Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Rusia Gagal Uji Coba Rudal Nuklir

Posted on May 21, 2025

Rusia, yang berupaya memproyeksikan kekuatan nuklirnya melalui uji coba peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) RS-24 Yars, justru menghadapi kemunduran yang memalukan. Uji coba yang direncanakan pada 19 Mei lalu, yang bertujuan untuk mengintimidasi Ukraina, NATO, dan negara-negara lain, tampaknya tidak pernah terjadi, memicu pertanyaan tentang keandalan persenjataan nuklir Rusia.

Menurut laporan dari berbagai sumber, termasuk badan intelijen Ukraina (GUR), persiapan untuk peluncuran rudal RS-24 Yars telah dilakukan di wilayah Sverdlovsk, lokasi yang sering digunakan untuk uji coba semacam itu. Pasukan yang ditempatkan di sana juga memiliki pengalaman dalam peluncuran uji coba sebelumnya. Namun, tidak seperti peluncuran ICBM Rusia yang sukses sebelumnya, tidak ada laporan atau bukti visual yang muncul pada tanggal 19 Mei, yang menunjukkan bahwa rudal tersebut tidak pernah lepas landas.

Kegagalan ini memunculkan beberapa teori. Salah satunya adalah bahwa RS-24 mengalami masalah teknis serupa dengan yang dialami oleh dua rudal sejenis lainnya pada tahun 2023, yang mengakibatkan rudal tersebut melenceng dari jalur dan jatuh ke tanah. Kemungkinan lainnya adalah bahwa masalah teknis muncul selama tahap awal peluncuran, mencegah rudal mencapai ketinggian yang cukup untuk diamati. Teori ini didukung oleh fakta bahwa RS-24 adalah versi modernisasi dari sistem rudal Topol yang lebih tua, yang mulai beroperasi pada akhir 1990-an.

Terlepas dari penyebabnya, kegagalan uji coba ini menimbulkan pertanyaan serius tentang keandalan RS-24, yang dipromosikan sebagai ICBM paling modern dan kuat dalam persenjataan Rusia. RS-24, yang mulai diproduksi pada tahun 2004, dirancang untuk diluncurkan dari silo atau dari kendaraan truk, dan mampu membawa hingga 10 hulu ledak nuklir dengan jangkauan hingga 6.524 mil. Rudal ini menggunakan sistem panduan inersia yang ditingkatkan dan sistem navigasi global Glosnass Rusia, yang seharusnya memberikan akurasi yang tinggi.

Kegagalan ini bukan satu-satunya kemunduran yang dialami oleh program rudal nuklir Rusia. Ada laporan tentang kegagalan uji coba rudal ICBM jarak menengah Oreshnik dan rudal Satan 2 (RS-28). Laporan Newsweek mengklaim bahwa rudal Satan 2 telah gagal dalam empat dari lima uji coba terakhirnya. Gambar satelit dari lokasi pengujian Plesetsk menunjukkan kerusakan yang disebabkan oleh salah satu kegagalan ini, dengan kawah besar dan kerusakan di area sekitarnya.

Kegagalan ini merusak upaya Rusia untuk menggunakan senjata nuklirnya sebagai alat untuk mendapatkan pengaruh. Presiden Rusia Vladimir Putin telah berulang kali menggunakan retorika nuklir dan ancaman untuk mengintimidasi Ukraina, NATO, dan negara-negara lain. Namun, dengan rudal yang gagal diluncurkan, kredibilitas ancaman ini dipertanyakan.

Perubahan doktrin nuklir Rusia pada November 2024, yang memungkinkan Rusia untuk menyerang sekutu berkemampuan nuklir dari negara-negara non-nuklir jika merasa kedaulatannya terancam, semakin meningkatkan kekhawatiran tentang penggunaan senjata nuklir oleh Rusia. Terlepas dari itu, kegagalan yang dialami Rusia dengan program rudal nuklirnya menunjukkan bahwa persenjataan nuklirnya mungkin tidak seandal yang diklaim.

Kegagalan uji coba RS-24 terjadi sehari sebelum panggilan telepon yang dijadwalkan antara Putin dan Presiden AS Donald Trump. Peluncuran itu seharusnya menjadi unjuk kekuatan nuklir Rusia, yang mengirimkan peringatan ke AS. Sebaliknya, kegagalan tersebut menghilangkan pengaruh yang mungkin diharapkan Putin untuk digunakan dalam percakapannya dengan Trump.

Intimidasi Rusia juga memiliki efek yang berlawanan, membangunkan Eropa terhadap ancaman yang ditimbulkan oleh Rusia dan menyebabkan peningkatan dukungan untuk Ukraina. Sekutu Ukraina telah berulang kali melanggar garis merah yang ditetapkan oleh Putin, mengirimkan senjata ke Ukraina, memungkinkan penggunaan rudal jarak jauh buatan Barat terhadap Rusia, dan memberikan F-16 ke negara itu. Kegagalan Rusia untuk menindaklanjuti ancamannya menunjukkan bahwa NATO mungkin menyadari bahwa persenjataan nuklir Rusia tidak seperti yang terlihat.

Meskipun Rusia memiliki banyak hulu ledak nuklir, keandalan sistem pengiriman yang seharusnya digunakan untuk meluncurkan senjata-senjata ini ke musuh-musuhnya dipertanyakan. Situasi ini membuat Rusia tampak seperti petinju kuat dengan lengan patah, yang tidak dapat memberikan pukulan yang efektif.

Apakah Rusia benar-benar mencoba peluncuran RS-24, atau apakah mereka membatalkan upaya tersebut setelah melihat bahwa RS-24 tidak memenuhi tugasnya? Apakah NATO mulai menjadi kurang takut pada Putin sekarang karena mereka melihat keadaan rudal berkemampuan nuklir jarak jauhnya? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

Terbaru

  • Inilah Cara Mengatasi OneDrive yang Suka Mengubah atau Menghapus Metadata File Kalian
  • Inilah Cara Menonaktifkan Antivirus Pihak Ketiga di Windows 11 dengan Aman
  • Inilah Cara Mengatur Raspberry Pi 5 dengan Ubuntu Server untuk Python dan Desktop GUI Tanpa Ribet
  • Inilah Alasan Kenapa Galaxy Z Fold 8 Ultra Bisa Jadi Produk yang Mengecewakan
  • Inilah Alasan Intel Merilis Raptor Lake Next di Socket LGA 1700, Masih Setia dengan DDR4!
  • Gini Caranya Menghilangkan Recycle Bin dari Desktop Windows 11 Supaya Lebih Bersih!
  • Inilah Huawei AirEngine 8771-X1T, Solusi Wi-Fi 7 Super Cepat untuk Bisnis Masa Kini
  • Inilah Cara Mengatasi Error Koneksi VMware Horizon Akibat Intersepsi SSL Proxy
  • Inilah Cara Mengatasi Connection Server Authentication Failed di VMware Horizon Client
  • Cara Laptop Nggak Lemot Pas Colok SD Card, Gampang Banget!
  • Inilah Caranya Mengatasi SD Card Reader yang Tidak Terbaca di Laptop
  • Inilah Cara Ampuh Atasi Perangkat USB yang Sering Terputus di Windows 10 dan 11
  • Cara Atasi USB Error dengan Update USB Root Hub dan Chipset Driver
  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device Descriptor Request Failed yang Paling Ampuh
  • Inilah 20 Kampus Swasta Terbaik di Bandung Versi EduRank 2026 untuk Referensi Kuliah Kalian
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar Sekolah Kedinasan STPN 2026, Kuota Terbatas!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026 Lengkap dengan Rincian Uang Pangkal Semua Jurusan S1
  • Inilah Aturan Resmi MPLS 2026 dari Kemendikdasmen, Guru dan Sekolah Wajib Catat Pedoman Lengkap Ini!
  • Inilah Cara Daftar Beasiswa S1/D4 Guru Kemendikdasmen 2026, Masa Pendaftaran Diperpanjang!
  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device (Device Descriptor Request Failed) dan Penjelasan Lengkapnya
  • Inilah Cara Membuat File Koneksi RDP Secara Manual Biar Akses Remote Kalian Nggak Error Lagi
  • Inilah Cara Clear RDP Cache dan Registry MRU Biar Remote Desktop Kalian Kembali Segar
  • Cara Restore File Association .rdp Agar Remote Desktop Bisa Terbuka Otomatis Lagi
  • Apa itu Probabilistic Methods dalam Klasifikasi Data?
  • Apa itu Klasifikasi Data dengan Metode Feature Selection?
  • Inilah Panduan Lengkap Jalur Afirmasi Disabilitas SPMB Kota Malang 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya!
  • Inilah Cara Lengkap Daftar UM Undip 2026: Panduan Teknis, Jadwal, dan Syarat Biar Nggak Salah Langkah!
  • Inilah Daftar Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026 Versi Webometrics dan QS WUR, Nggak Kalah Sama Negeri!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026, Kesempatan Emas Masuk Kampus Jaket Kuning Tanpa Tes!
  • Inilah Tampilan Baru Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026, Cara Cek Status dan Nominal Bantuan yang Cair!
  • How to Secure DNS and NTP in Fedora Linux
  • How to Hardening DNF on Fedora/Almalinux
  • How to Masking & Secure Daemon in Linux Server
  • How to Hardening Mount Option in Linux Server
  • How to Secure Linux Server with AIDE
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Inilah Update Pasar Saham AS 31 Mei 2026: Menakar Peluang S&P 500 dan Nasib Sektor Teknologi Saat Inflasi Belum Jinak
  • Sinyal Update Kondisi Pasar IHSG 31 Mei 2026: Strategi Cerdas Menghadapi Gejolak IHSG dan Rupiah di Awal Juni
  • Inilah Alasan Ilmiah Kenapa Kita Menguap, Ternyata Bukan Cuma Kurang Oksigen!
  • Inilah Alasan China Larang PR Berlebihan dan Ujian Berat, Ternyata Demi Kesehatan Mental Siswa!
  • Inilah Cara Cek Peluang Lolos SNBT Unair 2026 dan Daftar Lengkap Daya Tampungnya

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme