Persaingan dalam bursa calon Gubernur Jawa Tengah (Jateng) pada Pilkada 2024 semakin memanas dengan dukungan yang diberikan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Blora kepada Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Tengah, KH Yusuf Chudlori atau yang akrab disapa Gus Yusuf.
Abdul Hakim, Ketua DPC PKB Blora, menyatakan bahwa dukungan terhadap Gus Yusuf berasal dari aspirasi yang muncul dari basis bawah partai. Menurutnya, suara dari bawah menegaskan bahwa Gus Yusuf harus maju dalam Pilkada Jateng 2024.
Lebih lanjut, Abdul Hakim menyampaikan bahwa rencananya baliho dengan gambar Gus Yusuf akan dipasang di Kabupaten Blora sebelum Hari Raya Idulfitri 2024. Dia menegaskan bahwa pemasangan baliho tersebut juga akan dilakukan oleh DPC PKB di kabupaten lain di Jawa Tengah, menjadikan dukungan tersebut serentak di seluruh provinsi.
Survei yang dilakukan oleh Archi Research and Strategy sebelumnya menunjukkan bahwa Hendrar Prihadi, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), memiliki elektabilitas tertinggi sebagai bakal calon Gubernur Jawa Tengah dengan persentase 23,21. Namun, perhatian tertuju pada Sudaryono, Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, yang meski baru lima bulan menjabat sudah memiliki elektabilitas yang signifikan, mencapai 10,71 persen.
Agus Riyanto, seorang pengamat politik dari Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, menganggap bahwa kontestasi dalam Pilgub Jateng 2024 menjadi semakin menarik dengan munculnya tokoh-tokoh baru yang menjadi pilihan masyarakat Jawa Tengah.