Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PKB Tidak Antikenaikan Ambang Parlemen

Posted on November 10, 2011

Jakarta –

Ketua Partai Kebangkitan Bangsa, Malik Haramain, menyatakan partainya tidak menolak kenaikan parliamentary threshold atau ambang parlemen. PKB setuju PT dinaikkan, namun bertahap dan tidak melonjak drastis.

“Jadi kalau ada yang bilang PKB ingin bertahan di angka 2,5 persen, itu salah. PKB dukung kenaikan PT, tapi itu dilakukan secara gradual dan bertahap,” ujar Malik dalam diskusi di DPR RI, Jakarta, Kamis 10 November 2011.

Sebab, menurutnya PKB juga memahami sistem pemerintahan presidensial dapat kompatibel dengan parlemen multipartai yang sederhana. Dengan kata lain, PKB setuju dilakukan penyederhanaan partai yang duduk di parlemen. “Oleh karena itu kenaikan PT menjadi 3 persen atau 3,5 persen itu menurut kami masih dapat diterima,” kata Malik.

Hal yang penting untuk dilihat dalam revisi Undang-undang Pemilu, menurut Malik, adalah aspirasi politik masyarakat terwujud secara nyata di parlemen. Dengan kenaikan PT yang tinggi menurutnya akan semakin meningkatkan pula suara yang hilang, karena tak bisa diwujudkan menjadi perwakilan di parlemen.

“Pemilu harus menjamin kedaulatan rakyat. Karena itu, di sinilah kemudian harus dipahami bahwa derajat representatif masyarakat dalam Pemilu itu sangatlah penting. Ketika derajat representasi politik masyarakat itu rendah, itu cerminan kegagalan Pemilu,” kata Malik.

Oleh karena itu, Malik memandang rumusan UU Pemilu yang baru harus bisa memperkuat representasi atau keterwakilan aspirasi masyarakat tersebut. “Mesti dibahas bagaimana memperkuat representasi itu, bagaimana suara konstituen secara penuh 100 persen bisa menjadi kursi, tidak ada yang hilang,” kata Malik.

Jalan keluar yang paling mungkin untuk mengatasi perbedaan pendapat mengenai PT di antara partai besar dengan partai menengah kecil, menurut Malik, adalah dengan membuat aturan ambang batas pembentukan fraksi. “Jadi menurut saya bisa PT misalnya 3 atau 3,5 persen. Dengan begitu mungkin jumlah partai yang lolos ke parlemen nanti bisa ada 9. Tapi untuk membentuk fraksi katakanlah syaratnya minimal 5 persen. Dengan begitu jumlah fraksi mungkin akan ada 5 di parlemen. Tapi ini akan mengefektifkan pengambilan keputusan di parlemen,” kata Malik.

Terbaru

  • Hasil Benchmark Xiaomi Pad 8 Global Bocor! Siap-siap Masuk Indonesia Nih
  • KAGET! Ressa Rizky Rossano Akui Sudah Nikah & Punya Anak
  • Inilah Kronologi Ledakan Bom Rakitan SMPN 3 Sungai Raya, Kubu Raya Kalbar
  • Cara Mengatasi Error 208 BCA Mobile
  • Hapus Sekarang! Inilah Hornet, App LGBTQ Tembus Indonesia, Hati-hati
  • Berapa Lama Sih Ngecas HP 33 Watt? Ini Dia Penjelasannya!
  • Cara Cek Saldo Hana Bank Lewat SMS
  • Update Sistem Google Februari 2026: Apa yang Baru dan Perlu Kalian Tahu?
  • Membership FF Bulanan & Mingguan: Berapa DM yang Harus Kalian Siapkan?
  • Maksimal Ngecas HP Berapa Kali Sehari? Boleh 2 Kali Nggak, Sih?
  • Cara Mengatasi Error “Try Again, Open in Another App”
  • Sideload Android: Cara Pasang APK Tanpa Google Play Store (Panduan Lengkap 2026)
  • iPhone Jadi Kamera Vintage Modular? Proyek Kickstarter Ini Bikin Kagum!
  • Cara Mengatasi Video Nest Cam Bermasalah dan Video Hilang
  • iTunes Masih Jadi Rajanya Music? Ini Faktanya!
  • Google Home Smart Button Makin Canggih: Kini Otomatisasi Lebih Fleksibel!
  • F1: The Movie Raih Grammy! Tak Terduga, Kalahkan Bintang Country Ternama
  • Blokir Situs Judi Online: Lindungi Diri & Keluarga dari Dampak Negatif
  • Belanda Larang Anak di Bawah 16 Tahun Gunakan Media Sosial: Ini Detailnya!
  • Gemini Live Mendapat Desain Ulang ‘Floating UI’ yang Super Keren!
  • Galaxy S26 Kehilangan Magnet Qi2? Kebocoran Terbaru Bikin Penasaran!
  • DCT Coin: Crypto Legitim atau Penipuan? Bedah Tuntas, Harga & Fakta Penting!
  • Apple Rilis Update Terbaru untuk iOS, macOS, watchOS & Lainnya!
  • Paket Super Seru Telkomsel: Aplikasi Apa Saja yang Bisa Digunakan?
  • Deus Ex: Human Revolution GRATIS di Android! Buruan Download Sebelum Hilang!
  • Apa Bedanya Thigh, Wing, dan Drumstick di McDonald’s? Yuk, Kupas Tuntas!
  • OpenAI Luncurkan Codex App untuk macOS: Kode Jadi Lebih Mudah!
  • Dana Kaget Wealth Plan: Untung atau Mitos? Review Jujur & Cara Daftarnya!
  • Desain Sony WF-1000XM6 Bocor: Desain Baru, Performa Lebih Gahar!
  • Cara Pinjam 5 Juta di Pegadaian: Mudah, Cepat & Aman! (2024)
  • How to Run Qwen (14B) on AMD MI200 with vLLM
  • How to Enable New Run Dialog in Windows 11
  • How to Disable AI Features in Firefox 148
  • Git 2.53: What’s New?
  • Linux From Scratch Ditches Old System V init
  • Cara Membuat Podcast dari PDF dengan NotebookLlama dan Groq
  • Tutorial Membuat Sistem Automatic Content Recognition (ACR) untuk Deteksi Logo
  • Apa itu Google Code Wiki?
  • Cara Membuat Agen AI Otomatis untuk Laporan ESG dengan Python dan LangChain
  • Cara Membuat Pipeline RAG dengan Framework AutoRAG
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme