Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Mengembangkan Ilmu Pengetahuan di Pesantren adalah Bentuk Bela Negara

Posted on December 18, 2015

Jombang, Banyak cara yang bisa dilakukan santri sebagai bentuk bela negara. Salah satunya dengan terus mengembangkan ilmu pengetahuan di lingkungan pondok pesantren. Menurut KH Abdul Ghofar (Gus Ghofar), Sekretaris Pesantren Tebuireng, Pondok Pesantren yang juga salah satu pelopor kemerdekaan juga harus konsisten mempertahankan keutuhan negara.

Disamping itu, katanya, pondok pesantren juga perlu mengembangkan pengetahuan ilmiah dan sains berbasis Al-Qur’an. Hal itu dirasa penting karena perkembangan zaman akan terus mempersaingkan ilmu pengetahuan. Tidak terkecuali teknologi. “Karena Al-Qur’an merupakan sumber pengetahuan dari segala aspek,” ujarnya kepada NU Online saat ditemui di kantornya, Selasa (15/12) lalu.

Ia menjelaskan, dalam mengisi pembangunan nasional, santri harus bisa mandiri secara ekonomi. Karena dengan tidak bergantung kepada negara untuk ekonominya, berarti santri sudah mendukung pembangunan nasional. “Memajukan ekonomi mandiri, harus dilakukan oleh santri. Dan itu termasuk salah satu bentuk bela negara,” jelasnya.

Ia pun sudah melakukan berbagai hal untuk mendukung konsep bela negara tersebut. Salah satunya melatih dan mendorong santri berwirausaha. “Ini penting untuk bekal santri ketika akan terjun ke masyarakat. Karena dengan mandiri secara ekonomi santri berarti menunjang kemandirian perekonomian nasional,” lanjutnya.

Gus Ghofar juga menerangkan, selain dengan kemandirian ekonomi para santri, pondok pesantren juga mengingatkan untuk tidak lelah mempertahankan negara. Serta terus memupuk rasa nasionalismenya. “Santri yang juga elemen di pondok pesantren harus bisa mengisi pembangunan nasional. Itu merupakan salah satu bentuk bela negara yang perlu dilakukan santri. Disamping itu, mempertahankan NKRI memang harus dilakukan oleh seluruh masyarakat, tidak terkecuali santri.”

Baginya, menumbuhkan rasa nasionalisme para santri juga bentuk bela negara. “Yang akan dilakukan Pondok Pesantren Tebuireng segera bekerjasama dengan TNI dalam meningkatkan kedisiplinan tenaga Pembina santri di pondok. Sehingga tidak hanya mengembangkan rasa nasionalisme melalui pengetahuan dan kajian  di pondok, tapi juga pengetahuan dari militer sebagai pelopor pertahanan nasional,” ulasnya.

Ia pun berharap, kalangan pondok pesantren tetap menjadi bagian dalam pelopor mempertahankan negara. “Karena secara tidak langsung itu merupakan bentuk bela negara dari kalangan pondok pesantren,” pungkas Gus Ghofar. (Syamsul Arifin/Fathoni)

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • Inilah Contoh Naskah Doa Upacara Hardiknas 2026 yang Syahdu dan Penuh Makna
  • Inilah 10 Peringkat SMP di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Hasil TKA TKAD 2025/2026 Terbaru
  • Inilah Cara Download FF Beta Versi Terbaru 2026, Lengkap Dengan Cara Daftar Advanced Server Resmi
  • Inilah Cara Menghilangkan YouTube Shorts di Beranda Biar Nggak Menghambat Scrolling Kalian!
  • Inilah Kabar Gembira Program Magang Nasional 2026, Kuota Naik Drastis Jadi 150 Ribu Peserta!
  • Inilah House of Amartha: Mengenal Bisnis Thariq Halilintar di Balik Pernikahan Mewah El Rumi dan Syifa Hadju
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Clone Your Voice for Free and Create Unlimited AI Audio
  • How to Deploy Your Google AI Studio Web App Using Hostinger
  • How to Create Viral Motivational YouTube Videos Using Only Free AI
  • How to Create High-End Cinematic Ads and Viral Content with Seedance 2.0
  • How OpenAI is Taking the Lead Again with GPT 5.5 and Codex
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme