namun sayangnya, saat ini kita melihat banyak ceramah ataupun fatwa para ulama tentang peribadatan, cinta tanah air, ekonomi, jihad dan lain sebagainya. Namun sangat sedikit dijumpai ceramah tentang menjaga lingkungan, menanam pohon dan lain  sebagainya.

Yang juga perlu digarisbawahi, peran tokoh agama dalam hal-hal seperti ini terkadang hanya sebagai penyadar masyarakat ataupun legitimator, jika terjadi hal-hal  yang masih dianggap bertentangan dengan teks keagamaan oleh sebagian kalangan. Mereka seperti hanya terlihat mengkampanyekan pola gerakan maupun program yang  sudah dibuat oleh orang lain. Seakan terlihat bahwa peran partisipatif kalangan pesantren tidak secara total.

Oleh karena itu, Kyai atau ulama serta kalangan pesantren dengan segudang keilmuan yang mutabahir (luas) hendaknya juga harus mulai melakukan riset tentang kerusakan serta upaya pelestarian alam. Hingga pada akhirnya juga mampu menyumbangkan gagasan serta program inovatif tentang pelestarian lingkungan dan bukan hanya sebagai pemberi legalitas serta agen penyadar saja.

Nilai-nilai kesederhanaan seperti sifat qanaah dan meninggalkan keserakahan yang sudah sangat lazim diajarkan dan diamalkan di pesantren tentu jika diterapkan dalam kehidupan masyarakat luas, sangat mampu untuk menanggulangi kerusakan lingkungan yang sebagian besar juga disebabkan karena pemanfaatan kekayaan alam secara eksploitatif. Masalahnya, menerapkan nilai-nilai dalam kehidupan masyarakat, tentu tidak semudah membalik telapak tangan. Medan dakwah serta kehidupan masyarakat modern yang semakin jauh dari sifat religius semakin membuat sulit upaya tersebut.

Maka sekali lagi, harus segera diadakan riset dan koreksi terhadap metode dakwah kalangan pesantren, agar tujuan penanggulangan kerusakan lingkungan tersebut dapat segera tercapai.

Baca Juga

Artikel ini di kliping dari Alif.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Inilah Contoh Naskah Doa Upacara Hardiknas 2026 yang Syahdu dan Penuh Makna
  • Inilah 10 Peringkat SMP di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Hasil TKA TKAD 2025/2026 Terbaru
  • Inilah Cara Download FF Beta Versi Terbaru 2026, Lengkap Dengan Cara Daftar Advanced Server Resmi
  • Inilah Cara Menghilangkan YouTube Shorts di Beranda Biar Nggak Menghambat Scrolling Kalian!
  • Inilah Kabar Gembira Program Magang Nasional 2026, Kuota Naik Drastis Jadi 150 Ribu Peserta!
  • Inilah House of Amartha: Mengenal Bisnis Thariq Halilintar di Balik Pernikahan Mewah El Rumi dan Syifa Hadju
  • Inilah Cara Kuliah S1-S2-S3 Gratis dan Cepat Lewat Beasiswa BIB Kemenag Jalur Akselerasi 2026
  • Inilah Aturan Baru Penugasan Guru Non-ASN 2026, Nasib Kalian Ditentukan Sampai Tanggal Ini!
  • Inilah Cara Daftar Pra SPMB Banten 2026 Biar Proses Masuk Sekolah Jadi Makin Lancar
  • Inilah Rincian Biaya Jalur Mandiri Untirta 2026 Lengkap Per Fakultas dan Program Studi
  • Inilah Cara Daftar Pra SPMB Kota Semarang 2026 untuk Calon Siswa SD, Jangan Sampai Ketinggalan!
  • Inilah Cara Daftar PPOP DKI Jakarta 2026: Persiapkan Diri Kalian Jadi Calon Atlet Elite Ibu Kota!
  • Inilah Alasan Raja Ampat Disebut Surga Terakhir di Bumi dengan Biodiversitas Laut Paling Gokil di Dunia
  • Inilah Tanggapan PKB Soal KPK Usul Syarat Capres Harus Kader Partai
  • Inilah 5 Calon Ketua DPC PKB Timor Tengah Selatan dan Perubahan Aturan Seleksi yang Perlu Kalian Perhatikan
  • Inilah 51 Kode Redeem FF Terbaru 29 April 2026, Ada Gintoki Bundle dan Skin Eksklusif!
  • Inilah Profil Abdul Kadir Karding, Politikus PKB yang Resmi Dilantik Menjadi Kepala Badan Karantina Nasional!
  • Inilah 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru Mei 2026, Ada Trik Rahasia Dapetin Pemain OVR 119 di Event TOTS!
  • Inilah iPhone Ultra, Bocoran Ponsel Lipat Pertama Apple dan MacBook Ultra Layar Sentuh yang Siap Mengguncang Pasar!
  • Inilah Bocoran Tanggal Rilis dan Gameplay EA Sports UFC 6 yang Paling Dinantikan
  • Inilah Arti Move WA dalam Bahasa Gaul yang Sering Muncul di Aplikasi Kencan dan Media Sosial
  • Inilah realme C100, Smartphone dengan Baterai Titan 8000mAh Pertama yang Garansi Awet Sampai 7 Tahun!
  • Inilah Cara Mengatasi Third Party Software Is Interfering With Roblox yang Sering Muncul Tiba-Tiba
  • Inilah Penyebab Data Seluler Tidak Bisa Digunakan Padahal Sudah Aktif dan Solusi Praktis Mengatasinya
  • Inilah Kenapa Canva Error 503 Tidak Bisa Dibuka Hari Ini dan Cara Mengatasinya Sampai Layanan Kembali Normal
  • Inilah Cerita Hangat di Balik Muscab PKB Kebumen: Dari Urusan Dapur Hingga Strategi Pemenangan 2029!
  • Inilah Kronologi dan Identitas 4 WNI yang Disandera Perompak Somalia di Kapal MT Honour 25
  • Inilah Alasan PKB Kaji Ulang Ambang Batas DPRD Biar Sejalan Sama Putusan MK
  • Inilah Jadwal Pengumuman Hasil TKA SD dan SMP 2026 dan Cara Cek Skor Kalian Secara Online
  • Inilah HP Gaming Vivo Terbaik 2026 yang Paling Gahar, Main Game Berat Nggak Pake Ngelag!
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Transform Your Windows 11 Interface into a Sleek and Modern Aesthetic Masterpiece
  • How to Understand Google’s New TPU 8 Series for Massive AI Training and Inference
  • How to Level Up Your PC Gaming Experience with the New Valve Steam Controller and Its Advanced Features
  • Is it Time to Replace Nano? Discover Fresh, the Terminal Text Editor You Actually Want to Use
  • How to master OpenClaw voice personas to automate your business communication with a personalized human touch that builds customer trust
  • How to master AI agents using Hermes Web UI and the powerful new Xiaomi MiLM V2.5 model for beginners
  • How to Create Professional Movies and Advertisements Automatically Using the 50 Plus Artificial Intelligence Models in Studio by Abacus AI
  • How to use ChatGPT Images 2.0 to transform your creative ideas into professional visual assets
  • How to Use Dreamina SeaDance 2.0 to Create Professional Motion Graphics and Viral Videos Like a Pro
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme