Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Ketua Sarekat Muslim Indonesia: Forum Lintas Agama Mesti Dievaluasi

Posted on November 26, 2015

Bandung,
Ketua Sarekat Muslim Indonesia (SMI) Choiril Anwar Rohili menilai saat ini jalinan solidaritas antar umat beragama dan antar golongan tidak boleh berhenti sebatas menjadi forum elitis. Ia menilai, gerakan radikalisme dalam agama di Indonesia sekalipun itu berada dalam koridor agama Islam, tetapi telah meluas menjadi problem kebangsaan dan kewargaan sehingga dibutuhkan semangat kebersamaan untuk menghadapinya.

“Saya berpandangan sudah saatnya revitalisasi, reorientasi dan pengubahan mindset jalinan gerakan lintas agama agar diubah karena realitas telah jauh mengalami perubahan berbading beberapa tahun lalu. Janganlah gerakan itu kaku dan dogmatis. Ini perubahan selama 15 tahun masa reformasi sudah begitu pesat. Kalau bisanya cuma pertemuan-pertemuan elitis mending jadi Forum Arisan Lintas Agama saja,” ujarnya dalam diskusi fokus grup “Menyikapi Radikalisme di Penghujung 2015,” di Jalan Lodaya Bandung, Rabu, 25 November 2015.

Pernyataan Choiril tersebut muncul selain dilatarbelakangi oleh situasi nasional di mana radikalisme semakin menjadi-jadi dalam bentuk aksi, juga melihat potensi bahaya yang lebih besar jika di beberapa waktu ke depan ISIS benar-benar kalah di Suriah lalu banyak alumni ISIS pulang ke Indonesia.

“Kepulangan mereka tentu akan lebih berbahaya dan kita mesti harus tanggap terhadap hal itu. Sekarang saja gerakan-gerakan ektremisme seperti Aliansi Nasional Anti Syiah, Front Pembela Islam dan lain sebagainya sudah cukup banyak merusak ruang publik kehidupan berbangsa. Apalagi ditambah ISIS yang kelewat esktrem. Jangankan pendeta atau pastur, kiai saja bisa dibantai,” tuturnya.

Evaluasi pada gerakan lintas agama menurut Choiril paling tidak harus dibuktikan dalam tindakan nyata dan bukan hanya dibicarakan dalam ruang-ruang diskursus. Kaum radikal menurutnya sangat agresif dalam memainkan media massa terutama online untuk menghasut dan melecehkan siapa saja yang dianggap musuh.

Miskin solidaritas

“Minggu lalu, teman-teman Pagar Nusa di Bandung melaporkan situs voa-islam.com ke Bareskrim karena fitnah keji terhadap Alm Gus Dur dan PBNU, juga ada penyebaran rasisme. Proses baru mulai berjalan. Tetapi Pagar Nusa harus susah payah berjalan sendiri dan hanya didukung oleh pernyataan setuju. Harusnya kalau memang sama-sama punya komitmen terhadap kebangsaan, aksi-aksi konstruktif melalui jalur hukum seperti itu harus didukung oleh mereka yang berada di lintas agama,” terangnya.

Dalam Pandangan Choiril, spirit Gus Dur dalam urusan ini mesti bukan sekadar diteladani dalam urusan pemikiran melainkan harus masuk dalam tindakan karena Gus Dur juga seorang aktivis. Dalam pandangannya, Gus Dur itu seorang tokoh lintas agama yang benar-benar mampu melampaui kepentingan golongannya, bahkan harus rela dianggap memihak golongan lain yang itu minoritas. Dulu Gus Dur pernah sempat kecewa karena kaum minoritas yang ia bela mati-matian itu ternyata kurang seimbang dalam menyambut semangat solidaritasnya. Gus Dur yang menurut Choiril sekarang ini warisan pemikiran dan semangatnya masih eksis dalam ruang publik politik kebangsaan masih berurusan musuh-musuh bangsa yaitu kaum radikal yang menyerang Gus Dur, menyerang PBNU dan bahkan menyerang etnik Cina dan pemeluk agama minoritas.

“Lagi-lagi, saya mendengar kabar ada kemiskinan solidaritas. Kalau teman-teman di NU ternyata hanya berjuang sendiri dengan semangat inklusivitas tetapi mereka tidak punya empati, sudah saatnya kita berpikir ulang dalam jaringan solidaritas ini. Daripada mayoritas harus terus menggalang dan ujung-ujungnya dianggap berkepentingan terhadap sesuatu, maka lebih baik kader-kader NU memakai model gerakan sendiri tanpa mereka. Harus bisa!,” pungkasnya. Red: Mukafi Niam

Sumber: NU Online

Terbaru

  • SALAH! MIT Ungkap AI Tidak Ganti Karyawan Karena Efisiensi
  • Inilah Inovasi Terbaru Profesor UI: Pelumas Mobil dari Minyak Nabati!
  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • Inilah Daftar Saham Farmasi di BEI Per Mei 2026, Pilih Mana?
  • Kesehatan Mental Itu Penting: Inilah Isi Chat Terakhir Karyawan Minimarket Sukabumi Bundir
  • Inilah Kampus Swasta Terbaik Jurusan Farmasi di Area Malang Raya
  • Cara Login EMIS 4.0 Kemenag Terbaru 2026 Pakai Akun Lembaga dan PTK Guru Madrasah Aktivasi
  • Survei Parpol Terbaru: Gerindra Unggul, PDIP Ketiga, PKB 5%
  • PKB Resmi Jalin Kerjasama dengan Institut Teknologi & Sains NU Kalimantan
  • Inilah Urutan Terbaru Pangkat TNI Angkatan Darat! (Update 2026)
  • Inilah Panduan Lengkap Operator Sekolah Mengelola SPTJM e-Ijazah dan Menghindari Kesalahan Fatal Data Kelulusan
  • Inilah Syarat dan Penilaian Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur UTBK
  • Download Video Viral Guru Bahasa Inggris? Awas Berisi Virus!
  • PKB Minta Kasus C4bul Pendiri Ponpes Pati Tidak Ada Ampunan & Tuntutan Maksimal
  • Inilah Kronologi Video Viral Preman vs Sopir Di Sumedang
  • Ini Alasan UKP Pariwisata Disindir Konten Kreator Drone Gunung Rinjani
  • Inilah Kronologi Viral Video Dugaan Asusila Pegawai Disdik Pasuruan di Mobil Dinas
  • Polisi Polda Sumut Resmi Dipecat: Dari Video Viral Sampai Sidang Etik Ini Kronologinya
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme