Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PMII Vs NU: Refleksi Terhadap Wacana Pendirian Organisasi Mahasiswa Baru

Posted on April 7, 2011

Oleh: Romel Masykuri*

Mencuatnya isu tentang pendirian Organisasi Mahasiswa yang mewadahi kader-kader muda NU di Perguruan Tinggi atau Universitas kembali lahir dan menjadi bagian tema sentral dari Rapat Pleno PBNU yang dilaksanakan di Jogjakarta, Senin (28/3). Isu santer nama organisasi tersebut adalah Gerakan Mahasiswa Nahdatul Ulama (GMNU). Alasan mendasar dari keberadaan organisasi tersebut merupakan inti dari proses kaderisasi NU di kalangan mahasiswa.

Hal ini sesuai dengan pernyataan wakil Ketua Umum PBNU Slamet Efendi Yusuf bahwa “Ada hal yang sangat penting dari Komisi Organisasi, sehingga kami merekomendasikan PBNU mendorong lahirnya organisasi mahasiswa NU”. Pertanyaannya, efektifkah kerja organisasi tersebut di bawah naungan struktur NU?. Bukankah di kalangan mahasiswa NU sudah ada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sebagai representatif kultural dari kader muda NU?.

Pada dasarnya wacana pendirian organisasi tersebut merupakan wacana lama sejak tahun 2009 sewaktu pra muktamar NU di Jakarta tahun lalu, akan tetapi rencana tersebut banyak ditentang oleh sebagian pengurus PBNU yang di dominasi oleh alumni PMII sendiri. Entah fenomena apa yang terjadi hingga isu itu kembali tumbuh pada saat rakernas PBNU di Jogjakarta tapi yang jelas wacana pendirian organisasi tersebut banyak menuai penolakan, khususnya dari pemuda NU yang sedang berproses di PMII.

Berkaca pada sejarah awal berdirinya PMII, sepenuhnya berada di bawah naungan NU. PMII terikat dengan segala garis kebijaksanaan partai induknya, NU. PMII merupakan perpanjangan tangan NU, baik secara struktural maupun fungsional. Selanjutnya sejak dasawarsa 70-an, ketika rezim neo-fasis Orde Baru mulai mengkerdilkan fungsi partai politik, sekaligus juga penyederhanaan partai politik secara kuantitas, dan issue back to campus serta organisasi- organisasi profesi kepemudaan mulai diperkenalkan melalui kebijakan NKK/BKK, maka PMII menuntut adanya pemikiran realistis. 14 Juli 1972 melalui Mubes di Murnajati, PMII mencanangkan independensi, terlepas dari organisasi manapun (terkenal dengan Deklarasi Murnajati). Kemudian pada kongres tahun 1973 di Ciloto, Jawa Barat, diwujudkanlah Manifest Independensi PMII.

Namun, betapapun PMII mandiri secara struktural, ideologi PMII tidak lepas dari faham Ahlussunnah wal Jamaah yang merupakan ciri khas NU. Ini berarti menjadi bukti konkrit bahwa ideologi PMII dengan NU tidak bisa dilepaskan. Ahlussunnah wal Jamaah merupakan benang merah antara PMII dengan NU. Dengan Aswaja PMII membedakan diri dengan organisasi lain. Keterpisahan PMII dari NU pada kenyataannya hanya tampak secara organisatoris formal saja. Akan tetapi, di sisi lain ada keterpautan moral, kesamaan background, sehingga pada hakekat keduanya susah untuk direnggangkan.

Dengan kondisi hubungan PMII dan NU yang tidak bisa dipisahkan secara garis gerakan, sudah sepantasnya PBNU meninjau kembali wacana pendirian organisasi kemahasiswaan tersebut. Apabila hal itu masih terealisasi, maka akan melahirkan beberapa efek buruk. Diantaranya:

Pertama,menyebababkan dilematis yang tidak berkesudahan di internal pemuda NU sendiri antara bergabung dengan organisasi kemahasiswaan di bawah struktur NU atau bergabung dengan organisasi kemahasiswaan NU secara kultural (PMII). Kedua, akan mematikan dan memarjinalkan gerakan mahasiswa NU yang sudah ada sebelumnya (PMII). Ketiga, efek yang sangat fatal dari kondisi ini akan berujung pada konflik di tubuh pemuda NU sendiri yang dapat mengahancurkan masa depan pemuda NU sendiri. Keempat, kaderisasi pemuda NU jangka panjang akan mengalami krisis total.

Perlu disadari bahwa kaderisasi dalam PMII sebagai lembaga kultural underbow NU masih sangat relevan jika di pertahankan meskipun secara struktural terpisah, sebab sampai saat ini proses kaderisasi di PMII masih mempertahankan ke-NU-annya.

Gagasan pendirian organisasi kemahasiswaan baru (GMNU) di tubuh PBNU merupakan solusi kurang tepat jika pertimbangannya hanya persoalan pengkandangan dan pemantapan kaderisasi untuk pemuda NU. Memaksimalkan media yang ada, seperti IPNU, Ansor dan PMII adalah hal yang sangat tepat untuk saat ini, sesuai dengan falsafah ajaran NU sendiri “al-muhafadhah ‘ala al-qadim as-salih, wal-akhdzu bil-jadid al-aslah” (Mempertahankan yang lama yang baik (relevan) dan mengmbil yang baru yang lebih baik).

Sudah saatnya elit pengurus PBNU dalam merumuskan persoalan kepentingan warganya (jama’ah) meninjau kembali efek negatif dan positif yang akan di akibatkan. Hemat penulis, sebagai bagian dari kader muda NU, pendirian organisasi kemahasiswaan yang menjadi gagasan sentral dalam Rakernas NU di Jogjakarta untuk segera di komonikasikan dengan baik kepada pemuda-pemuda NU, sebelum semua terlanjur dan berakibat fatal bagi generasi muda NU selanjutnya. Sumber: NU Online

*) Kader Muda PMII Ashram Bangsa Yogyakarta

Terbaru

  • Inilah 10 Jurusan Terfavorit di Universitas Negeri Semarang Buat SNBT 2026, Saingannya Ketat Banget!
  • Belum Tahu? Inilah Cara Mudah Membuat Akun dan Login EMIS GTK IMP 2026 yang Benar!
  • Cara Dapat Kode Kartu Hadiah Netflix Gratis Tanpa Ribet
  • Inilah Caranya Dapet Bukti Setor Zakat Resmi dari NU-Care LazisNU Buat Potong Pajak di Coretax!
  • Inilah 10 Jurusan Terfavorit di Universitas Brawijaya Buat SNBT 2026, Saingannya Ketat Banget!
  • Inilah Cara Terbaru Login dan Ubah Password Akun PTK di EMIS GTK IMP 2026
  • Inilah Batas Maksimal Zakat untuk Pengurang Pajak, Ternyata Begini Aturannya!
  • Inilah Cara Mengenali Aplikasi Bodong Penghasil Uang Agar Kalian Nggak Jadi Korban Penipuan Digital
  • Apa itu Error Kode LADK3 saat Buka Rekening Brimo? Dan Solusinya!
  • BOHONG??? Inilah Rincian Anggaran Makan Bergizi Gratis, Ternyata Uang Bahan Makanannya Nggak Sampai Rp15.000!
  • Inilah Tugas Proktor Ujian TKA SD/SMP 2026, Baca Dulu Ada Yang Beda!
  • Tips Pajak Coretax: Inilah Cara Memastikan Lembaga Amil Zakat yang Sah Agar Pajak Kalian Berkurang!
  • Kenapa FreeFire Advance Server Tidak Bisa Diunduh? Ini Penjelasannya!
  • Inilah Realita Biaya Hidup Mahasiswa di Bogor: Ternyata Nggak Semahal yang Kalian Kira!
  • Inilah Cara Blokir Email Spam di Gmail Biar Penyimpanan Nggak Gampang Penuh
  • Inilah Cara Aktivasi Keaktifan PTK di EMIS GTK IMP 2026 Biar Tunjangan Cair Lancar!
  • Inilah Cara Menilai Sumbangan yang Disetarakan dengan Uang Supaya Pajak Kalian Berkurang
  • Apa itu Pin di iMessage?
  • SKTP Nggak Muncul di Info GTK padahal Sudah Terbit? Ini Trik Rahasia Biar Data Langsung Update!
  • Ini Trik Nuyul Cari Cuan di Game Puzzle Farm 2026 Biar Koin Melimpah Tanpa Undang Teman
  • Inilah Ukuran Kertas Thermal 58mm ISO Di Word, Berapa dan Panduan Lengkap Memilihnya
  • Bukan Cuma Zakat! Ternyata Sumbangan Jenis Ini Bisa Ngurangin Pajak Kalian! Simak Penjelasannya
  • Inilah Caranya Mengajar Bahasa Indonesia di Amerika Serikat Lewat Beasiswa Fulbright FLTA 2026
  • Inilah 6 Rekomendasi HP yang Awet dan Tahan Lama Biar Kalian Nggak Gonta-ganti Terus!
  • Apa itu Proses BOP dan Psikotes BRI Life?
  • Ini Cara Input Tugas Tambahan Guru di EMIS GTK IMP 2026 Biar Jam Mengajar Aman!
  • APK Juice Pack Frenzy Penipuan? Benarkah Membayar atau Cuma Tipuan Iklan? Ini Faktanya!
  • Apakah Apk ReelAct Penipu? Mau Tarik 100 Dolar dari Reel Act? Cek Dulu Faktanya Biar Nggak Rugi Waktu!
  • Inilah Rekomendasi Game Turn Base Android dan PC Terbaik Buat Kalian yang Suka Strategi!
  • Inilah Cara Membuat Sertifikat di Canva dan Ukuran Standar yang Wajib Kalian Tahu
  • How to Run Massive AI Models on Your Mac: Unlocking Your Hidden VRAM Secrets
  • How to Create Gemini CLI Agent Skills
  • WTF? Ubuntu Planning Mandatory Age Verification
  • Why This Retro PC is Actually a Modern Beast: Maingear Retro98
  •  Windows 11 Taskbar Update: How to Move and Resize Your Taskbar Again
  • Prompt AI Menyusun Script Pola Suara Karakter agar Brand Jadi Ikonik
  • Prompt AI untuk Merancang Karakter Brand yang Ikonik
  • Prompt AI Audit Konten Sesuai Karakter Brand
  • Prompt AI Merubah Postingan LinkedIn Jadi Ladang Diskusi dengan ChatGPT
  • Prompt AI: Paksa Algoritma LinkedIn Promosikan Konten Kalian
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme