Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Canonical Inc Rilis Resmi Ubuntu 24.04 Server Edition untuk SBC RISC-V

Posted on May 28, 2024

Dunia teknologi dikejutkan dengan kehadiran Ubuntu pada perangkat mungil namun bertenaga, Mars Single Board Computer (SBC)! Kabar gembira ini datang dari Canonical, perusahaan pengembang sistem operasi Ubuntu yang terkenal.

Sejak 2021, Canonical telah merilis image Ubuntu RISC-V untuk berbagai SBC dan emulator QEMU. Kini, mereka menambahkan image Ubuntu 24.04 Server terbaru untuk Mars SBC, yang dibuat oleh Shenzhen Milk-V Technology. Mars SBC berukuran sebesar kartu kredit dan ditenagai oleh prosesor quad-core RISC-V StarFive JH7110.

Apa saja yang bisa dijalankan Ubuntu di Mars SBC?

Saat ini, image yang tersedia adalah Ubuntu Server 24.04. Artinya, belum ada image Ubuntu Desktop. Hal ini dikarenakan dukungan penuh untuk GPU (jika ada) pada prosesor RISC-V belum sepenuhnya tersedia.

Spesifikasi Gahar dalam Genggaman:

Meskipun berukuran mini, Mars SBC menawarkan spesifikasi yang mengesankan:

  • Prosesor (SoC): StarFive JH7110
  • CPU: Prosesor quad-core RISC-V (RV64GC) hingga 1.5GHz
  • GPU: Imagination BXE-4-32 dengan dukungan OpenCL 1.2, OpenGL ES 3.2, Vulkan 1.2
  • VPU:
    • Dekoding H.264 & H.265 hingga 4Kp60
    • Encoding H.265 hingga 1080p30
    • Encoder/decoder JPEG
  • Memori Sistem: 1GB, 2GB, 4GB, atau 8GB LPDDR4
  • Penyimpanan:
    • Slot eMMC
    • Slot MicroSD
    • SPI Flash untuk bootloader
  • Antarmuka Layar:
    • Output video HDMI
    • Konektor 2-lane MIPI DSI
    • Konektor 4-lane MIPI DSI
    • Mendukung hingga dua layar independen (HDMI + 1x MIPI DSI)
  • Kamera: Konektor 2-lane MIPI CSI
  • Jaringan: Port Gigabit Ethernet RJ45
  • WiFi dan Bluetooth Opsional: Melalui soket M.2
  • USB: 3 port USB 3.0 + 1 port USB 2.0 (hanya port USB 3.0 yang berfungsi saat ini)
  • Ekspansi:
    • Soket M.2 E-Key (USB 2.0 atau PCIe Gen 2.0 x1)
    • Header GPIO 40-pin kompatibel dengan Raspberry Pi
  • Lain-lain:
    • 1 tombol Reset
    • Slot 2-pin 5V untuk kipas
  • Catu Daya:
    • 5V/3A+ melalui port USB-C
    • 5V/3A+ melalui daya GPIO atau header GPIO
    • PoE dengan add-on PoE HAT
  • Dimensi: 85 x 56mm

Unduh dan Petunjuk Penggunaan:

Image server Ubuntu 24.04 untuk Mars SBC dapat ditemukan di halaman Unduh Ubuntu https://ubuntu.com/download/desktop. Petunjuk penggunaan awal tersedia di halaman wiki khusus di situs web Ubuntu.

Beberapa Catatan Penting:

  • GPU internal belum didukung.
  • Dukungan PCIe belum lengkap: Drive NVMe dapat digunakan. Kartu WiFi dan GPU eksternal belum berfungsi.
  • Meskipun 3 port USB 3.0 berfungsi, port USB 2.0 belum didukung oleh kernel 6.8.

Kerja Sama Strategis: Masa Depan Cerah RISC-V?

Canonical dan Milk-V telah menandatangani perjanjian kerja sama strategis untuk menjadikan Ubuntu sebagai sistem operasi utama untuk Mars SBC dan platform perangkat keras RISC-V Milk-V mendatang.

Tujuan kerja sama ini adalah:

  • Menyediakan sistem operasi kaya fitur yang dirancang untuk meningkatkan pengembangan dan pengalaman pengguna pada platform RISC-V.
  • Memanfaatkan desain RISC-V terbaru untuk terus menyempurnakan Ubuntu dan ekosistem open source yang lebih luas untuk arsitektur RISC-V (ISA).
  • Menyediakan image developer preview Ubuntu dan pembaruan versi untuk produk Milk-V mendatang.

Ketersediaan Mars SBC

Saat ini, Mars SBC terdaftar dengan harga mulai dari $38,99 di Arace Tech, tetapi semua model sedang kehabisan stok.

Meskipun Ubuntu Server kini hadir di Mars SBC, masih ada beberapa kendala yang perlu diatasi:

  • Ketersediaan: Saat ini, Mars SBC sulit ditemukan di pasaran. Harapannya, Mars CM dapat menjadi alternatif yang lebih mudah diakses.
  • Dukungan Perangkat Keras: Beberapa fitur, seperti GPU internal dan PCIe, belum sepenuhnya didukung. Diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk memastikan kompatibilitas penuh.
  • Komunitas Pengembang: Komunitas pengembang RISC-V masih tergolong kecil dibandingkan dengan platform lain seperti x86 dan ARM. Hal ini dapat menjadi tantangan dalam mendapatkan dukungan dan aplikasi untuk platform RISC-V.

Terlepas dari tantangan tersebut, kehadiran Ubuntu di Mars SBC merupakan langkah penting dalam pengembangan platform RISC-V.

Keuntungan RISC-V:

  • Arsitektur Terbuka: RISC-V adalah arsitektur open-source, yang berarti siapa pun dapat mengembangkan dan menggunakannya tanpa batasan. Hal ini memungkinkan inovasi dan kolaborasi yang lebih luas.
  • Efisiensi Energi: RISC-V dirancang dengan fokus pada efisiensi energi, membuatnya ideal untuk perangkat mobile dan embedded.
  • Keamanan: RISC-V memiliki fitur keamanan bawaan yang dapat membantu melindungi perangkat dari serangan siber.

Kesimpulan:

Mars SBC dengan Ubuntu menghadirkan potensi besar bagi platform RISC-V. Meskipun masih ada beberapa kendala yang perlu diatasi, masa depan RISC-V tampak cerah dengan dukungan dari perusahaan besar seperti Canonical.

Mari kita nantikan perkembangan selanjutnya dari platform RISC-V dan bagaimana Ubuntu akan terus berkontribusi dalam memajukannya!

Terbaru

  • Inilah Cara Mengatasi OneDrive yang Suka Mengubah atau Menghapus Metadata File Kalian
  • Inilah Cara Menonaktifkan Antivirus Pihak Ketiga di Windows 11 dengan Aman
  • Inilah Cara Mengatur Raspberry Pi 5 dengan Ubuntu Server untuk Python dan Desktop GUI Tanpa Ribet
  • Inilah Alasan Kenapa Galaxy Z Fold 8 Ultra Bisa Jadi Produk yang Mengecewakan
  • Inilah Alasan Intel Merilis Raptor Lake Next di Socket LGA 1700, Masih Setia dengan DDR4!
  • Gini Caranya Menghilangkan Recycle Bin dari Desktop Windows 11 Supaya Lebih Bersih!
  • Inilah Huawei AirEngine 8771-X1T, Solusi Wi-Fi 7 Super Cepat untuk Bisnis Masa Kini
  • Inilah Cara Mengatasi Error Koneksi VMware Horizon Akibat Intersepsi SSL Proxy
  • Inilah Cara Mengatasi Connection Server Authentication Failed di VMware Horizon Client
  • Cara Laptop Nggak Lemot Pas Colok SD Card, Gampang Banget!
  • Inilah Caranya Mengatasi SD Card Reader yang Tidak Terbaca di Laptop
  • Inilah Cara Ampuh Atasi Perangkat USB yang Sering Terputus di Windows 10 dan 11
  • Cara Atasi USB Error dengan Update USB Root Hub dan Chipset Driver
  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device Descriptor Request Failed yang Paling Ampuh
  • Inilah 20 Kampus Swasta Terbaik di Bandung Versi EduRank 2026 untuk Referensi Kuliah Kalian
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar Sekolah Kedinasan STPN 2026, Kuota Terbatas!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026 Lengkap dengan Rincian Uang Pangkal Semua Jurusan S1
  • Inilah Aturan Resmi MPLS 2026 dari Kemendikdasmen, Guru dan Sekolah Wajib Catat Pedoman Lengkap Ini!
  • Inilah Cara Daftar Beasiswa S1/D4 Guru Kemendikdasmen 2026, Masa Pendaftaran Diperpanjang!
  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device (Device Descriptor Request Failed) dan Penjelasan Lengkapnya
  • Inilah Cara Membuat File Koneksi RDP Secara Manual Biar Akses Remote Kalian Nggak Error Lagi
  • Inilah Cara Clear RDP Cache dan Registry MRU Biar Remote Desktop Kalian Kembali Segar
  • Cara Restore File Association .rdp Agar Remote Desktop Bisa Terbuka Otomatis Lagi
  • Apa itu Probabilistic Methods dalam Klasifikasi Data?
  • Apa itu Klasifikasi Data dengan Metode Feature Selection?
  • Inilah Panduan Lengkap Jalur Afirmasi Disabilitas SPMB Kota Malang 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya!
  • Inilah Cara Lengkap Daftar UM Undip 2026: Panduan Teknis, Jadwal, dan Syarat Biar Nggak Salah Langkah!
  • Inilah Daftar Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026 Versi Webometrics dan QS WUR, Nggak Kalah Sama Negeri!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026, Kesempatan Emas Masuk Kampus Jaket Kuning Tanpa Tes!
  • Inilah Tampilan Baru Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026, Cara Cek Status dan Nominal Bantuan yang Cair!
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Inilah Update Pasar Saham AS 31 Mei 2026: Menakar Peluang S&P 500 dan Nasib Sektor Teknologi Saat Inflasi Belum Jinak
  • Sinyal Update Kondisi Pasar IHSG 31 Mei 2026: Strategi Cerdas Menghadapi Gejolak IHSG dan Rupiah di Awal Juni
  • Inilah Alasan Ilmiah Kenapa Kita Menguap, Ternyata Bukan Cuma Kurang Oksigen!
  • Inilah Alasan China Larang PR Berlebihan dan Ujian Berat, Ternyata Demi Kesehatan Mental Siswa!
  • Inilah Cara Cek Peluang Lolos SNBT Unair 2026 dan Daftar Lengkap Daya Tampungnya

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme