Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Xiaomi HyperOS vs MIUI: Adu Sistem Operasi Canggih, Mana yang Juaranya?

Posted on June 4, 2024

Penggemar Xiaomi, Redmi, dan Poco bersiaplah! Xiaomi baru saja meluncurkan HyperOS, sistem operasi terbarunya yang siap menggantikan MIUI. Tapi, apa sih bedanya HyperOS dengan MIUI? Pertanyaan itu pasti banyak berputar di kepala kalian. Tenang, gengs! Di blog post ini, kita akan kupas tuntas perbedaan HyperOS vs MIUI, mulai dari desain sampai fitur-fiturnya yang kece badai.

Desain Lebih Bersih dan Minimalis

Sekilas pandang, HyperOS memang tidak jauh berbeda dengan MIUI. Tapi, kalau kamu perhatikan lebih detail, ada beberapa perubahan halus yang bikin tampilannya lebih bersih dan minimalis.

  • Ikon aplikasi: Bentuk dan warnanya sedikit berbeda, lebih kalem dan gak norak.
  • Menu: Ditata ulang dan lebih rapi. Fontnya juga lebih besar dan tebal, enak dibaca.
  • Control Center: Ikonnya lebih besar dan gak ada labelnya. Terkesan minimalis, tapi mungkin agak membingungkan bagi pengguna baru.

Bloatware Hilang, Penyimpanan Aman!

Salah satu keluhan utama pengguna MIUI adalah banyaknya bloatware alias aplikasi bawaan yang gak berguna. HyperOS hadir sebagai solusi! Bloatware di HyperOS bisa disembunyikan, jadi kamu gak perlu pusing hapus aplikasi dan khawatir merusak sistem. Penyimpananmu pun jadi lebih lega dan performa HP lebih ngebut.

Fitur Mirip Dynamic Island iPhone

HyperOS gak mau kalah sama iPhone! HyperOS punya fitur mirip Dynamic Island yang disebut “Dynamic Notch”. Fungsinya sih belum banyak, tapi cukup keren.

  • Tampilan pengisian daya: Area di sekitar notch jadi gelap dan menunjukkan kecepatan pengisian daya dan persentase baterai.
  • Fitur lainnya: Muncul juga saat mengaktifkan hotspot, DND, atau mode senyap.

Lebih Ringan dan Hemat Baterai

HyperOS terbukti lebih ringan dan hemat baterai dibandingkan MIUI. Kapasitasnya lebih kecil, hanya 9,14 GB, dibandingkan MIUI 14 yang butuh 12,53 GB. Xiaomi juga mengoptimalkan sistem inti HyperOS, sehingga kamu bisa mendapatkan tambahan waktu layar sekitar satu jam.

Aplikasi Kamera dengan Shortcut Baru

HyperOS punya shortcut baru di aplikasi kamera untuk mengakses opsi video. Gak perlu lagi klik tiga garis horizontal, cukup geser ke bawah dari tengah layar. Praktis banget!

Pengelompokan Aplikasi Berwarna

Suka menata aplikasi dengan rapi? HyperOS punya fitur untuk mengelompokkan aplikasi berdasarkan warna ikonnya. Jadi, laci aplikasi kamu jadi lebih estetik dan mudah dicari.

Kesimpulan: HyperOS atau MIUI, Mana yang Terbaik?

HyperOS menawarkan desain yang lebih bersih, bloatware yang bisa disembunyikan, fitur Dynamic Notch, dan performa yang lebih ringan dan hemat baterai.

Tapi, perlu diingat bahwa HyperOS masih tergolong baru dan belum semua fitur MIUI tersedia di HyperOS.

Jadi, pilihan antara HyperOS dan MIUI tergantung kebutuhan dan preferensi kamu.

Tips: Coba pelajari lebih lanjut tentang kedua sistem operasi ini sebelum memutuskan untuk upgrade.

Tunggu apa lagi? Yuk, upgrade ke HyperOS dan rasakan pengalaman baru yang lebih canggih dan memuaskan!

Terbaru

  • Inilah Cara Mengatasi OneDrive yang Suka Mengubah atau Menghapus Metadata File Kalian
  • Inilah Cara Menonaktifkan Antivirus Pihak Ketiga di Windows 11 dengan Aman
  • Inilah Cara Mengatur Raspberry Pi 5 dengan Ubuntu Server untuk Python dan Desktop GUI Tanpa Ribet
  • Inilah Alasan Kenapa Galaxy Z Fold 8 Ultra Bisa Jadi Produk yang Mengecewakan
  • Inilah Alasan Intel Merilis Raptor Lake Next di Socket LGA 1700, Masih Setia dengan DDR4!
  • Gini Caranya Menghilangkan Recycle Bin dari Desktop Windows 11 Supaya Lebih Bersih!
  • Inilah Huawei AirEngine 8771-X1T, Solusi Wi-Fi 7 Super Cepat untuk Bisnis Masa Kini
  • Inilah Cara Mengatasi Error Koneksi VMware Horizon Akibat Intersepsi SSL Proxy
  • Inilah Cara Mengatasi Connection Server Authentication Failed di VMware Horizon Client
  • Cara Laptop Nggak Lemot Pas Colok SD Card, Gampang Banget!
  • Inilah Caranya Mengatasi SD Card Reader yang Tidak Terbaca di Laptop
  • Inilah Cara Ampuh Atasi Perangkat USB yang Sering Terputus di Windows 10 dan 11
  • Cara Atasi USB Error dengan Update USB Root Hub dan Chipset Driver
  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device Descriptor Request Failed yang Paling Ampuh
  • Inilah 20 Kampus Swasta Terbaik di Bandung Versi EduRank 2026 untuk Referensi Kuliah Kalian
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar Sekolah Kedinasan STPN 2026, Kuota Terbatas!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026 Lengkap dengan Rincian Uang Pangkal Semua Jurusan S1
  • Inilah Aturan Resmi MPLS 2026 dari Kemendikdasmen, Guru dan Sekolah Wajib Catat Pedoman Lengkap Ini!
  • Inilah Cara Daftar Beasiswa S1/D4 Guru Kemendikdasmen 2026, Masa Pendaftaran Diperpanjang!
  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device (Device Descriptor Request Failed) dan Penjelasan Lengkapnya
  • Inilah Cara Membuat File Koneksi RDP Secara Manual Biar Akses Remote Kalian Nggak Error Lagi
  • Inilah Cara Clear RDP Cache dan Registry MRU Biar Remote Desktop Kalian Kembali Segar
  • Cara Restore File Association .rdp Agar Remote Desktop Bisa Terbuka Otomatis Lagi
  • Apa itu Probabilistic Methods dalam Klasifikasi Data?
  • Apa itu Klasifikasi Data dengan Metode Feature Selection?
  • Inilah Panduan Lengkap Jalur Afirmasi Disabilitas SPMB Kota Malang 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya!
  • Inilah Cara Lengkap Daftar UM Undip 2026: Panduan Teknis, Jadwal, dan Syarat Biar Nggak Salah Langkah!
  • Inilah Daftar Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026 Versi Webometrics dan QS WUR, Nggak Kalah Sama Negeri!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026, Kesempatan Emas Masuk Kampus Jaket Kuning Tanpa Tes!
  • Inilah Tampilan Baru Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026, Cara Cek Status dan Nominal Bantuan yang Cair!
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Inilah Update Pasar Saham AS 31 Mei 2026: Menakar Peluang S&P 500 dan Nasib Sektor Teknologi Saat Inflasi Belum Jinak
  • Sinyal Update Kondisi Pasar IHSG 31 Mei 2026: Strategi Cerdas Menghadapi Gejolak IHSG dan Rupiah di Awal Juni
  • Inilah Alasan Ilmiah Kenapa Kita Menguap, Ternyata Bukan Cuma Kurang Oksigen!
  • Inilah Alasan China Larang PR Berlebihan dan Ujian Berat, Ternyata Demi Kesehatan Mental Siswa!
  • Inilah Cara Cek Peluang Lolos SNBT Unair 2026 dan Daftar Lengkap Daya Tampungnya

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme