Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Lima Alasan Mengapa Kebijakan Sekolah 5 Hari di Jateng Mesti Ditolak

Posted on November 27, 2015

Semarang, NU Online
Pengurus Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) atau asosiasi pondok pesantren NU menolak kebijakan sekolah lima hari di Jawa Tengah sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Tengah Nomor 420/006752/2015 tentang Penyelenggaraan Pendidikan pada Satuan Pendidikan di Jawa Tengah.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan dalam beberapa kesempatan di hadapan media, bahwa kebijakan sekolah lima hari dimaksudkan untuk memberi waktu yang lebih longgar kepada anak dan orang tua. Menurut Ganjar, pemerintah berharap agar kebijakan ini memberi dampak positif bagi perkembangan anak dan kualitas keluarga di provinsi Jateng.

Ketua PP RMI NU KH Abdul Ghoffar Rozien mengungkapkan, kebijakan Gubernur Jateng terkait sekolah lima hari ini harus diriset ulang dan dibahas dengan para pemangku kebijakan terkait, terutama ormas, asosiasi pesantren, lembaga pendidikan, dan guru.

“Jadi, konsepnya aspirasi dari bawah, bukan tekanan dari atas,” terang pria yang akrab disapa Gus Rozien ini, dalam halaqah bertajuk “Plus Minus Kebijakan Sekolah 5 Hari di Jawa Tengah”,  yang diselenggarakan MUI Jateng bekerja sama dengan Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) di Semarang, Kamis (26/11).

Pada kesempatan ini, Gus Rozien menyebutkan bahwa secara prinsip apa yang disampaikan oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berasal dari niat yang baik, yakni mengembangkan pendidikan. Akan tetapi, imbuhnya, hal ini kurang tepat jika diberlakukan di Jateng, karena beda kultur dengan kota-kota besar, semisal Jakarta.

“Ada lima alasan mendasar. Pertama, keputusan ini tidak didasari studi dan need assessment yang memadai. Kedua, alasan meningkatkan kualitas hubungan anak dan orang tua tidak berdasar, karena banyak orang tua yang pada hari sabtu masih bekerja. Ketiga, masyarakat masih membutuhkan pendidikan dan penanaman nilai-nilai agama melalui madrasah diniyyah. Keempat, kebijakan ini berpotensi mengubah kultur, ritme dan lingkungan relijius di masyarakat Jateng. Kelima, pemberlakuan Surat Edaran ini mengancam keberlangsungan lebih dari 11 ribu Madrasah Diniyyah, 800 ribu santri dan sekitar 80 ribu pengajar,” ungkap Rozien.

Rozien berharap, pemerintah tidak terburu-buru memberlakukan Surat Edaran terkait Sekolah 5 hari, dengan terlebih dulu mengadakan riset bersama, publik hearing dan uji kebijakan untuk kebaikan bersama.

“Selama ini, RMI NU sebagai asosiasi pondok pesantren melakukan konsolidasi ke berbagai pesantren dan madrasah diniyyah, khususnya di Jawa Tengah. Ada banyak sekali tantangan yang harus menjadi perhatian pemerintah. Pesantren dan Madin telah terbukti menjadi institusi pendidikan kultural, yang memberikan sumbangsih pengembangan karakter dan mental generasi pelajar di negeri ini,” tegas Rozien. (Red: Mahbib)

Sumber: NU Online

Terbaru

  • SALAH! MIT Ungkap AI Tidak Ganti Karyawan Karena Efisiensi
  • Inilah Inovasi Terbaru Profesor UI: Pelumas Mobil dari Minyak Nabati!
  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • Inilah Daftar Saham Farmasi di BEI Per Mei 2026, Pilih Mana?
  • Kesehatan Mental Itu Penting: Inilah Isi Chat Terakhir Karyawan Minimarket Sukabumi Bundir
  • Inilah Kampus Swasta Terbaik Jurusan Farmasi di Area Malang Raya
  • Cara Login EMIS 4.0 Kemenag Terbaru 2026 Pakai Akun Lembaga dan PTK Guru Madrasah Aktivasi
  • Survei Parpol Terbaru: Gerindra Unggul, PDIP Ketiga, PKB 5%
  • PKB Resmi Jalin Kerjasama dengan Institut Teknologi & Sains NU Kalimantan
  • Inilah Urutan Terbaru Pangkat TNI Angkatan Darat! (Update 2026)
  • Inilah Panduan Lengkap Operator Sekolah Mengelola SPTJM e-Ijazah dan Menghindari Kesalahan Fatal Data Kelulusan
  • Inilah Syarat dan Penilaian Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur UTBK
  • Download Video Viral Guru Bahasa Inggris? Awas Berisi Virus!
  • PKB Minta Kasus C4bul Pendiri Ponpes Pati Tidak Ada Ampunan & Tuntutan Maksimal
  • Inilah Kronologi Video Viral Preman vs Sopir Di Sumedang
  • Ini Alasan UKP Pariwisata Disindir Konten Kreator Drone Gunung Rinjani
  • Inilah Kronologi Viral Video Dugaan Asusila Pegawai Disdik Pasuruan di Mobil Dinas
  • Polisi Polda Sumut Resmi Dipecat: Dari Video Viral Sampai Sidang Etik Ini Kronologinya
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme