Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Apa itu Event Viewer di Windows 11?

Posted on October 26, 2024

Event Viewer adalah alat bawaan Windows 11 yang sangat berguna untuk mendiagnosis masalah, menemukan penyebab crash, dan menelusuri sumber kesalahan pada komputer Anda. Di dalam Event Viewer, Anda akan menemukan kumpulan informasi detail tentang apa yang terjadi pada sistem Anda, mulai dari kejadian normal hingga kesalahan fatal.

Membuka Event Viewer

Cara paling mudah untuk membuka Event Viewer adalah dengan menggunakan kotak pencarian pada taskbar:

  1. Klik kotak pencarian pada taskbar dan ketik “event viewer”.
  2. Pilih hasil pencarian yang sesuai.

Anda juga dapat menggunakan Run prompt:

  1. Tekan tombol Windows + R untuk membuka Run prompt.
  2. Ketik “eventvwr” dan tekan Enter.

Berkenalan dengan Bagian-bagian Event Viewer

Event Viewer dibagi menjadi beberapa bagian utama:

  • Custom Views: Di sini, Anda dapat membuat tampilan kustom dengan filter tertentu. Misalnya, Anda ingin melihat hanya log kesalahan, Anda dapat membuat tampilan kustom untuk tujuan tersebut.
  • Windows Logs: Bagian ini berisi informasi penting tentang sistem Anda. Ada lima sub-bagian:
    • Application: Menampilkan informasi tentang aplikasi yang berjalan di komputer Anda.
    • Security: Mencatat informasi tentang aktivitas keamanan, seperti login dan logout pengguna.
    • Setup: Mencatat informasi tentang proses instalasi Windows.
    • System: Mencatat informasi tentang sistem inti Windows, seperti proses boot, shutdown, dan Windows Update.
    • Forwarded Events: Mencatat informasi yang diteruskan dari komputer lain di jaringan.
  • Applications and Services Logs: Bagian ini berisi informasi tentang berbagai utilitas dan layanan yang ada di komputer Anda, seperti Hardware Events, Key Management Service, OpenSSH, dan Windows PowerShell.
  • Subscriptions: Anda dapat menggunakan bagian ini untuk membuat langganan untuk menerima notifikasi jika terjadi kesalahan tertentu di aplikasi tertentu.

Memahami Tingkat Keparahan Log

Event Viewer menampilkan log dengan tingkat keparahan yang berbeda, yang ditunjukkan dengan warna dan label. Berikut adalah tingkat keparahan yang umum:

  • Critical: Menunjukkan kesalahan yang sangat serius dan berpotensi mengganggu sistem.
  • Error: Menunjukkan kesalahan yang signifikan tetapi mungkin tidak mengganggu fungsi sistem secara keseluruhan.
  • Warning: Menunjukkan potensi masalah yang mungkin terjadi di masa depan.
  • Information: Mencatat informasi umum tentang sistem, seperti proses startup dan shutdown.
  • Verbose: Mencatat informasi yang sangat detail, termasuk informasi debugging.

Menambahkan dan Menghapus Kolom Detail

Event Viewer secara default menampilkan beberapa kolom, seperti Level, Date and Time, Source, Event ID, dan lainnya. Untuk melihat informasi yang lebih detail, Anda dapat menambahkan kolom tambahan.

  1. Buka Event Viewer dan navigasikan ke bagian yang Anda inginkan.
  2. Klik tombol View di sisi kanan.
  3. Pilih opsi Add/Remove Columns.
  4. Pilih kolom yang ingin Anda tampilkan dan klik tombol Add.
  5. Untuk menghapus kolom, pilih kolom tersebut dan klik tombol Remove.
  6. Klik tombol OK untuk menyimpan perubahan.

Memfilter dan Mencari Log

Salah satu fitur paling berguna dari Event Viewer adalah kemampuannya untuk memfilter log. Anda dapat memfilter log berdasarkan waktu, tingkat keparahan, Event ID, kategori, keyword, pengguna, dan komputer (jika menggunakan komputer jaringan).

  1. Buka Event Viewer dan navigasikan ke bagian yang Anda inginkan.
  2. Klik tombol Filter Current Log di sisi kanan.
  3. Pilih filter yang Anda inginkan dan klik tombol OK.

Menyalin Detail Log

Anda dapat menyalin detail log ke clipboard untuk dibagikan atau dianalisis lebih lanjut.

  1. Buka Event Viewer dan pilih log yang ingin Anda salin.
  2. Klik Copy > Copy Details as Text di sisi kanan.
  3. Buka Notepad atau aplikasi pengolah teks dan paste detail log.

Menyimpan Semua Log

Anda dapat menyimpan semua log Event Viewer untuk dianalisis lebih lanjut.

  1. Buka Event Viewer dan navigasikan ke bagian yang Anda inginkan.
  2. Klik opsi Save All Events As.
  3. Pilih lokasi dan nama file yang ingin Anda simpan dan klik tombol Save.

Untuk membuka file log yang tersimpan, klik opsi Open Saved Log dan pilih file yang Anda simpan sebelumnya. Kemudian, klik tombol Open.

Membuat Tampilan Kustom

Anda dapat membuat tampilan kustom di Event Viewer untuk memfilter log sesuai kebutuhan Anda.

  1. Buka Event Viewer dan klik bagian Custom Views.
  2. Klik opsi Create Custom Views.
  3. Pilih filter yang Anda inginkan dan klik tombol OK.

Membersihkan Riwayat Log

Anda dapat membersihkan riwayat log di Event Viewer jika diperlukan.

  1. Navigasikan ke bagian yang Anda inginkan di Event Viewer.
  2. Klik opsi Clear Log di sisi kanan.
  3. Klik tombol Clear.

Jika Anda ingin menyimpan log sebelum membersihkan, klik tombol Save and Clear.

Mencari Log Crash Windows 11

Untuk melihat log crash Windows 11, buka Event Viewer dan navigasikan ke Windows Logs > System. Cari log yang diberi tanda merah atau berlabel “Error”. Kemudian, baca deskripsi kesalahan di tab General dan Details.

Melihat Log Aktivitas

Ada dua log aktivitas di Windows 11:

  1. Buka Windows Settings dan navigasikan ke Privacy & security > Activity history.
  2. Buka Event Viewer dan navigasikan ke Windows Logs > System.

Anda dapat menemukan semua log aktivitas yang sesuai dengan kebutuhan Anda di kedua lokasi tersebut.

Kesimpulan

Event Viewer adalah alat yang kuat yang dapat membantu Anda mendiagnosis dan memecahkan masalah pada komputer Anda. Dengan memahami bagaimana menggunakannya, Anda dapat memanfaatkan informasi yang dikumpulkan dalam log untuk menemukan penyebab kesalahan dan memperbaiki masalah dengan lebih cepat dan efisien.

Terbaru

  • Worth It! Switching from Fedora KDE to Kubuntu
  • I’m Happy Using ‘Herdr’, The Fastest Growing Devtool written in Rust
  • Testing Goose on Omarchy Linux (App & CLI): The Open-Source Solution for Daily Task Automation
  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Building Long-Running AI Agents with Pi Durable: An AI SRE Agent Example
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • Ini Dia QR Link Dana Kaget 400K, 27 Oktober 2026
  • Fresh! Ini Biodata dan Fakta Unik dari Member No Na
  • Inilah Rekomendasi 10 Drama Jepang Wajib Tonton November 2026
  • Siapa Sosok Dibalik Video Kerudung Biru Di Mobil? Ini Konteks Asli Rekamannya
  • Bantah Menteri Kesehatan Sesak Nafas di Kalimantan, Netizen Tidak Percaya

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme