Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Ini Loh Kejahatan Modus Phishing Google Tasks Terbaru yang Bisa Nguras Data Perusahaan Kalian

Posted on February 26, 2026

Peneliti dari Kaspersky baru saja nemuin skema phishing licik yang pakai Google Tasks buat nyolong data login karyawan. Modus ini bahaya banget soalnya mereka pakai domain resmi @google.com, yang ngebuat filter keamanan sering kebobolan. Kalian harus waspada karena serangan ini kelihatan kayak urusan internal kantor yang beneran penting.

Belakangan ini, ancaman siber nggak cuma datang dari link-link aneh yang nggak jelas asal-usulnya. Para pelaku kejahatan makin pinter dengan ngeksploitasi layanan cloud yang sering kami pakai sehari-hari, salah satunya Google Tasks. Dalam kampanye yang terdeteksi di awal tahun 2026 ini, mereka menggunakan notifikasi otomatis yang asalnya beneran dari sistem Google. Hal ini ngebuat sistem keamanan email perusahaan kayak kewalahan buat ngebedain mana instruksi kerja yang bener dan mana yang cuma jebakan Batman.

Skemanya terbilang sangat rapi. Kalian mungkin bakal dapet email dengan subjek “Anda memiliki tugas baru”. Karena email ini dikirim lewat infrastruktur Google yang sah, secara teknis email tersebut punya sertifikat digital dan reputasi domain yang bersih. Alhasil, sistem filter spam yang biasanya galak banget ngeblokir email luar, malah ngasih “lampu hijau”. Penyerang ngebangun rasa percaya korban dengan nampilin format email yang identik banget sama notifikasi Google Workspace yang biasa kalian terima pas lagi kerja.

Nggak cuma modal tampilan doang, mereka juga mainin sisi psikologis atau yang biasa disebut social engineering. Di dalam pesan tersebut, mereka nyelipin elemen urgensi. Misalnya, tugas itu dikasih label “Prioritas Tinggi” dengan tenggat waktu yang mepet banget. Rasanya pasti panik kan kalau dapet notifikasi tugas mendadak dari sistem resmi? Nah, kepanikan inilah yang mereka incar supaya korban langsung klik link di dalamnya tanpa sempat mikir panjang atau ngecek keaslian instruksinya ke atasan.

Begitu link diklik, kalian nggak bakal dibawa ke dashboard Google Tasks yang asli. Sebaliknya, kalian bakal dialihkan ke sebuah halaman web palsu yang tampilannya didesain mirip banget sama portal internal perusahaan atau halaman “Verifikasi Karyawan”. Di sana, kalian diminta buat masukin kredensial login, kayak username dan password email kantor, dengan alasan buat konfirmasi status pegawai. Padahal, begitu tombol “Submit” ditekan, data rahasia kalian langsung terkirim ke server milik pelaku.

Roman Dedenok, seorang pakar Anti-Spam di Kaspersky, ngomong kalau tren ini bakal terus berlanjut sepanjang tahun 2026. Menurut dia, ekosistem Google yang luas banget emang jadi sasaran empuk karena hampir semua perusahaan pakai layanan ini. Penggunaan domain resmi @google.com itu kayak “senjata pamungkas” mereka buat nembus pertahanan paling canggih sekalipun. Kalau data login kalian udah bocor, dampaknya nggak main-main. Mereka bisa akses data sensitif perusahaan, ngebajak komunikasi bisnis (Business Email Compromise), atau bahkan nyebarin malware ke seluruh jaringan kantor lewat akun kalian yang sudah dikuasai.

Buat ngelindungin diri dan perusahaan dari serangan kayak gini, ada beberapa langkah teknis dan praktis yang harus kalian terapin:

  1. Periksa Detail Pengirim Secara Manual
    Meskipun domainnya kelihatan dari google.com, kalian harus cek apakah instruksi tugas tersebut relevan sama job desk kalian. Kalau rasanya aneh karena nggak pernah ada pembicaraan sebelumnya soal tugas itu di platform komunikasi internal (seperti Slack atau Teams), jangan langsung percaya.
  2. Jangan Pernah Masukin Kredensial di Link Luar
    Inget, layanan resmi Google nggak bakal minta kalian buat verifikasi ulang password lewat halaman web yang asalnya dari link email secara tiba-tiba. Kalau kalian diarahkan ke form “Employee Verification” di luar portal resmi perusahaan yang biasanya kalian pakai, itu udah pasti tanda bahaya.
  3. Gunakan Autentikasi Dua Faktor (2FA/MFA)
    Ngeaktifin 2FA itu wajib banget di jaman sekarang. Kalaupun pelaku berhasil nyolong password kalian, mereka tetep nggak bakal bisa masuk ke akun tanpa kode verifikasi tambahan yang ada di HP kalian. Ini bener-bener ngebantu ngebatasin ruang gerak mereka.
  4. Lapor ke Tim IT atau Security
    Kalau kalian nemuin email yang mencurigakan, jangan cuma dihapus. Kasih tahu tim IT di kantor kalian supaya mereka bisa ngeblokir alamat pengirim atau URL tersebut di seluruh jaringan perusahaan. Tindakan kecil ini bisa nyelametin temen kerja lainnya supaya nggak kena tipu juga.
  5. Edukasi Diri dan Rekan Kerja
    Serangan siber itu terus berkembang. Sering-seringlah baca update soal tren keamanan siber terbaru. Jangan sampai kalian ngerasa aman cuma karena kantor udah pakai sistem cloud yang terkenal. Penjahat selalu nyari celah di titik terlemah, yaitu kelalaian manusia itu sendiri.

Ngelihat fenomena ini, kayaknya kita emang harus makin skeptis sama setiap notifikasi yang masuk, walaupun kelihatannya resmi. Serangan yang manfaatin kepercayaan kita terhadap brand besar kayak Google emang licik banget karena mereka ngebuat batasan antara “aman” dan “bahaya” jadi makin tipis. Tetap waspada, selalu verifikasi ulang setiap ada permintaan data sensitif, dan jangan biarkan rasa panik ngebikin kalian ngambil keputusan yang salah. Keamanan data perusahaan adalah tanggung jawab kita bareng-bareng.

Semoga penjelasan ini bermanfaat buat menjaga keamanan akun dan data kalian di tempat kerja. Tetap hati-hati saat berselancar di dunia digital ya, rekan-rekanita. Terimakasih sudah membaca sampai selesai!

Terbaru

  • Inilah Data Pendaftar KIP Kuliah 2026 Jalur SNBP dan Bocoran Kriteria yang Lolos!
  • Inilah Game Silent Hill: Townfall, Teror Psikologis Baru yang Bakal Bikin Kalian Gemetar di Tahun 2026!
  • Inilah Trailer Mortal Kombat 2, Johnny Cage Resmi Gabung dan Siap Hadapi Shao Kahn!
  • Inilah Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy S26 yang Baru Meluncur, Ternyata Harganya Naik Segini!
  • Inilah Cara Mematikan MSA Xiaomi Supaya HP Nggak Lemot dan Bebas Iklan, Ternyata Langkahnya Simpel Banget!
  • Inilah Kronologi Mobil Calya Plat D yang Viral Lawan Arus di Jakpus, Ternyata Bawa Banyak Plat Palsu!
  • Inilah Axioo Hype AI 5, Laptop AI Canggih yang Nggak Bikin Kantong Bolong!
  • Ini Loh Kejahatan Modus Phishing Google Tasks Terbaru yang Bisa Nguras Data Perusahaan Kalian
  • Inilah Poco X7 5G dan M7 Pro 5G, HP Gaming Performa Ekstrem yang Ngebikin Mabar Kalian Jadi Anti Lag!
  • Inilah Cara Mengubah Lahan Kosong Jadi Uang Lewat Strategi Land Banking
  • Ini Trik Supaya Gajian YouTube Shorts Tembus Puluhan Juta dari Penonton Bule!
  • Jangan Sampai Keliru! Begini Cara Cek Total Jam Linear dan Non Linear di EMIS GTK IMP 2026
  • Cuma Nonton Drama Pendek Bisa Cair Uang Tunai? Bongkar Habis Kebenaran Aplikasi FunFlick di Sini!
  • Apa itu Resetter Epson L3210?
  • Ini Loh Ukuran A4, F4, A3, B5, A5 di Canva Biar Hasil Cetakan Kalian Nggak Terpotong!
  • Inilah Cara Transfer Pulsa Telkomsel Paling Update 2026, Lengkap dengan Biaya dan Syarat Terbarunya!
  • Inilah Xolo.io, Solusi Praktis Buat Kalian yang Pengen Bangun Startup Skala Global Tanpa Harus Pindah ke Luar Negeri
  • Inilah Caranya Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax Supaya Nggak Kena Denda
  • Inilah Alasan Kenapa Software House Lokal Susah Dapat Insentif Pajak R&D dan Isu Amortisasi Pegawai yang Bikin Pusing
  • Inilah Alasan Kenapa Developer Game Indonesia Lagi Curhat Soal Pajak: Kasus Toge Productions
  • Inilah Alasan Ilmiah Kenapa Lampu Lalu Lintas Pakai Warna Merah, Kuning, dan Hijau!
  • Nonton Drama Dapat Duit? Ini Kebenaran Soal FunFlick yang Wajib Kalian Tahu!
  • Ini Cara Isi NPWP dan Rekening di EMIS GTK IMP 2026 Biar Tunjangan Lancar
  • Inilah Trik Farming AFK Roblox Fish It 24 Jam Tanpa Bikin HP Panas!
  • Hobi Nonton Drama Jadi Cuan? Ini Cara Ngebanyakin Diamond FreeReels Tanpa Ribet!
  • Panduan Lengkap Ukuran Banner Canva untuk Desain yang Menarik
  • Apakah ViaPaypal.id Penipuan?
  • Beda BRIVA dan Rekening? Ini Penjelasannya!
  • Pahami Perbedaan Kode SIEX, SIPX, dan SISX dengan Mudah!
  • Arti SPT Sebelumnya Tidak Ada dari BPS yang Perlu Kalian Pahami
  • How to Use User Accounts & System Admin on Linux Mint 23
  • What is Docker Digest Watching? Understanding the New Standard in Docker 8.2
  • What is LibreOffice Online? A Guide to the Community-Driven Cloud Office Suite
  • Lutris 0.5.21 Adds Steam Sniper Runtime & New Emulators: What’s New?
  • Wine 11.3 Released: New Features and Improvements Explained
  • Prompt AI Menyusun Script Pola Suara Karakter agar Brand Jadi Ikonik
  • Prompt AI untuk Merancang Karakter Brand yang Ikonik
  • Prompt AI Audit Konten Sesuai Karakter Brand
  • Prompt AI Merubah Postingan LinkedIn Jadi Ladang Diskusi dengan ChatGPT
  • Prompt AI: Paksa Algoritma LinkedIn Promosikan Konten Kalian
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme