Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PKB Siap Songsong Kesadaran Politik Rakyat

Posted on March 1, 2013

JAKARTA – Pengalaman dua kali pemilu pasca reformasi dinilai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) cukup sebagai fase pembelajaran demokrasi. Fase yang penuh dengan praktik politik transaksional pada Pemilu 2004 dan 2009 diyakini bakal berubah pada 2014. Pragmatisme politik yang dominan diyakini akan segera bergeser, berganti dengan partisipasi politik publik yang lebih sehat.

“Partisipasi pemilih pada Pemilu 2014 akan berubah dari partisipasi pancingan, mobilisasi, menuju partisipasi yang sesungguhnya. Partisipasi yang berangkat dari kesadaran politik baru,” kata Ketua Umum PKB A Muhaimin Iskandar saat pidato politik dalam rangkaian Tasyakuran Harlah ke-13 PKB di Jakarta.

Dengan perubahan perilaku politik pemilih yang mengarah pada kematangan ini, Cak Imin-sapaan Muhaimin Iskandar, menjelaskan, pemilu 2014 mendatang akan menjadi pemilu yang paling tidak mudah diprediksi. Akan banyak kejutan baru terkait perolehan suara parpol. Karena rakyat akan berpikir ulang tentang cara memilih dan menentukan pilihan.

Ini menurutnya disebabkan dua faktor. Pertama, dua kali pemilu pada 2004 dan 2009 didominasi partisipasi politik rendah. Sebagai sebuah proses pendewasaan pasca reformasi, ini wajar. Karenanya pengalaman pemilu kali ketiga nanti dipastikan bakal lebih dinamis. “Seperti hasil berbagai survei (tentang elektabilitas parpol) misalnya, hari ini dinamika politiknya makin seru, fluktuasinya makin dahsyat,” tutur Menakertrans ini.

Lalu faktor berikutnya, jelas Cak Imin, era reformasi belakangan juga beriringan kuat dengan berkembang pesatnya teknologi informasi. Dia meyakini peran teknologi ke depan akan sangat berpengaruh pada
peningkatan partisipasi politik aktif masyarakat. “Karena itu saatnya kita songsong kesadaran politik rakyat dan partisipasi politik rakyat yang beradab,” tegasnya di hadapan ratusan
fungsionaris dan simpatisan.

Sebagai salah satu bekal penting menghadapi era kesadaran politik ini, Cak Imin meminta seluruh kader partainya untuk lebih cerdas dalam menggunakan insting politiknya. Di tengah keterbatasan pendanaan, menurutnya tidak ada pilihan lain cara memenangkan simpati rakyat kecuali dengan kecermatan dan insting politik yang dalam.

Sementara Ketua Umum PB NU KH said Ail Siradj yang turut memberikan sambutan dalam Tasyakuran Harlah kemarin malam mengingatkan, kalau memang PKB bertekad ingin menjadi partai pejuang Ahlussunnah wal
jamaah, maka syaratnya partai yang memang dalam sejarahnya didirikan oleh para tokoh petinggi NU ini, harus sering turun ke bawah menyapa dan merawat konstituennya yang mayoritas warga NU.

“Untuk menjadi bagian dari wal jamaah, PKB harus sering turun ke bawah, mengunjungi pondok-pondok pesantren. Tidak harus selalu membantu banyak, menyapa saja insyaallah itu sudah cukup,” tuturnya. Sumber: JPNN

Terbaru

  • Inilah Estimasi Waktu Pencairan TPG 2026 Sehabis SKTP Muncul di Info GTK
  • Cara Menggunakan openClaw untuk Kebutuhan SEO
  • Apakah Tunjangan Profesi Guru Hangus Karena SKTP Belum Terbit?
  • Cara Tarik Saldo PNM Digi ke Rekening & Daftar: Panduan Lengkap & Terbaru!
  • Apa itu Penipuan Michat Hotel?
  • Yang Baru di Claude 5 Sonnet
  • Tip Jadi Kreator di Pinterest Tahun 2026
  • Cara Jualan Produk Digital Tanpa Harus Capek Promosi Terus-Menerus
  • Rangkuman Strategi Bisnis Baru dari CEO Youtube 2026, Wajib Dibaca Kreator Nih
  • Apa itu Platform WeVerse? Ini Penjelasan Lengkapnya
  • Inilah Cara Mendapatkan 1000 Subscriber Cuma dalam 3 Hari Tanpa Edit Video Sama Sekali
  • Apa itu Shibal Annyeong yang Viral TikTok?
  • Apakah iPhone Inter Aman?
  • Kenapa Gemini AI Bisa Error Saat Membuat Gambar? Ini Penjelasannya!
  • Daftar Akun Moonton via Web Tanpa Aplikasi untuk MLBB
  • Cara Hapus Akun Terabox: Panduan Lengkap dan Aman
  • Khaby Lame’s $957M Digital Identity Deal Explained
  • Cek HP Anak, Apakah Ada Video Viral Cukur Kumis Bawah
  • Jika ATM Terpelanting, Apakah Saldo Aman?
  • Inilah 5 Rekomendasi Smartwatch Terbaik di Bawah Rp1 Jutaan
  • Siapa Daud Tony yang Ramal Jatuhnya Saham & Harga Emas-Perak?
  • Berapa Cuan Dari 1.000 Tayangan Reels Facebook Pro?
  • Apakah Jika Ganti Baterai HP, Data akan Hilang?
  • Apa itu Game Sakura School Simulator Solwa?
  • Hasil Benchmark Xiaomi Pad 8 Global Bocor! Siap-siap Masuk Indonesia Nih
  • KAGET! Ressa Rizky Rossano Akui Sudah Nikah & Punya Anak
  • Inilah Kronologi Ledakan Bom Rakitan SMPN 3 Sungai Raya, Kubu Raya Kalbar
  • Cara Mengatasi Error 208 BCA Mobile
  • Hapus Sekarang! Inilah Hornet, App LGBTQ Tembus Indonesia, Hati-hati
  • Berapa Lama Sih Ngecas HP 33 Watt? Ini Dia Penjelasannya!
  • Calibre 9.2 Released: New ZIP Output and Features for E-Book Lovers
  • Raspberry Pi 4 Rev 1.5 Dual RAM Explained for Beginners
  • Darktable 5.4.1 Released: Major Bug Fixes and New Features
  • GNU Linux vs Just Linux: What’s the Difference Explained
  • How to Add Shared Mailbox in Outlook
  • Cara Ubah Role Definition Menjadi Custom Instructions yang Efektif buat Claude Project
  • Cara Mendefinisikan Role Project Claude Agar Hasilnya Lebih Akurat dan Konsisten
  • Cara Buat AI Asisten Pribadi dengan Teknik RAG
  • Cara Membuat Podcast dari PDF dengan NotebookLlama dan Groq
  • Tutorial Membuat Sistem Automatic Content Recognition (ACR) untuk Deteksi Logo
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme