Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Malvertising, Sekedar Penjelasan

Posted on November 13, 2014

malwareIklan adalah salah satu cara pegiat bisnis internet mendulang nafkah. Beberapa platform yang biasa mereka manfaatkan antara lain via banner gambar/flash pada suatu situs ataupun iklan berupa AdSense dan AdMob (khusus aplikasi mobile). Tidak semua dari pegiat bisnis tersebut menjalankan praktik usahanya dengan benar. Ada yang sengaja mengelabui dan mencari-cari kesempatan dari pengguna internet yang awam akan masalah sekuritas.

Salah satu teknik licik yang digunakan mereka adalah Malvertising. Malvertising adalah konsep beriklan secara online yang sengaja disisipi atau digunakan untuk menyebarkan malware (bisa berupa virus, trojan dll).  Pengiklan Online dengan niat jahat tersebut mendapatkan area penyebaran dan sasaran yang lebih luas, karena mereka dapat memasukkan iklan mereka ke sejumlah website dengan trafik kunjungan yang tinggi.

Teknik ini tergolong baru dan lebih sulit untuk dibasmi. Area penyebarannya yang luas dan metode instalasi dan infeksi malware yang beragam dan kebanyakan belum dikenal metodenya. Sifatnya yang tayang berupa iklan kebanyakan dan tidak memanfaatkan vulnerabilitas sebuah website/server juga membuat para peneliti keamanan pusing. Tahun 2012, Online Trust Alliance misalnya merilis data mengejutkan, sekitar 10 milyar iklan disinyalir merupakan praktik malvertising.

Cara Kerja

Website atau pengelola website secara tidak sadar memasukkan atau menerima iklan berbahaya tersebut pada halamannya. Jika ada salah satu pengunjung yang mengklik iklan berbahaya yang tayang tersebut, mereka akan terinfeksi malware. Biasanya si pengunjung akan dibawa ke sebuah situs abal-abal yang berisi konten-konten menarik atau penting seperti kondisi komputer yang lemot, antivirus yang mendeteksi virus, driver yang kurang dan lain-lain. Secara tidak sadar pengunjung tersebut mengunduh malware berupa virus atau spyware yang biasa berkedok dalam program berbasis Flash ataupun instalasi software. Yang paling canggih bahkan bisa menyerbar walaupun menggunakan basis HTML/Javascript.

Cara kerja lain yang hampir serupa dan belakangan ini cukup marak adalah membuat ekstensi palsu dari beberapa browser populer (misalnya Google Chrome dan Firefox). Praktik malvertising tersebut disembunyikan pada addon/ekstensi browser yang sehari-hari dipakai oleh user. Jadi jangan heran jika sewaktu-waktu anda mendapati iklan pada halaman-halaman website yang seharusnya tidak ada iklannya, sekalipun anda menggunakan ekstensi anti iklan seperti AdBlock.

Beberapa modus populer dari metode malvertising yang secara tidak sadar kita alami tiap antara lain:

  • Iklan Pop-up untuk mendownload suatu file, misalnya antivirus, cleaner PC, driver komputer dan sejenisnya,
  • Iklan berupa teks maupun gambar pada letak yang tidak seharusnya atau pada halaman-halaman situs yang tidak menggunakan iklan (seperti sistem informasi)
  • Drive-by Download, seketika mengunduh ekstensi, flash, atau software apapun tanpa sepengetahuan user,
  • Widget website yang mengarahkan user ke situs berbahaya,
  • Frame tersembunyi berupa iframe yang menyebarkan malware ke website-website,
  • Pembajakan gambar, video dan konten lainnya dari situs penyedia konten (CDN) dengan gambar, video dan konten yang telah disisipi malware,
  • Banner gambar yang mencurigakan,
  • Aplikasi pihak ketiga (baik berupa ekstensi, plugin atau addon) dari software-software web seperti forum, helpdesk, CRM, CMS dan sejenisnya
  • Aplikasi pihak ketiga dari browser-browser yang sering dipakai (berupa ekstensi atau addon) yang disisipi program berbahaya

Contoh Kasus

Beberapa website besar dan populer di internet sudah mengeluarkan peringatan akan metode malvertising ini dan sekaligus mengkonfirmasi bahwa situs mereka menjadi korban dari praktik jahat ini.

Website New York Times misalnya mengeluarkan peringatan tersebut September tahun 2009 yang lalu, yang menjelaskan kronologi malvertising terhadap mereka menggunakan software antivirus palsu, Personal Antivirus.

Kemudian, Wikipedia, platform ensiklopedia online yang sedari awal dikembangkan telah bebas iklan juga menjadi korban dari praktik ini. Bulan Mei 2012, Wikipedia merilis konfirmasi seputar protes dan praktik malvertising yang menimpa mereka.

Wikipedia Malvertising by InkFruit

Dan sederet situs besar seperti London Stock Exchange, Spotify, Gigaom dan The Onion.

Mungkin yang paling dekat dengan saya sekarang adalah aplikasi-aplikasi sistem informasi milik Universitas Negeri Semarang yang dilaporkan oleh pelbagai usernya disisipi iklan. Banyak yang menduga, adanya iklan tersebut untuk mendulang keuntungan bagi para developernya atau pihak Unnes, yang sebenarnya tidak lebih dari akibat PC dan Laptop para pelapor yang terkena malvertising dari sejumlah software tidak jelas yang terpasang pada komputer mereka.

Pencegahan & Penanganan

Lalu bagaimana jika anda melalui PC dan Laptop anda sudah mendapati gejala dan praktik-praktik tersebut? Satu-satunya cara yang bisa anda tempuh adalah mengaktifkan software khusus pembasmi Adware atau antivirus yang telah memiliki formula khusus untuk membasmi adware tersebut seperti MalwareBytes dan AdAware.

Dan bagi anda yang ingin waspada terhadap aksi-aksi licik tersebut dapat selalu menggunakan cara berikut untuk berinternet:

  • pasang software antivirus/anti-adware
  • selalu gunakan protokol HTTPS untuk website maupun sistem informasi yang anda akses (jika tersedia)
  • tidak mengunjungi situs dengan konten-konten ilegal seperti download software crack/keygen, musik, torrent dan sejenisnya
  • tidak sebarang mengklik iklan atau mengunduh konten yang tidak jelas dari situs yang tidak jelas
  • tidak menjalankan plugin Flash dan Adobe PDF, ganti dengan player HTML5 atau Viewer Online untuk file flash/PDF yang akan anda unduh,
  • tidak menggunakan browser lawas, selalu gunakan update stabil terbaru
  • tidak menggunakan browser yang rentan terkena injeksi malware karena ekstensibilitasnya seperti Internet Explorer
  • berselancar dengan browser yang dijalankan pada lingkungan sandbox (terisolasi) seperti menggunakan software seperti Sandboxie

Terbaru

  • Inilah Alasan Kenapa Beli Follower IG itu TIDAK AMAN!
  • EPIK! Kisah Mesin Bor Tercanggih Takluk di Proyek Terowongan Zojila Himalaya
  • Bingung Cari Lokasi Seseorang? Cek Cara Melacak Pemilik Nomor HP Tanpa Bayar Ini, Dijamin Akurat!
  • Apa itu Logis? Kenapa Logika Bisa Berbeda-beda?
  • Ini Alasan Kenapa Fitur Bing AI Sedang Trending dan Dicari Banyak Orang
  • Sejarah Kerajaan Champa: Bangsa Yang Hilang Tanpa Perang Besar, Kok Bisa?
  • Gini Caranya Dapat Weekly Diamond Pass Gratis di Event M7 Pesta, Ternyata Nggak Pake Modal!
  • Inilah Trik Rahasia Panen Token dan Skin Gratis di Event Pesta Cuan M7 Mobile Legends!
  • Apakah Apk Pinjaman Cepat Galaxy Pinjol Penipu?
  • Cara Tarik Saldo APK Game Clear Blast
  • Apakah APK Game Clear Blast Penipu? Ini Reviewnya
  • Inilah Perbedaan SEO dan GEO + Tips Konten Disukai Google dan AI!
  • Inilah Cara Download Video TikTok 2026 Tanpa Watermark
  • Belum Tahu? Ini Trik Nonton Doods Pro Bebas Iklan dan Cara Downloadnya
  • Misteri DNA Spanyol Terungkap: Jauh Lebih Tua dari Romawi dan Moor!
  • Kenapa Belut Listrik itu Sangat Mematikan
  • Apa itu Tesso Nilo dan Kronologi Konflik Taman Nasional
  • Inilah 4 Keunikan Sulawesi Tengah: Kota Emas Gaib, Situs Purba dll
  • Kepulauan Heard dan McDonald: Pulau Paling Terpencil Milik Australia
  • Ghost Farm Janjikan Rp 3 Juta Cuma-Cuma, Beneran Membayar atau Scam? Ini Buktinya!
  • Apakah UIPinjam Pinjol Penipu? Cek Reviewnya Dulu Disini
  • Pengajuan Samir Sering Ditolak? Ternyata Ini Penyebab Tersembunyi dan Trik Supaya Langsung ACC
  • Lagi Viral! Ini Cara WD Fortes Cue ke DANA, Benaran Membayar atau Cuma Angin Lalu?
  • Bingung Pilih Paket? Inilah Perbedaan Telkomsel Data dan Telkomsel Data Flash yang Wajib Kalian Tahu!
  • Ini Alasan Pohon adalah Mahluk Hidup Terbesar di Dunia
  • Sempat Panas! Kronologi Perseteruan Cak Ji vs Madas di Surabaya, Gini Endingnya
  • Gila! Norwegia Bikin Terowongan Melayang di Bawah Laut
  • Cuma Terpisah 20 Mil, Kenapa Hewan di Bali dan Lombok Beda Total? Ternyata Ini Alasannya
  • Heboh Video Umari Viral 7 Menit 11 Detik dari Pakistan, Isinya Beneran Ada atau Cuma Jebakan Link? Cek Faktanya!
  • Tertipu Online atau HP Hilang? Ini Cara Melacak Nomor HP yang Nggak Tipu-Tipu!
  • Tailwind’s Revenue Down 80%: Is AI Killing Open Source?
  • Building Open Cloud with Apache CloudStack
  • TOP 1% AI Coding: 5 Practical Techniques to Code Like a Pro
  • Why Your Self-Hosted n8n Instance Might Be a Ticking Time Bomb
  • CES 2026: Real Botics Wants to Be Your Best Friend, but at $95k, Are They Worth the Hype?
  • Begini Cara Menggabungkan LLM, RAG, dan AI Agent untuk Membuat Sistem Cerdas
  • Cara Buat Sistem Moderasi Konten Cerdas dengan GPT-OSS-Safeguard
  • Inilah Cara Membuat Aplikasi Web Full-Stack Tanpa Coding dengan Manus 1.5
  • Inilah Cara Melatih AI Agent Agar Bisa Belajar Sendiri Menggunakan Microsoft Agent Lightning
  • Tutorial Optimasi LangGraph dengan Node-Level Caching untuk Performa Lebih Cepat
  • Apa itu Grubhub Crypto Scam? Ini Pengertian dan Kronologi Penipuan yang Catut Nama Grubhub
  • Apa Itu CVE-2025-59374? Mengenal Celah Keamanan ASUS Live Update yang Viral Lagi
  • Apa itu RansomHouse Mario? Ini Pengertian dan Mengenal Versi Baru ‘Mario’ yang Makin Bahaya
  • Inilah Risiko Fatal yang Mengintai Kreator OnlyFans, Dari Doxxing sampai Penipuan!
  • Apa itu Kerentanan FortiCloud SSO? Ini Pengertian dan Bahayanya
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme