Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Wafat: José Mujica Presiden Termiskin Didunia

Posted on May 17, 2025

José Alberto “Pepe” Mujica Cordano, tokoh politik Uruguay yang lahir pada 20 Mei 1935, meninggalkan warisan yang kaya akan perjuangan, kebijakan progresif, dan gaya hidup sederhana. Ia menjabat sebagai Presiden Uruguay ke-40 dari tahun 2010 hingga 2015, dan dikenal dunia sebagai sosok pemimpin yang merakyat dan berprinsip. Kehidupan Mujica sarat dengan pengalaman revolusioner, perjuangan melawan rezim otoriter, dan komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Masa muda Mujica diwarnai dengan keaktifan di dunia politik. Pada pertengahan tahun 1960-an, ia bergabung dengan gerakan MLN-Tupamaros, kelompok politik bersenjata yang menganut ideologi sayap kiri. Keterlibatannya dalam gerakan ini membawanya pada serangkaian penangkapan dan penahanan selama rezim militer di Uruguay pada tahun 1970-an dan 1980-an. Mujica mengalami penyiksaan dan dipenjara selama 14 tahun, termasuk periode isolasi yang sangat berat. Pengalaman pahit ini membentuk karakternya dan memperkuat keyakinannya pada keadilan sosial.

Setelah demokrasi kembali di Uruguay pada tahun 1985, Mujica dibebaskan melalui amnesti. Ia kemudian bergabung dengan gerakan politik sayap kiri dan menjadi tokoh penting dalam pembentukan Movimiento de Participación Popular (MPP), bagian dari koalisi Frente Amplio. Kiprahnya di dunia politik terus bersinar, dimulai sebagai anggota parlemen pada tahun 1994, kemudian menjadi senator pada tahun 1999. Ia dikenal karena karismanya dan kemampuannya untuk menarik simpati dari berbagai lapisan masyarakat.

Pada tahun 2005, Mujica diangkat sebagai Menteri Peternakan, Pertanian, dan Perikanan. Ia memegang jabatan ini hingga tahun 2008 sebelum kembali ke Senat. Popularitasnya terus meningkat, dan pada tahun 2009, ia memenangkan pemilihan presiden sebagai kandidat dari Frente Amplio. Kemenangannya menjadi tonggak sejarah bagi Uruguay, menandai pengakuan atas visi politiknya yang progresif dan inklusif.

Masa kepresidenan Mujica ditandai dengan serangkaian kebijakan progresif yang mengubah lanskap sosial dan politik Uruguay. Ia melegalkan konsumsi ganja, pernikahan sesama jenis, dan aborsi. Kebijakan-kebijakan ini mencerminkan komitmennya terhadap kebebasan individu dan hak asasi manusia. Selain itu, pemerintahannya memperkuat serikat pekerja dan meningkatkan upah minimum secara signifikan, yang berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu ciri khas Mujica adalah gaya hidupnya yang sederhana dan kesediaannya untuk berbagi kekayaan. Ia dikenal sebagai “presiden termiskin di dunia” karena ia menyumbangkan sekitar 90 persen dari gajinya sebesar US$12.000 per bulan untuk amal yang mendukung masyarakat berpenghasilan rendah dan pengusaha kecil. Ia menolak tinggal di istana kepresidenan dan lebih memilih tinggal di rumah pertaniannya, mengendarai mobil Volkswagen Beetle tahun 1987. Gaya hidupnya ini mencerminkan penolakannya terhadap materialisme dan fokusnya pada nilai-nilai kemanusiaan.

Dalam pidatonya di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 2013, Mujica menyerukan perubahan global, menyerukan masyarakat untuk fokus pada hubungan manusia, cinta, persahabatan, petualangan, solidaritas, dan keluarga. Ia menekankan pentingnya menjauhi ketergantungan pada ekonomi dan pasar, dan mengadvokasi dunia yang lebih adil dan berkelanjutan.

Setelah mengakhiri masa jabatannya sebagai presiden pada tahun 2015, Mujica kembali ke Senat. Ia terus aktif dalam politik dan menyuarakan pandangannya tentang berbagai isu. Pada tahun 2020, ia mengundurkan diri dari Senat karena usia dan kondisi pandemi COVID-19. Meskipun demikian, pengaruhnya sebagai tokoh politik tetap kuat.

Kehidupan Mujica adalah cerminan dari keyakinannya pada keadilan sosial, kesederhanaan, dan komitmen terhadap kemanusiaan. Ia menginspirasi banyak orang di seluruh dunia dengan gaya hidupnya yang sederhana dan pandangannya yang progresif tentang politik dan masyarakat. Warisan Mujica akan terus hidup sebagai pengingat akan pentingnya kepemimpinan yang berpihak pada rakyat dan nilai-nilai yang lebih tinggi.

Pada April 2024, Mujica mengumumkan bahwa ia didiagnosis menderita kanker esofagus, yang kemudian menyebar ke hati. Ia meninggal dunia pada 13 Mei 2025, seminggu sebelum ulang tahunnya yang ke-90. Pemakamannya dihadiri oleh banyak tokoh penting, termasuk pemimpin dari berbagai negara.

Terbaru

  • Inilah Syarat dan Prosedur Ikut Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Tes Tulis 2026/2027
  • Inilah Kronologi & Latar Belakang Kasus Erin Taulany vs ART Hera: Masalah Facebook Pro?
  • Inilah Alasan Kenapa Ending Film Children of Heaven diubah di Indonesia
  • Ini Alasan Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee
  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Master Mistral Medium 3.5: A Comprehensive Guide to the 128B Dense Open-Source Giant
  • How to Create Professional YouTube Content Using HeyGen AI Without Showing Your Face
  • How to Boost Your Local AI Speed with Gemma 4 Multi-Token Prediction
  • How to 3x your AI speed with Google’s Gemma 4 MTP Drafters: A step-by-step guide to lightning-fast inference
  • How to Master Google Pomelli: The Ultimate AI Tool for Creating Professional Marketing Content in Minutes
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme