Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PKNU Jawa Tengah Mulai Merapat

Posted on November 2, 2012

Mranggen – Melihat perkembangan peta kekuatan politik NU, para kyai sepuh Nahdlatul Ulama berkomitmen tidak akan membiarkan Pemilu 2014 menjadi momentum perpisahan bagi PKB.

Karena itu, para ulama mendorong PKB menjadi partai besar. Caranya dengan tidak membiarkan PKB sendirian menghadapi tantangan dan dinamika politik dewasa ini.

Penegasan di atas disampaikan Pengasuh Ponpes Futuhiyah Mranggen KH Hanif Muslich, dalam silaturrahim antara Ulama PKNU dan DPW PKB Jateng di Ponpes Futuhiyah.

“Bagi saya berat sekali untuk tidak memikirkan PKB atau partai lain yang pengurusnya kader-kader NU. Apalagi kalau sampai meninggalkan PKB atau PKNU. Rasane ora tegel (tidak tega, Red) kalau akhirnya pemilu 2014 menjadi pemilu wada’ (perpisahan, Red) bagi PKB,” tandas kyai sepuh NU ini.

KH Yusuf Chudlori, Pengasuh Ponpes API Tegal Rejo Magelang dan Ketua DPW PKB Jawa Tengah saat berbicara dalam halaqah Sejumlah Kiai PKNU – PKB di Ponpes Futuhiyyah Mranggen, Demak

Pertemuan antara Ulama PKNU dan PKB digagas oleh Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf). Gus Yusuf menjelaskan, melalui forum ini, pihaknya sowan kepada para kyai sepuh untuk nyuwun dawuh dan nasihat terkait perkembangan politik ahlusunnah wal jamaah. Selain kekuatan politik NU yang semakin kecil, munculnya paham-paham yang menyerang akidah ahlusunnah wal jamaah menjadi keprihatinan bersama.

“Melihat realitas demikian, ada kebutuhan untuk mengintegrasikan antara agama dan politik, agar akidah ahlusunnah wal jamaah tidak terus dirongrong oleh kekuatan lain. Tanpa dukungan kekuasaan, maka agama akan tenggelam. Di sinilah PKB berusaha untuk menjadi alat kekuasaan untuk kemaslahatan agama,” ujar Gus Yusuf.

Gus Yusuf mengemukakan, PKB Jateng saat ini tengah melakukan konsolidasi struktural. “Banyak kader yang ke PKNU atau ke partai lain. Banyak juga para kyai yang tidak bersama PKB lagi. Insya Allah dengan dilandasi semangat memperjuangkan aswaja, kebersamaan di dalam PKB akan terwujud kembali. PKB sangat terbuka kepada siapapun untuk bergabung. Semua demi kebesaran PKB dan NU, ” paparnya.

Hadir dalam acara tersebut Mantan Ketua PKNU Jateng KH Yazid Mahfudz, Wakil Ketua Dewan Syuro PKNU KH Muchosis Nur, Anggota Dewan Syuro KH Abdul Azis, KH Salamun dari Magelang, KH Hasan (Pekalongan)’ KH Tajudin (Pekalongan), Ketua PKNU Banyumas Gus Lutfi, Gus Furqon dan Gus Tahal dari Temanggung, Wan Abdurrachman Purworejo, Anggota Dewan Syuro PKB KH Zaenal Arifin, dan sejumlah pengurus PKNU dari berbagai daerah serta pengurus PKB Jateng.

Di Sragen, ujar Gus Yusuf, PCNU sudah memfasilitasi berkumpulnya kembali kader PKNU dan PKB. Gus Yusuf juga menyerahkan sikap politik PKB terkait pemilihan gubernur kepada para kyai. Siapapun gubernurnya, yang penting wakilnya dari NU.

Mantan Ketua DPW PKNU Jateng Yazid Mahfudz justru mengingatkan untuk melewati ambang batas parlemen 3,5 persen secara nasional, kesadaran untuk bersama-sama kembali mutlak diperlukan. Lupakan semua dinamika yang terjadi, semua itu adalah pengalaman bagi kader-kader NU.

“Saya punya pengalaman dipecat secara organisasi oleh PKB. Bahkan saya di-recall dari DPRD Jateng. Tapi saya tidak menaruh dendam. Semua risiko karena pilihan politik. Sekarang saya bergabung kembali ke PKB juga siap dengan segala risiko,” tandasnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Dewan Syuro KH Muchosis Nur. PKB tidak perlu repot-repot menyatukan kader-kader NU. Selama masih ada pesantren dan ulama, siapa saja sebagai kader NU pasti tidak akan mungkin meninggalkan PKB.

“Saya mendukung sepenuhnya apa yang menjadi program dan hajat PKB,” kata Kyai sepuh dari Banyumas ini.

Dewan Syuro PKNU KH Abdul Azis menambahkan, dirinya berkali kali ditawari menjadi pengurus partai lain. Namun, pinangan itu ditolak secara halus. “Ketika mereka sowan ke saya, saya hanya mendoakan saja. Karena hati saya selalu di NU dan partai yang dilahirkannya,” ungkapnya. Sumber: DPP PKB

Terbaru

  • Ini Alasan Kenapa Fitur Bing AI Sedang Trending dan Dicari Banyak Orang
  • Sejarah Kerajaan Champa: Bangsa Yang Hilang Tanpa Perang Besar, Kok Bisa?
  • Gini Caranya Dapat Weekly Diamond Pass Gratis di Event M7 Pesta, Ternyata Nggak Pake Modal!
  • Inilah Trik Rahasia Panen Token dan Skin Gratis di Event Pesta Cuan M7 Mobile Legends!
  • Apakah Apk Pinjaman Cepat Galaxy Pinjol Penipu?
  • Cara Tarik Saldo APK Game Clear Blast
  • Apakah APK Game Clear Blast Penipu? Ini Reviewnya
  • Inilah Perbedaan SEO dan GEO + Tips Konten Disukai Google dan AI!
  • Inilah Cara Download Video TikTok 2026 Tanpa Watermark
  • Belum Tahu? Ini Trik Nonton Doods Pro Bebas Iklan dan Cara Downloadnya
  • Misteri DNA Spanyol Terungkap: Jauh Lebih Tua dari Romawi dan Moor!
  • Kenapa Belut Listrik itu Sangat Mematikan
  • Apa itu Tesso Nilo dan Kronologi Konflik Taman Nasional
  • Inilah 4 Keunikan Sulawesi Tengah: Kota Emas Gaib, Situs Purba dll
  • Kepulauan Heard dan McDonald: Pulau Paling Terpencil Milik Australia
  • Ghost Farm Janjikan Rp 3 Juta Cuma-Cuma, Beneran Membayar atau Scam? Ini Buktinya!
  • Apakah UIPinjam Pinjol Penipu? Cek Reviewnya Dulu Disini
  • Pengajuan Samir Sering Ditolak? Ternyata Ini Penyebab Tersembunyi dan Trik Supaya Langsung ACC
  • Lagi Viral! Ini Cara WD Fortes Cue ke DANA, Benaran Membayar atau Cuma Angin Lalu?
  • Bingung Pilih Paket? Inilah Perbedaan Telkomsel Data dan Telkomsel Data Flash yang Wajib Kalian Tahu!
  • Ini Alasan Pohon adalah Mahluk Hidup Terbesar di Dunia
  • Sempat Panas! Kronologi Perseteruan Cak Ji vs Madas di Surabaya, Gini Endingnya
  • Gila! Norwegia Bikin Terowongan Melayang di Bawah Laut
  • Cuma Terpisah 20 Mil, Kenapa Hewan di Bali dan Lombok Beda Total? Ternyata Ini Alasannya
  • Heboh Video Umari Viral 7 Menit 11 Detik dari Pakistan, Isinya Beneran Ada atau Cuma Jebakan Link? Cek Faktanya!
  • Tertipu Online atau HP Hilang? Ini Cara Melacak Nomor HP yang Nggak Tipu-Tipu!
  • Apakah Aplikasi Labora Bisa Hasilkan Uang Jutaan atau Cuma Tipu-Tipu?
  • Apakah APK Cashcash Pro Penipu? Cek Reviewnya Dulu
  • Google Kliks Communicator: Pengalaman Awal yang Mengejutkan – Apa yang Kami Rasakan?
  • Belum Tahu? Ini Ukuran Banner YouTube yang Pas Biar Channel Kalian Makin Kece!
  • Tailwind’s Revenue Down 80%: Is AI Killing Open Source?
  • Building Open Cloud with Apache CloudStack
  • TOP 1% AI Coding: 5 Practical Techniques to Code Like a Pro
  • Why Your Self-Hosted n8n Instance Might Be a Ticking Time Bomb
  • CES 2026: Real Botics Wants to Be Your Best Friend, but at $95k, Are They Worth the Hype?
  • Cara Buat Sistem Moderasi Konten Cerdas dengan GPT-OSS-Safeguard
  • Inilah Cara Membuat Aplikasi Web Full-Stack Tanpa Coding dengan Manus 1.5
  • Inilah Cara Melatih AI Agent Agar Bisa Belajar Sendiri Menggunakan Microsoft Agent Lightning
  • Tutorial Optimasi LangGraph dengan Node-Level Caching untuk Performa Lebih Cepat
  • Tutorial Membuat Game Dengan LangChain
  • Apa Itu CVE-2025-59374? Mengenal Celah Keamanan ASUS Live Update yang Viral Lagi
  • Apa itu RansomHouse Mario? Ini Pengertian dan Mengenal Versi Baru ‘Mario’ yang Makin Bahaya
  • Inilah Risiko Fatal yang Mengintai Kreator OnlyFans, Dari Doxxing sampai Penipuan!
  • Apa itu Kerentanan FortiCloud SSO? Ini Pengertian dan Bahayanya
  • Apa itu Covenant Health Data Breach? Ini Pengertian dan Kronologi Lengkapnya
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme