Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Bosku, Ingin Riset Jaringan CAN Bus? Autosport Labs ESP32-CAN-X2 Ada Solusinya!

Posted on July 7, 2024

Dunia otomotif dan industri kini semakin canggih, dan salah satu teknologi yang berperan penting di dalamnya adalah CAN bus (Controller Area Network). Nah, kalau Anda sedang mencari alat untuk mengembangkan komunikasi CAN bus dengan mudah, Autosport Labs ESP32-CAN-X2 bisa menjadi jawabannya!

Apa Sih ESP32-CAN-X2 Ini?

ESP32-CAN-X2 adalah papan pengembangan yang dirancang khusus untuk memudahkan komunikasi CAN bus, terutama untuk keperluan otomotif dan industri. Papan ini mendukung input daya hingga 40V DC dan dilengkapi dengan pelindung lonjakan tegangan, sehingga ideal untuk lingkungan yang rentan terhadap fluktuasi listrik.

Otak Perangkat Keras yang Gahar

Jantung dari ESP32-CAN-X2 adalah mikrokontroler ESP32-S3-WROOM-1-N8R8. Otak ini memiliki CPU dual-core Xtensa LX6 yang dapat berjalan hingga 240 MHz. Tak hanya itu, ESP32-CAN-X2 juga dilengkapi dengan memori flash 8MB dan PSRAM 8MB untuk menyimpan program dan data dengan lega.

Konektivitas CAN Bus Ganda

Kabar gembira bagi Anda yang membutuhkan CAN bus ganda! ESP32-CAN-X2 mendukung dua transceiver CAN bus. CAN1 menggunakan pengontrol TWAI bawaan, sementara CAN2 menggunakan pengontrol MCP2515. Untuk memastikan koneksi yang handal, papan ini juga dilengkapi dengan jumper terminasi 120 ohm.

Mudah Digunakan dan Disesuaikan

ESP32-CAN-X2 dirancang dengan ramah pengguna. Semua pin I/O (Input/Output) disusun dengan rapi sehingga memudahkan Anda untuk mengintegrasikannya ke dalam proyek yang lebih besar. Selain itu, papan ini memiliki port USB-C yang berfungsi untuk daya, pemrograman, flashing firmware, dan debugging JTAG.

Tak ketinggalan, terdapat tombol boot untuk mengunduh firmware, tombol reset, LED yang dapat dikontrol pengguna, dan LED daya. Dengan kelengkapan fitur ini, Anda bisa dengan mudah mengatur dan memantau ESP32-CAN-X2 sesuai kebutuhan.

Aplikasi Beragam untuk Berbagai Kebutuhan

ESP32-CAN-X2 menawarkan beragam aplikasi yang bisa dimanfaatkan. Beberapa contohnya antara lain:

  • Membuat panel tombol untuk mengirimkan pesan ke Modul Distribusi Daya (PDM)
  • Mengaktifkan relai melalui pesan CAN bus dengan sirkuit pendukung tambahan
  • Mengontrol LED dan indikator berdasarkan pesan CAN bus
  • Menjembatani dua jaringan CAN bus yang beroperasi pada baud rate berbeda
  • Mengumpulkan data dari dua jaringan CAN bus yang berbeda
  • Mengisolasi traffic antar jaringan CAN
  • Bertindak sebagai agen “man-in-the-middle” untuk mengidentifikasi sumber pesan CAN, berguna untuk keperluan reverse-engineering

Tangguh dan Siap Hadapi Lingkungan Otomotif

ESP32-CAN-X2 dilengkapi dengan catu daya kelas otomotif yang dapat menangani input hingga 40V. Ini membuatnya tahan terhadap lonjakan tegangan dan gangguan listrik yang biasa terjadi di lingkungan otomotif. Dengan fitur ini, Anda bisa bernapas lega karena perangkat Anda terlindungi dengan baik.

Kemudahan Penggunaan dan Dukungan Komunitas

Sebagai bonus, pihak Autosport Labs menyediakan kode demo lengkap yang berfungsi untuk Arduino dan CircuitPython. Selain itu, informasi teknis lebih lanjut dapat ditemukan di halaman tutorial mereka dan melalui saluran komunitas seperti Discord. Jadi, Anda tidak perlu khawatir jika menemui kesulitan saat menggunakan ESP32-CAN-X2.

Isi Paket dan Harga

Dalam satu paket ESP32-CAN-X2, Anda akan mendapatkan papan pengembangan ESP32-CAN-X2 itu sendiri, kabel pigtail JST-PH 6-pin untuk daya, ground, dan koneksi CAN, serta dua header male 40-pin yang dapat digunakan pada breadboard.

Untuk memiliki ESP32-CAN-X2 ini, Anda bisa membelinya seharga $49,95 (sekitar Rp 740.000) di situs web Autosport Labs. Dengan banderol tersebut, Anda mendapatkan perangkat pengembangan CAN bus yang handal dan mudah digunakan, cocok untuk para pehobi, pelaku industri, dan siapa saja yang ingin berkreasi dengan teknologi CAN bus.

Tertarik untuk membuat sistem berbasis CAN bus Anda sendiri? ESP32-CAN-X2 dari Autosport Labs bisa menjadi pilihan yang tepat. Dengan kemampuannya yang mumpuni, kemudahan penggunaan, dan harga yang terjangkau, ESP32-CAN-X2 siap menjadi partner Anda dalam menjelajah dunia CAN bus!

Terbaru

  • Hasil Penelitian: Boneka Melatih Kecerdasan Emosional Anak
  • SALAH! MIT Ungkap AI Tidak Ganti Karyawan Karena Efisiensi
  • Inilah Inovasi Terbaru Profesor UI: Pelumas Mobil dari Minyak Nabati!
  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • Inilah Daftar Saham Farmasi di BEI Per Mei 2026, Pilih Mana?
  • Kesehatan Mental Itu Penting: Inilah Isi Chat Terakhir Karyawan Minimarket Sukabumi Bundir
  • Inilah Kampus Swasta Terbaik Jurusan Farmasi di Area Malang Raya
  • Cara Login EMIS 4.0 Kemenag Terbaru 2026 Pakai Akun Lembaga dan PTK Guru Madrasah Aktivasi
  • Survei Parpol Terbaru: Gerindra Unggul, PDIP Ketiga, PKB 5%
  • PKB Resmi Jalin Kerjasama dengan Institut Teknologi & Sains NU Kalimantan
  • Inilah Urutan Terbaru Pangkat TNI Angkatan Darat! (Update 2026)
  • Inilah Panduan Lengkap Operator Sekolah Mengelola SPTJM e-Ijazah dan Menghindari Kesalahan Fatal Data Kelulusan
  • Inilah Syarat dan Penilaian Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur UTBK
  • Download Video Viral Guru Bahasa Inggris? Awas Berisi Virus!
  • PKB Minta Kasus C4bul Pendiri Ponpes Pati Tidak Ada Ampunan & Tuntutan Maksimal
  • Inilah Kronologi Video Viral Preman vs Sopir Di Sumedang
  • Ini Alasan UKP Pariwisata Disindir Konten Kreator Drone Gunung Rinjani
  • Inilah Kronologi Viral Video Dugaan Asusila Pegawai Disdik Pasuruan di Mobil Dinas
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme