Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Tidak Hanya PSSI, PKB Juga Perlu dinormalisasi

Posted on May 14, 2012

JAKARTA – Mantan Ketua Umum PBNU, KH Hasyim Muzadi mengatakan sejak tampil sebagai tokoh NU di Munas Alim Ulama di Situbondo, Jawa Timur, tahun 1983, KH Abdurrahman Wahid sudah terlihat memiliki pemikiran yang besar, reformis kologial, sebagai pendobrak dan mandiri. Akibat kemandiriannya itu dalam memimpin NU, maka Gus Dur tidak mudah dikuasasi oleh penguasa.

Hal tersebut disampaikan Hasyim Muzadi pada pembukaan Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) PKB Gus Dur di Kantor DPP PKB Gus Dur di Kalibata, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (9/4). Muspimnas dihadiri oleh 33 DPW PKB Gus Dur se-Indonesia.

Selain itu, lanjut Hasyim, Gus Dur siap terbakar, siap mengalah dan siap berkorban untuk kepentingan rakyat, bangsa dan negara yang lebih besar. Sementara tokoh lain hanya siap membakar dan merusak-rusak rakyatnya. “Anehnya, siap jungkir-balik siang malam hanya merasa bangga karena dipanggil oleh presiden.”

Namun, di tengah kebesaran Gus Dur itu banyak orang berkelompok-kelompok. Di mana di antara orang-orang itu pertama, ada yang mengerti pemikiran Gus Dur dan mengamalkan serta mengembangkannya. Kedua, menikmati kebesaran Gus Dur, tapi tidak sebangun dengan visi Gus Dur, imbuh Hasyim.

“Kelompok kedua ini, hidupnya yang semula keleleran di jalanan, terus merasa menjadi orang, pakai dasi, beruang dan memiliki jabatan. Dan, anehnya mereka ini tetap di bawah lindungan Gus Dur, tapi melawan Gus Dur melalui tangan orang lain. Itulah orang-orang yang penuh dengan kemunafikan,” ujar Hasyim.

Dikatakannya, pada 23 Juli tahun 1998, Gus Dur mendirikan PKB dengan tiga pemikiran besar. Yaitu pemikiran keagamaan, integrasi kebangsaan dan politik. Itulah yang harus dikembangkan dan diimplementasikan dalam kondisi politik yang sudah sampai pada titik masya Allah, yaitu menghalalkan segala cara sekarang ini.

“Yaitu politik yang tidak mabadi’ khoiru ummah, tidak mengabdi untuk kepentingan rakyat. Melainkan untuk memperkaya diri sendiri, penuh dengan kebohongan, politik transaksional, banyak makelar kasus dan pemerasan hukum. Hal itu melahirkan dua golongan; yaitu, yang kaya makin kaya sekali dan yang miskin bertambah melarat,” tuturnya.

Dengan demikian, maka yang terjadi adalah jual beli politik. Demokrasi menjadi industri politik dan bisa mengatakan demokrasi di mana-mana, tapi tidak bisa dibuktikan. Demokrasi tidak lagi melindungi, mengadvokasi dan tidak mensejahterakan rakyatnya. Yang terjadi sebaliknya, mendzalimi dan menindas rakyatnya. Karena itu sampai kapan negara ini bertahan oleh gerogotan parpol dengan transaksi politik tersebut?, tanya Hasyim Muzadi.

“Untuk itu, perlu normalisasi demokrasi Indonesia. Yang harus dinormalisasi bukan saja PSSI, tapi juga PKB dan demokrasi bangsa ini. Bagi pelanjut perjuangan politik Gus Dur perlu orientasi perjuangan, disiplin dan pegangan politik agar tidak keluar dari mabadi’ khoiru ummah, mengabdi untuk kepentingan umat, bangsa dan Negara,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Umum PKB Gus Dur, Zannuba Arifah Chafsoh atau Yenny Wahid menegaskan PKB tidak boleh menghamba kekuasaan, tapi harus kembali kepada jatidiri partai untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, bangsa dan Negara.

“Uang dan kekuasaan tidak menjamin eksistensi partai. Banyak partai besar di era Orde Baru, tapi jatuh setelah reformasi. Demikian pula, parpol yang berkuasa ternyata jatuh dan turun drastis perolehan suaranya dalam pemilu. Dengan demikian, kita harus akhiri politik transaksional dan PKB Gus Dur siap mengikuti pemilu 2014,” tukasnya.

Terbaru

  • Inilah Alasan Kenapa Samsung Galaxy S27 Bakal Pakai 50 Persen Chipset Exynos, Qualcomm Mulai Ditinggalkan?
  • Inilah Vivo Y31d Pro, Smartphone “Badak” dengan Baterai 7000mAh dan Ketahanan Standar Militer
  • Inilah 11 Game Penghasil Saldo DANA Tercepat 2026, Cara Asyik Cari Cuan Sambil Rebahan!
  • Inilah Motorola Edge 70 Pro, HP Midrange Gahar dengan Baterai 6500 mAh yang Siap Meluncur!
  • Inilah Kode Redeem FF Max 15 April 2026, Buru Skin Undersea Splatter dan Item Eksklusif Bawah Laut Sekarang!
  • Inilah Bocoran Vivo X500 Series dan Kamera Vlogging Saku yang Bakal Bikin DJI Ketar-ketir!
  • Inilah 6 Rekomendasi HP Gaming Paling Murah April 2026, Main Game Berat Nggak Pake Lag!
  • Inilah Caranya Manfaatin SPayLater di Aplikasi ShopeePay Biar Keuangan Tetap Aman Saat Tanggal Tua
  • Inilah Perbedaan Durasi Reels IG dan FB Terbaru 2026, Ternyata Bisa Sampai 20 Menit Lho!
  • Inilah Cara Mengurus Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN), Syarat Lengkap, Biaya, dan Lokasi Pembuatannya
  • Inilah Cara Pakai Panel Zurra v2 FF Aim Lock Headshot, Simak Fitur dan Risikonya Sebelum Pakai!
  • Inilah Alasan Kenapa Sesi Akhir UTBK 2026 Nggak Lebih Sulit dan Penjelasan Lengkap Sistem Penilaiannya
  • Inilah Kenapa Tidak Bisa Login WA Web dan Solusi Paling Ampuh Biar Langsung Connect Lagi
  • Inilah Cara Mengatasi MyTelkomsel Oops Terjadi Kesalahan, Jangan Panik Dulu!
  • Inilah Cara Mengisi SKP Satpol PP dan Pranata Trantibum 2026 di e-Kinerja My ASN, Dijamin Anti Ribet!
  • Inilah Cara Akses IPTV Playlist M3U Indonesia Terbaru 2026, Nonton Ribuan Channel Tanpa Biaya!
  • Tutorial SEO Anchor Link: Cara Dapat Ranking di Google Lewat Strategi Link Building yang Aman
  • Inilah Huawei Pura 90 Pro, HP Flagship dengan Desain Kamera Segitiga Unik dan Performa Kirin yang Makin Gahar
  • Inilah 5 Rekomendasi Kipas Tangan Portable Cas Tahan Lama Biar Kalian Tetap Adem Saat Cuaca Panas Ekstrem
  • Inilah MacBook Neo, Laptop Termurah Apple yang Ternyata Punya Performa Gaming Gila!
  • Inilah Daftar Tablet SIM Card 5G dengan Keyboard Terbaik 2026 untuk Kerja Remote
  • Inilah Daftar Game Penghasil Pulsa 2026, Cara Cerdas Dapat Kuota Gratis Tanpa Keluar Duit Sepeserpun!
  • Inilah Caranya Klaim Bonus Kuota Lokal Smartfren 2026, Jangan Sampai Bonus Kalian Hangus Sia-sia!
  • Inilah Cara Mengatasi Rockstar Games Launcher Not Responding dan Macet Saat Connecting
  • Inilah Cara Cek HP Masih Kredit atau Sudah Lunas Biar Kalian Nggak Ketipu Pas Beli Bekas
  • Inilah Cara Pakai Astute FF Beta Apk 2026, Rahasia Unlock Server 2.0 Tanpa Verifikasi!
  • Inilah Ketentuan Foto UM-PTKIN 2026 yang Benar Biar Nggak Gagal Verifikasi Administrasi
  • Inilah Cara Persiapan E IJAZAH 2026 yang Benar Buat Operator Sekolah Agar Data Siswa Aman dan Valid
  • Inilah Cara Cek Status PKH April 2026 Secara Akurat, Dana Bansos Sudah Masuk Rekening Belum Ya?
  • Inilah Spesifikasi Vivo Y31d Pro, HP Murah dengan Baterai 7.000 mAh dan Bodi Tahan Banting Ekstrem
  • Is it Time to Replace Nano? Discover Fresh, the Terminal Text Editor You Actually Want to Use
  • How to Design a Services Like Google Ads
  • How to Fix 0x800ccc0b Outlook Error: Step-by-Step Guide for Beginners
  • How to Fix NVIDIA App Error on Windows 11: Simple Guide
  • How to Fix Excel Formula Errors: Quick Fixes for #NAME
  • How to Fine-Tune Gemma 4 Model: A Beginner Tutorial on Using Unsloth for Faster Training
  • How to Run Your Entire Business with an AI Agency: A Complete Tutorial on SureThing 2.0
  • How to Build Your Own Digital Workforce with Factory AI Droids
  • MiniMax M2.7 Tutorial: Mastering the 229B Parameter MoE Model for Advanced AI Development
  • Complete Tutorial on Gemma 4: Build and Automate Anything Locally for Free with Google’s New AI
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme