Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Cara Migrasi dari CentOS 7 ke Oracle Linux 8: Panduan Lengkap

Posted on May 16, 2024

CentOS 7 akan mencapai akhir masa pakainya (EOL) pada 30 Juni 2024. Artinya, sistem operasi ini tidak akan lagi menerima pembaruan keamanan atau dukungan. Jika Anda mencari alternatif yang andal, Oracle Linux 8 adalah pilihan yang tepat!

Panduan ini akan memandu Anda melalui proses migrasi dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami.

Sebelum Memulai

  • Penting: Mengupgrade langsung dari CentOS 7 ke Oracle Linux 9 tidak dimungkinkan. Anda harus terlebih dahulu bermigrasi ke Oracle Linux 8.
  • Upgrade in-place: Ini berarti memperbarui OS Anda saat ini ke versi yang lebih baru tanpa harus menginstal ulang semuanya.

Catatan Penting:

  • Sangat disarankan untuk membuat cadangan sistem penuh sebelum memulai proses migrasi.
  • Jika Anda tidak nyaman dengan cadangan penuh, Anda dapat menggunakan perintah yang disediakan untuk mengarsipkan direktori penting.

Langkah 1: Cadangkan Sistem Anda

Keamanan data adalah prioritas utama! Pastikan semua data penting Anda aman. Berikut dua cara untuk mencadangkan sistem Anda:

1. Cadangan Sistem Penuh:

Ini adalah opsi paling komprehensif, tetapi bisa memakan waktu cukup lama.

2. Cadangan Sebagian:

Gunakan perintah berikut untuk mengarsipkan direktori penting:

sudo tar czf /centos7-data.tar.gz \
     --exclude=/centos7-data.tar.gz \
     --exclude=/dev \
     --exclude=/mnt \
     --exclude=/proc \
     --exclude=/sys \
     --exclude=/tmp \
     --exclude=/media \
     --exclude=/lost+found \
     /
  • Perintah ini akan membuat cadangan bernama “centos7-data.tar.gz” pada partisi root (/). Disarankan untuk mentransfer file ini ke perangkat penyimpanan lain untuk disimpan dengan aman.

Langkah 2: Perbarui Sistem Anda

Pastikan sistem CentOS 7 Anda diperbarui sepenuhnya dengan menjalankan perintah berikut di terminal Anda:

sudo yum update

Langkah 3: Migrasi ke Oracle Linux 8

Kita akan menggunakan alat bernama ELevate untuk membantu migrasi.

Langkah 3.1: Instal Alat ELevate

sudo yum install http://repo.almalinux.org/elevate/elevate-release-latest-el$(rpm --eval %rhel).noarch.rpm

Langkah 3.2: Instal Leapp dan Data Migrasi

Leapp adalah alat yang dirancang untuk upgrade in-place pada sistem Red Hat Enterprise Linux.

sudo yum install leapp-upgrade leapp-data-oraclelinux

Perintah ini mungkin meminta Anda untuk menerima kunci GPG. Terimalah tanpa ragu.

Langkah 3.3: Pemeriksaan Pra-Upgrade

Sebelum melanjutkan, sebaiknya jalankan pemeriksaan pra-upgrade untuk mengidentifikasi potensi masalah. Hal ini dilakukan dengan perintah berikut:

sudo leapp preupgrade

Pemeriksaan mungkin mengungkapkan beberapa kesalahan, tetapi jangan khawatir! Biasanya ini dapat diperbaiki. Panduan ini menyediakan tiga perintah untuk mengatasi kesalahan umum. Jalankan ketiga perintah tersebut jika diperlukan.

Setelah Anda mengatasi kesalahan, jalankan kembali pemeriksaan pra-upgrade:

sudo leapp preupgrade

Laporan berwarna hijau menunjukkan bahwa semuanya siap untuk upgrade.

Langkah 3.4: Lakukan Migrasi

Saatnya bagian utama! Jalankan perintah berikut untuk memulai migrasi dari CentOS 7 ke Oracle Linux 8:

sudo leapp upgrade

Proses upgrade mungkin memakan waktu, tergantung pada kecepatan internet Anda. Bersabarlah dan hindari menggunakan sistem selama tahap ini.

Langkah 4: Reboot dan Verifikasi

Setelah migrasi selesai, Anda akan diminta untuk reboot sistem. Setelah reboot, Anda akan melihat opsi baru bernama “ELevate-Upgrade-Initramfs” di menu GRUB. Sistem Anda akan secara otomatis boot ke opsi ini.

Proses upgrade mungkin melibatkan aktivitas latar belakang, jadi bersabarlah saat sistem reboot kembali.

Opsional: Periksa Versi OS

Anda dapat memverifikasi migrasi yang berhasil dengan memeriksa versi OS:

cat /etc/oracle-release

Langkah-langkah Pasca Instalasi

  • Hapus Repositori EPEL (jika berlaku): Repositori EPEL mungkin menyebabkan masalah kompatibilitas. Jika Anda menggunakannya, hapus dengan: sudo dnf remove epel-release Anda kemudian dapat menambahkan repositori EPEL 8, yang kompatibel dengan Oracle Linux 8.

Langkah-langkah Pasca Instalasi (Lanjutan)

  • Upgrade Sistem Anda: sudo dnf update
  • Hapus Paket CentOS 7: Gunakan perintah berikut untuk menemukan dan mendaftar paket CentOS 7 yang tersisa: sudo rpm -aq | grep el7 Kemudian, hapus paket tersebut satu per satu dengan perintah berikut, ganti <package_name> dengan nama paket yang sebenarnya: sudo dnf remove <package_name> Pastikan untuk meninjau daftar dengan cermat sebelum menghapus paket apa pun untuk menghindari menghapus paket yang diperlukan secara tidak sengaja.
  • Hapus File Konfigurasi CentOS 7: Hapus file konfigurasi CentOS 7 yang tersisa untuk memastikan transisi yang bersih ke Oracle Linux 8. Jalankan perintah berikut: sudo rm -rf /etc/yum.repos.d/CentOS-*
  • Ubah Nama Hostname (Opsional): Anda mungkin ingin mengubah nama host sistem Anda agar sesuai dengan standar Oracle Linux. Gunakan perintah berikut, ganti <new_hostname> dengan nama host yang diinginkan: sudo hostnamectl set-hostname <new_hostname>
  • Sesuaikan Firewall (Opsional): Oracle Linux 8 menggunakan firewall yang berbeda dengan CentOS 7. Anda mungkin perlu menyesuaikan aturan firewall Anda agar sesuai dengan kebutuhan Anda. Konsultasikan dokumentasi Oracle Linux untuk informasi lebih lanjut tentang mengelola firewall.

Catatan Penting:

  • Setelah migrasi, disarankan untuk meninjau log sistem Anda untuk mencari potensi kesalahan atau masalah.
  • Anda juga harus memperbarui semua aplikasi dan layanan pihak ketiga yang diinstal pada sistem Anda untuk memastikan kompatibilitas dengan Oracle Linux 8.
  • Dokumentasi resmi Oracle Linux 8 adalah sumber daya berharga untuk informasi lebih lanjut tentang sistem operasi dan cara mengelolanya.

Kesimpulan

Migrasi dari CentOS 7 ke Oracle Linux 8 dapat dilakukan dengan mudah dengan mengikuti langkah-langkah yang diuraikan dalam panduan ini. Dengan perencanaan dan persiapan yang matang, Anda dapat memastikan transisi yang lancar dan bebas masalah ke sistem operasi baru yang andal ini.

Terbaru

  • Inilah Cara Mengatasi OneDrive yang Suka Mengubah atau Menghapus Metadata File Kalian
  • Inilah Cara Menonaktifkan Antivirus Pihak Ketiga di Windows 11 dengan Aman
  • Inilah Cara Mengatur Raspberry Pi 5 dengan Ubuntu Server untuk Python dan Desktop GUI Tanpa Ribet
  • Inilah Alasan Kenapa Galaxy Z Fold 8 Ultra Bisa Jadi Produk yang Mengecewakan
  • Inilah Alasan Intel Merilis Raptor Lake Next di Socket LGA 1700, Masih Setia dengan DDR4!
  • Gini Caranya Menghilangkan Recycle Bin dari Desktop Windows 11 Supaya Lebih Bersih!
  • Inilah Huawei AirEngine 8771-X1T, Solusi Wi-Fi 7 Super Cepat untuk Bisnis Masa Kini
  • Inilah Cara Mengatasi Error Koneksi VMware Horizon Akibat Intersepsi SSL Proxy
  • Inilah Cara Mengatasi Connection Server Authentication Failed di VMware Horizon Client
  • Cara Laptop Nggak Lemot Pas Colok SD Card, Gampang Banget!
  • Inilah Caranya Mengatasi SD Card Reader yang Tidak Terbaca di Laptop
  • Inilah Cara Ampuh Atasi Perangkat USB yang Sering Terputus di Windows 10 dan 11
  • Cara Atasi USB Error dengan Update USB Root Hub dan Chipset Driver
  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device Descriptor Request Failed yang Paling Ampuh
  • Inilah 20 Kampus Swasta Terbaik di Bandung Versi EduRank 2026 untuk Referensi Kuliah Kalian
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar Sekolah Kedinasan STPN 2026, Kuota Terbatas!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026 Lengkap dengan Rincian Uang Pangkal Semua Jurusan S1
  • Inilah Aturan Resmi MPLS 2026 dari Kemendikdasmen, Guru dan Sekolah Wajib Catat Pedoman Lengkap Ini!
  • Inilah Cara Daftar Beasiswa S1/D4 Guru Kemendikdasmen 2026, Masa Pendaftaran Diperpanjang!
  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device (Device Descriptor Request Failed) dan Penjelasan Lengkapnya
  • Inilah Cara Membuat File Koneksi RDP Secara Manual Biar Akses Remote Kalian Nggak Error Lagi
  • Inilah Cara Clear RDP Cache dan Registry MRU Biar Remote Desktop Kalian Kembali Segar
  • Cara Restore File Association .rdp Agar Remote Desktop Bisa Terbuka Otomatis Lagi
  • Apa itu Probabilistic Methods dalam Klasifikasi Data?
  • Apa itu Klasifikasi Data dengan Metode Feature Selection?
  • Inilah Panduan Lengkap Jalur Afirmasi Disabilitas SPMB Kota Malang 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya!
  • Inilah Cara Lengkap Daftar UM Undip 2026: Panduan Teknis, Jadwal, dan Syarat Biar Nggak Salah Langkah!
  • Inilah Daftar Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026 Versi Webometrics dan QS WUR, Nggak Kalah Sama Negeri!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026, Kesempatan Emas Masuk Kampus Jaket Kuning Tanpa Tes!
  • Inilah Tampilan Baru Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026, Cara Cek Status dan Nominal Bantuan yang Cair!
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Inilah Update Pasar Saham AS 31 Mei 2026: Menakar Peluang S&P 500 dan Nasib Sektor Teknologi Saat Inflasi Belum Jinak
  • Sinyal Update Kondisi Pasar IHSG 31 Mei 2026: Strategi Cerdas Menghadapi Gejolak IHSG dan Rupiah di Awal Juni
  • Inilah Alasan Ilmiah Kenapa Kita Menguap, Ternyata Bukan Cuma Kurang Oksigen!
  • Inilah Alasan China Larang PR Berlebihan dan Ujian Berat, Ternyata Demi Kesehatan Mental Siswa!
  • Inilah Cara Cek Peluang Lolos SNBT Unair 2026 dan Daftar Lengkap Daya Tampungnya

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme