Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PWNU DIY Ajak Warga NU Lestarikan Budaya Lokal

Posted on May 14, 2013

YOGYAKARTA – Malam itu, jagat kayangan dibuat gempar dan para dewa ketakutan karena amarah seorang raja raksasa bernama Kala Pracona. Amarah Kala Pracona disebabkan karena keinginannya untuk mempersunting dewi kayangan yang bernama Dewi Supraba, ditolak mentah-mentah oleh Bhatara Guru.

Para dewa pun kuwalahan menghadapi kemarahan Kala Pracona dengan bala tentara raksasanya. Bhatara Narada turun dari kayangan mencari jago ke Mayapada atas perintah Bhatara Guru. Akhirnya, Jabang Bayi Tetuko yang baru beurmur 15 hari , anak dari Werkudara dan Dewi Arimbi dijadikan jago para dewa.

Setelah dilemparkan ke Kawah Candradimuka, Jabang Bayi Tetuko dengan sekejap berubah menjadi dewasa dengan kesaktian yang luar biasa. Kala Pracona akhirnya bisa dikalahkan oleh Jabang Bayi Tetuko yang diberi nama Raden Gatotkaca.

Seperti itulah kisah singkat pagelaran wayang dengan lakon Lahirnya Tetuko atau Raden Gatotkaca di lapangan Piyungan Bantul, Yogyakarta, Sabtu (11/5) malam lalu. Pagelaran wayang dengan dalang Ki Cermo Radyo Harsono tersebut merupakan rangkain acara yang digelar oleh PWNU DIY dalam menyambut harlah NU yang ke-90.

Dalam sambutannya, KH. Asyari Abta, Rais Syuriyah PWNU DIY, mengungkapkan bahwa dipilih lakon lahirnya tetuko dalam pagelaran wayang tersebut, dengan harapan, nantinya bangsa Indonesia juga memiliki pemimpin yang seperti Raden Gatotkaca.

“Dengan adanya pagelaran wayang yang mengambil lakon Lahirnya Tetuko ini, Saya berharap suatu saat nanti bangsa Indonesia akan memiliki pemimpin seperti radeng gatot koco yang bisa melindungi dan mengayomi masyarakatnya,” ujar KH. Asy’ari.

Dalam kesempatan itu juga, KH. Asyari juga mengajak masyarakat NU untuk ikut berkontribusi dalam menjaga kebudayaan asli Indonesia.

“Mari kita jaga dan lestarikan kebudayaan lokal seperti wayang kulit ini, yang sejatinya merupakan warisan para Wali Songo agar tetap lestari,” tandasnya.

Acara pagelaran wayang yang dimulai sejak pukul 09.30 tersebut, dihadiri oleh warga Piyungan dan sekitarnya. Mereka berduyun-duyun datang memenuhi lapangan Piyungan untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit tersebut. Tapi sayang sekali, hanya sedikit sekali para muda-mudi yang datang.

Meskipun demikian, hal tersebut tidak mengurangi kemeriahan acara, sesekali lapangan Piyungan Bantul bergetar karena gelak tawa penonton akibat guyonan-guyonan yang dilontarkan Sang dalang lewat wayang-wayangnya. Sebelum acara pegelaran wayang dimulai, Kolaborasi Shalawat Arab-Jawa-Tionghoa menggema di lapangan piyungan bantul dengan merdu.

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Pajak TER: Skema Baru PPh 21 yang Nggak Bikin Pusing, Begini Cara Hitungnya!
  • Inilah Jadwal Resmi Jam Buka Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Saat Mudik Lebaran 2026
  • Inilah Cara Mendapatkan Witherbloom di Fisch Roblox, Rahasia Menangkap Ikan Paling Sulit di Toxic Grove!
  • Kenapa Indomart Point Bisa Kalahkan Bisnis Kafe?
  • Inilah Cara Mendapatkan Rotten Seed di Fisch Roblox, Lokasi Rahasia di Toxic Grove Buat Unlock Toxic Lotus!
  • Inilah Cara Zakat Crypto Kalian Bisa Jadi Pengurang Pajak Berdasarkan Aturan Resmi Pemerintah!
  • Inilah Perbandingan Airwallex vs Payoneer 2026: Jangan Sampai Profit Kalian Ludes Gara-Gara Biaya Admin!
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Disable Personalized Ads in Copilot on Windows 11
  • What is the Microsoft Teams Error “We Couldn’t Connect the Call” Error?
  • Why Does the VirtualBox System Service Terminate Unexpectedly? Here is the Full Definition
  • Why is Your Laptop Touchpad Overheating? Here are the Causes and Fixes
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme