Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

iOS 18: Kontrol Kesehatan Baterai dan Pengisian Lebih Cerdas untuk iPhone 15

Posted on June 12, 2024

Apple baru saja mengumumkan kehadiran iOS 18, pembaruan sistem operasi terbaru untuk iPhone. Selain membawa segudang fitur anyar yang menarik, iOS 18 juga membawa peningkatan pada urusan kesehatan baterai dan pengaturan pengisian daya, khususnya untuk pengguna iPhone 15.

Pengaturan Batas Pengisian Lebih Fleksibel

Pengguna iPhone 15 kini memiliki kontrol lebih besar dalam menjaga kesehatan baterai perangkat mereka. Pada iOS 17, Apple memperkenalkan batasan pengisian daya hingga 80% untuk membantu memperlambat degradasi baterai.

Di iOS 18, Apple tak hanya mempertahankan fitur tersebut, namun juga menawarkan opsi yang lebih beragam. Melalui menu “Baterai” (Battery) di aplikasi “Pengaturan” (Settings), pengguna iPhone 15 dapat mengatur batas pengisian daya hingga 85%, 90%, atau 95% selain pilihan 80% yang sudah ada sebelumnya.

Dengan opsi yang lebih beragam ini, pengguna dapat menyesuaikan batas pengisian sesuai dengan kebutuhan. Bagi pengguna yang menginginkan pengisian daya tercepat, opsi 100% masih tersedia. Namun, jika Anda lebih memprioritaskan kesehatan baterai dalam jangka panjang, Anda bisa memilih batas pengisian yang lebih rendah.

Deteksi Pengisi Daya Lambat

iOS 18 tak hanya memberi Anda kontrol lebih besar atas pengisian daya, tetapi juga membantu Anda mengenali kapan iPhone 15 sedang diisi daya dengan pengisi daya yang lambat.

Ketika Anda sedang mengisi daya iPhone 15, lihatlah grafik “Tingkat Baterai” (Battery Level) pada menu “Baterai” (Battery) di aplikasi “Pengaturan” (Settings). Jika Anda menggunakan pengisi daya yang lambat, Anda akan melihat pesan peringatan dan grafik berwarna oranye.

Meskipun detail teknis mengenai batasan kecepatan pengisian yang memicu peringatan “Pengisi Daya Lambat” (Slow Charger) belum dijelaskan secara resmi oleh Apple, kehadiran fitur ini dapat membantu Anda mengoptimalkan proses pengisian daya.

Dengan mengetahui kapan iPhone 15 sedang diisi daya dengan pengisi daya yang lambat, Anda dapat mengambil langkah yang diperlukan, seperti menggunakan pengisi daya yang lebih cepat atau merencanakan durasi pengisian yang lebih lama.

Manfaat dari Peningkatan Ini

Peningkatan pada pengaturan pengisian daya dan pendeteksian pengisi daya lambat di iOS 18 menawarkan beberapa manfaat bagi pengguna iPhone 15:

  • Kesehatan Baterai Lebih Baik: Menggunakan batas pengisian daya yang lebih rendah dapat membantu memperlambat degradasi baterai iPhone 15 Anda. Dengan kapasitas baterai yang lebih terjaga, iPhone 15 Anda akan dapat mempertahankan performanya lebih baik dalam jangka waktu yang lebih lama.
  • Pengisian Daya Lebih Cerdas: Deteksi pengisi daya lambat memungkinkan Anda untuk menyesuaikan kebiasaan pengisian daya. Jika Anda mengetahui iPhone 15 sedang diisi daya dengan pengisi daya yang lambat, Anda dapat merencanakan durasi pengisian yang lebih lama atau menggunakan pengisi daya yang lebih cepat.
  • Kontrol Lebih Besar: Dengan opsi batas pengisian daya yang lebih beragam, pengguna iPhone 15 memiliki kontrol lebih besar dalam menyesuaikan proses pengisian daya sesuai dengan kebutuhan mereka.

Kesimpulan

iOS 18 membawa peningkatan yang berarti dalam hal kesehatan baterai dan pengaturan pengisian daya untuk iPhone 15. Dengan kontrol yang lebih besar dan informasi yang lebih lengkap, pengguna kini dapat membuat keputusan yang lebih cerdas untuk menjaga kesehatan baterai iPhone 15 mereka dan mengelola proses pengisian daya secara lebih optimal.

Meskipun detail teknis mengenai batasan kecepatan pengisian yang memicu peringatan “Pengisi Daya Lambat” (Slow Charger) belum dijelaskan secara resmi, kehadiran fitur ini tetap memberikan informasi berharga bagi pengguna.

Kita nantikan saja kehadiran iOS 18 pada musim gugur mendatang, beserta dokumen dukungan resmi dari Apple yang akan memberikan penjelasan lebih rinci mengenai fitur-fitur terbaru ini.

Terbaru

  • Inilah Cara Mengatasi OneDrive yang Suka Mengubah atau Menghapus Metadata File Kalian
  • Inilah Cara Menonaktifkan Antivirus Pihak Ketiga di Windows 11 dengan Aman
  • Inilah Cara Mengatur Raspberry Pi 5 dengan Ubuntu Server untuk Python dan Desktop GUI Tanpa Ribet
  • Inilah Alasan Kenapa Galaxy Z Fold 8 Ultra Bisa Jadi Produk yang Mengecewakan
  • Inilah Alasan Intel Merilis Raptor Lake Next di Socket LGA 1700, Masih Setia dengan DDR4!
  • Gini Caranya Menghilangkan Recycle Bin dari Desktop Windows 11 Supaya Lebih Bersih!
  • Inilah Huawei AirEngine 8771-X1T, Solusi Wi-Fi 7 Super Cepat untuk Bisnis Masa Kini
  • Inilah Cara Mengatasi Error Koneksi VMware Horizon Akibat Intersepsi SSL Proxy
  • Inilah Cara Mengatasi Connection Server Authentication Failed di VMware Horizon Client
  • Cara Laptop Nggak Lemot Pas Colok SD Card, Gampang Banget!
  • Inilah Caranya Mengatasi SD Card Reader yang Tidak Terbaca di Laptop
  • Inilah Cara Ampuh Atasi Perangkat USB yang Sering Terputus di Windows 10 dan 11
  • Cara Atasi USB Error dengan Update USB Root Hub dan Chipset Driver
  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device Descriptor Request Failed yang Paling Ampuh
  • Inilah 20 Kampus Swasta Terbaik di Bandung Versi EduRank 2026 untuk Referensi Kuliah Kalian
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar Sekolah Kedinasan STPN 2026, Kuota Terbatas!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026 Lengkap dengan Rincian Uang Pangkal Semua Jurusan S1
  • Inilah Aturan Resmi MPLS 2026 dari Kemendikdasmen, Guru dan Sekolah Wajib Catat Pedoman Lengkap Ini!
  • Inilah Cara Daftar Beasiswa S1/D4 Guru Kemendikdasmen 2026, Masa Pendaftaran Diperpanjang!
  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device (Device Descriptor Request Failed) dan Penjelasan Lengkapnya
  • Inilah Cara Membuat File Koneksi RDP Secara Manual Biar Akses Remote Kalian Nggak Error Lagi
  • Inilah Cara Clear RDP Cache dan Registry MRU Biar Remote Desktop Kalian Kembali Segar
  • Cara Restore File Association .rdp Agar Remote Desktop Bisa Terbuka Otomatis Lagi
  • Apa itu Probabilistic Methods dalam Klasifikasi Data?
  • Apa itu Klasifikasi Data dengan Metode Feature Selection?
  • Inilah Panduan Lengkap Jalur Afirmasi Disabilitas SPMB Kota Malang 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya!
  • Inilah Cara Lengkap Daftar UM Undip 2026: Panduan Teknis, Jadwal, dan Syarat Biar Nggak Salah Langkah!
  • Inilah Daftar Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026 Versi Webometrics dan QS WUR, Nggak Kalah Sama Negeri!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026, Kesempatan Emas Masuk Kampus Jaket Kuning Tanpa Tes!
  • Inilah Tampilan Baru Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026, Cara Cek Status dan Nominal Bantuan yang Cair!
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Inilah Update Pasar Saham AS 31 Mei 2026: Menakar Peluang S&P 500 dan Nasib Sektor Teknologi Saat Inflasi Belum Jinak
  • Sinyal Update Kondisi Pasar IHSG 31 Mei 2026: Strategi Cerdas Menghadapi Gejolak IHSG dan Rupiah di Awal Juni
  • Inilah Alasan Ilmiah Kenapa Kita Menguap, Ternyata Bukan Cuma Kurang Oksigen!
  • Inilah Alasan China Larang PR Berlebihan dan Ujian Berat, Ternyata Demi Kesehatan Mental Siswa!
  • Inilah Cara Cek Peluang Lolos SNBT Unair 2026 dan Daftar Lengkap Daya Tampungnya

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme