Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Butuh Peran Ulama Menghapus Kekerasan Karapan Sapi

Posted on April 23, 2013

Pamekasan, NU Online
Sekretaris Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Tajul Falah menyatakan, membutuhkan peran aktif para ulama di Madura, untuk menghapus praktik kekerasan dalam pelaksanaan karapan sapi di wilayah itu.

“Perlu ada semacam fatwa khusus dari para ulama untuk melarang praktik kekerasan dalam pelaksanaan karapan sapi,” katanya di Pamekasan, Jumat.

Akan tetapi, hal itu belum bisa terlaksana dengan baik, bahkan Bakorwil sendiri selaku penyelenggara karapan sapi belum bisa mengambil kebijakan untuk melarang praktik kekerasan yang tahun ini rencananya akan digelar pada Oktober nanti.

“Selain peran ulama, perlu juga ada kesepakatan antara pemilik sapi karapan di Madura ini untuk tidak melakukan praktik kekerasan,” kata Tajul Falah menjelaskan.

Hanya saja, sambung dia, hal itu membutuhkan proses yang lama. Disamping ada kesepakatan, masing-masing pemerintah daerah di Madura ini juga harus proaktif menyampaikan sosialisasi terkait hal itu.

Sebab, menurut dia, jika hanya pemilik sapi di satu kabupaten saja yang sepakat menghapus praktik kekerasan dalam pelaksanaan karapan sapi, sedang kabupaten lain tetap dilakukan, maka hal itu pada akhirnya tidak akan terlaksana juga.

“Karena pada karapan sapi tingkat karesidenan di Madura ini kan lombanya semua pemilik sapi di Madura,” katanya menjelaskan.

Secara pribadi, Sekretaris Bakorwil IV Madura ini mengakui, praktik penyiksaan dalam pelaksanaan karapan sapi dengan menggaruk pantat sapi dengan paku agar larinya kencang memang tidak manusiawi.

Sementara di kalangan pemilik sapi karapan sendiri muncul anggapan bahwa tanpa adanya praktik seperti itu tidak termasuk karapan. “Jadi mereka bilang kurang puas jika sapinya tidak digaruk dengan paku,” tutur Tajul Arifin.

Padahal, sambung dia, dulu karapan sapi tanpa kekerasan. Joki karapan yang mengemudikan larinya sapi hanya menggunakan cambuk untuk membuat sapi-sapi yang beradu kecepatan itu lari.

“Kami sebenarnya sangat rindu praktik karapan sapi tanpa kekerasan sebagaimana dulu. Tapi kendalanya itu tadi, sudah dianggap biasa oleh para pemilik sapi karapan,” katanya menjelaskan.

Selain kedua pendekatan, yakni melalui pendekatan tokoh ulama dan pendekatan kultural dengan meminta kesepakatan agar para pemilik sapi tidak melakukan praktik kekerasan, upaya lain yang bisa dilakukan ialah dengan pendekatan hukum.

Karapan sapi memperebutkan Piala Bergilir Presiden se-Eks Karesidenan Madura akan digelar di lapangan Soenarto Hadiwidjojo Jl Stadion Pamekasan, 23 Oktober 2011.

Sehari sebelumnya, digelar kontes sapi sonok di lapangan Bakorwil IV Jl Slamet Riady, Pamekasan. Festival ini merupakan kegiatan rutin tahunan di Pulau Madura, yang biasa digelar setiap pascapanen tembakau.

Menurut panitia pelaksana karapan sapi Nanang Sufianto, pasangan sapi yang boleh mengikuti karapan sapi terbesar ini adalah yang sebelumnya berhasil meraih juara di tingkat kabupaten dengan jumlah masing-masing kabupaten sebanyak enam pasangan sapi.

Keenam pasangan sapi karapan itu, terdiri dari tiga pasangan di bagian pemenang, sedang tiga pasangan lainnya di bagian kalah.

Nanang menjelaskan, yang dimaksud dengan pasangan bagian kalah yakni, pasangan sapi yang kalah akan tetapi diadu lagi hingga ditetapkan sebanyak tiga pasangan dari sapi yang kalah itu. “Sistem ini, sudah menjadi tradisi dalam karapan sapi,” katanya.

Terbaru

  • Hasil Penelitian: Boneka Melatih Kecerdasan Emosional Anak
  • SALAH! MIT Ungkap AI Tidak Ganti Karyawan Karena Efisiensi
  • Inilah Inovasi Terbaru Profesor UI: Pelumas Mobil dari Minyak Nabati!
  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • Inilah Daftar Saham Farmasi di BEI Per Mei 2026, Pilih Mana?
  • Kesehatan Mental Itu Penting: Inilah Isi Chat Terakhir Karyawan Minimarket Sukabumi Bundir
  • Inilah Kampus Swasta Terbaik Jurusan Farmasi di Area Malang Raya
  • Cara Login EMIS 4.0 Kemenag Terbaru 2026 Pakai Akun Lembaga dan PTK Guru Madrasah Aktivasi
  • Survei Parpol Terbaru: Gerindra Unggul, PDIP Ketiga, PKB 5%
  • PKB Resmi Jalin Kerjasama dengan Institut Teknologi & Sains NU Kalimantan
  • Inilah Urutan Terbaru Pangkat TNI Angkatan Darat! (Update 2026)
  • Inilah Panduan Lengkap Operator Sekolah Mengelola SPTJM e-Ijazah dan Menghindari Kesalahan Fatal Data Kelulusan
  • Inilah Syarat dan Penilaian Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur UTBK
  • Download Video Viral Guru Bahasa Inggris? Awas Berisi Virus!
  • PKB Minta Kasus C4bul Pendiri Ponpes Pati Tidak Ada Ampunan & Tuntutan Maksimal
  • Inilah Kronologi Video Viral Preman vs Sopir Di Sumedang
  • Ini Alasan UKP Pariwisata Disindir Konten Kreator Drone Gunung Rinjani
  • Inilah Kronologi Viral Video Dugaan Asusila Pegawai Disdik Pasuruan di Mobil Dinas
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme