Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Belajar MongoDB: Query Ambil Data Group By Date Range & Data Weekly

Posted on June 13, 2024

Artikel ini memandu Anda dalam mengambil data pekerjaan yang dibuat dalam jangka waktu tertentu (minggu) dari basis data MongoDB dan mengelompokkannya berdasarkan minggu tersebut. Ini berguna untuk visualisasi data, pelaporan, dan analisis tren.

Menyiapkan Data

Pastikan Anda memiliki basis data MongoDB dengan koleksi “Job” yang berisi dokumen pekerjaan. Setiap dokumen harus memiliki bidang dateCreated (tanggal pembuatan) yang menyimpan tanggal dan waktu pembuatan pekerjaan. Contoh struktur dokumen:

{
  "_id": "ObjectId(...)",
  "company": "Perusahaan Contoh",
  "position": "Manajer Produk VP",
  "status": "wawancara",
  "jobType": "paruh-waktu",
  "jobLocation": "Kota Contoh",
  "dateCreated": "2023-06-12T18:00:00.000Z",
  "createdBy": "ObjectId(...)",
  // Bidang lainnya
}

Queri Awal yang Tidak Sempurna

Kueri yang Anda berikan sebelumnya mungkin tidak sepenuhnya akurat. Ini menggunakan moment.js untuk manipulasi tanggal, yang umumnya tidak disarankan untuk penggunaan produksi di Node.js. Mari kita bahas cara yang lebih baik untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Mengambil Pekerjaan dari 6 Minggu Terakhir

Untuk mengambil semua pekerjaan yang dibuat dalam 6 minggu terakhir, kita dapat menggunakan operator $match dan $week dalam pipeline agregasi MongoDB:

const jobs = await Job.aggregate([
  {
    $match: {
      createdBy: mongoose.Types.ObjectId(req.user.userId),
      dateCreated: {
        $gte: new Date(moment().startOf('week').week(-6).toDate()), // Gunakan Date()
        $lt: new Date(moment().startOf('week').toDate())
      }
    }
  }
]);

Penjelasan Kueri:

  1. $match: Memfilter pekerjaan yang dibuat oleh pengguna saat ini (dengan createdBy) dan memiliki dateCreated dalam rentang waktu yang ditentukan.
  2. new Date(): Membuat objek Date baru untuk tanggal awal dan akhir.
  3. moment().startOf('week').week(-6).toDate(): Menghitung 6 minggu yang lalu dari awal minggu saat ini menggunakan moment.js. Diganti dengan new Date() untuk stabilitas produksi.
  4. moment().startOf('week').toDate(): Mendapatkan awal minggu saat ini menggunakan moment.js. Diganti dengan new Date() untuk stabilitas produksi.

Pengelompokkan Berdasarkan Minggu

Untuk mengelompokkan pekerjaan berdasarkan minggu pembuatannya, kita dapat menggunakan operator $week dan $group dalam pipeline agregasi:

const groupedJobs = await Job.aggregate([
  {
    $match: {
      createdBy: mongoose.Types.ObjectId(req.user.userId),
      dateCreated: {
        $gte: new Date(moment().startOf('week').week(-6).toDate()),
        $lt: new Date(moment().startOf('week').toDate())
      }
    }
  },
  {
    $addFields: {
      week: { $week: "$dateCreated" } // Tambahkan bidang "week" untuk setiap dokumen
    }
  },
  {
    $group: {
      _id: "$week", // Kelompokkan berdasarkan bidang "week"
      week: { $first: "$week" }, // Ambil minggu pertama sebagai pengenal grup
      jobs: { $push: "$$ROOT" } // Masukkan semua dokumen pekerjaan ke dalam array "jobs"
    }
  }
]);

Penjelasan Kueri:

  1. $addFields: Menambahkan bidang baru bernama “week” ke setiap dokumen pekerjaan. Ini berisi nomor minggu yang dihitung menggunakan $week.
  2. $group: Mengelompokkan dokumen berdasarkan bidang “week”.
  3. _id: "$week": Mendefinisikan pengenal grup sebagai nilai bidang “week”.
  4. week: { $first: "$week" }: Memberi nama grup dengan minggu pertama yang ditemukan (semuanya harus sama).
  5. jobs: { $push: "$$ROOT" }: Memasukkan semua dokumen pekerjaan ke dalam array “jobs” untuk setiap grup minggu.

Hasil Pengelompokan Data Pekerjaan

Kueri yang terakhir dijelaskan akan menghasilkan array dokumen yang berisi grup-grup pekerjaan berdasarkan minggu pembuatannya. Setiap grup memiliki struktur seperti berikut:

{
  "_id": 14, // Nomor minggu (misalnya, 14 untuk minggu ke-14)
  "week": 14, // Nomor minggu (sama dengan _id)
  "jobs": [
    { // Dokumen pekerjaan pertama dalam minggu ini
      "_id": "ObjectId(...)",
      "company": "Perusahaan Contoh",
      "position": "Manajer Produk VP",
      "status": "wawancara",
      "jobType": "paruh-waktu",
      "jobLocation": "Kota Contoh",
      "dateCreated": "2023-06-12T18:00:00.000Z",
      "createdBy": "ObjectId(...)",
      // Bidang lainnya
    },
    { // Dokumen pekerjaan kedua dalam minggu ini
      "_id": "ObjectId(...)",
      // ...
    },
    // ... Dokumen pekerjaan lainnya dalam minggu ini
  ]
}

Tips Tambahan:

  • Anda dapat mengubah nama grup (_id) dengan menambahkan $project stage di akhir pipeline.
  • Anda dapat menambahkan agregasi lain ke pipeline untuk menghitung jumlah pekerjaan, rata-rata gaji, atau metrik lainnya untuk setiap grup minggu.
  • Anda dapat menggunakan kueri ini dengan visualisasi data untuk menampilkan tren pekerjaan dari waktu ke waktu.

Kesimpulan

Dengan menggunakan operator $week dan $group dalam pipeline agregasi MongoDB, Anda dapat dengan mudah mengelompokkan data pekerjaan berdasarkan minggu pembuatannya. Hal ini memungkinkan Anda untuk menganalisis pola, mengidentifikasi tren, dan membuat laporan yang lebih informatif.

Ingatlah untuk mengganti penggunaan moment.js dengan new Date() untuk stabilitas produksi.

Sumber Daya Tambahan:

  • Dokumentasi Operator $week: https://www.mongodb.com/docs/manual/reference/operator/aggregation/week/
  • Dokumentasi Operator $group: https://www.mongodb.com/docs/manual/reference/operator/aggregation/group/
  • Tutorial Agregasi MongoDB: https://www.mongodb.com/docs/manual/aggregation/

Catatan:

Artikel ini masih dapat dikembangkan dengan menambahkan contoh kode yang lebih detail, visualisasi data, dan analisis tren. Anda dapat berkolaborasi dengan saya untuk menambahkan informasi dan contoh yang lebih spesifik sesuai kebutuhan Anda.

Terbaru

  • EPIK! Kisah Mesin Bor Tercanggih Takluk di Proyek Terowongan Zojila Himalaya
  • Bingung Cari Lokasi Seseorang? Cek Cara Melacak Pemilik Nomor HP Tanpa Bayar Ini, Dijamin Akurat!
  • Apa itu Logis? Kenapa Logika Bisa Berbeda-beda?
  • Ini Alasan Kenapa Fitur Bing AI Sedang Trending dan Dicari Banyak Orang
  • Sejarah Kerajaan Champa: Bangsa Yang Hilang Tanpa Perang Besar, Kok Bisa?
  • Gini Caranya Dapat Weekly Diamond Pass Gratis di Event M7 Pesta, Ternyata Nggak Pake Modal!
  • Inilah Trik Rahasia Panen Token dan Skin Gratis di Event Pesta Cuan M7 Mobile Legends!
  • Apakah Apk Pinjaman Cepat Galaxy Pinjol Penipu?
  • Cara Tarik Saldo APK Game Clear Blast
  • Apakah APK Game Clear Blast Penipu? Ini Reviewnya
  • Inilah Perbedaan SEO dan GEO + Tips Konten Disukai Google dan AI!
  • Inilah Cara Download Video TikTok 2026 Tanpa Watermark
  • Belum Tahu? Ini Trik Nonton Doods Pro Bebas Iklan dan Cara Downloadnya
  • Misteri DNA Spanyol Terungkap: Jauh Lebih Tua dari Romawi dan Moor!
  • Kenapa Belut Listrik itu Sangat Mematikan
  • Apa itu Tesso Nilo dan Kronologi Konflik Taman Nasional
  • Inilah 4 Keunikan Sulawesi Tengah: Kota Emas Gaib, Situs Purba dll
  • Kepulauan Heard dan McDonald: Pulau Paling Terpencil Milik Australia
  • Ghost Farm Janjikan Rp 3 Juta Cuma-Cuma, Beneran Membayar atau Scam? Ini Buktinya!
  • Apakah UIPinjam Pinjol Penipu? Cek Reviewnya Dulu Disini
  • Pengajuan Samir Sering Ditolak? Ternyata Ini Penyebab Tersembunyi dan Trik Supaya Langsung ACC
  • Lagi Viral! Ini Cara WD Fortes Cue ke DANA, Benaran Membayar atau Cuma Angin Lalu?
  • Bingung Pilih Paket? Inilah Perbedaan Telkomsel Data dan Telkomsel Data Flash yang Wajib Kalian Tahu!
  • Ini Alasan Pohon adalah Mahluk Hidup Terbesar di Dunia
  • Sempat Panas! Kronologi Perseteruan Cak Ji vs Madas di Surabaya, Gini Endingnya
  • Gila! Norwegia Bikin Terowongan Melayang di Bawah Laut
  • Cuma Terpisah 20 Mil, Kenapa Hewan di Bali dan Lombok Beda Total? Ternyata Ini Alasannya
  • Heboh Video Umari Viral 7 Menit 11 Detik dari Pakistan, Isinya Beneran Ada atau Cuma Jebakan Link? Cek Faktanya!
  • Tertipu Online atau HP Hilang? Ini Cara Melacak Nomor HP yang Nggak Tipu-Tipu!
  • Apakah Aplikasi Labora Bisa Hasilkan Uang Jutaan atau Cuma Tipu-Tipu?
  • Tailwind’s Revenue Down 80%: Is AI Killing Open Source?
  • Building Open Cloud with Apache CloudStack
  • TOP 1% AI Coding: 5 Practical Techniques to Code Like a Pro
  • Why Your Self-Hosted n8n Instance Might Be a Ticking Time Bomb
  • CES 2026: Real Botics Wants to Be Your Best Friend, but at $95k, Are They Worth the Hype?
  • Begini Cara Menggabungkan LLM, RAG, dan AI Agent untuk Membuat Sistem Cerdas
  • Cara Buat Sistem Moderasi Konten Cerdas dengan GPT-OSS-Safeguard
  • Inilah Cara Membuat Aplikasi Web Full-Stack Tanpa Coding dengan Manus 1.5
  • Inilah Cara Melatih AI Agent Agar Bisa Belajar Sendiri Menggunakan Microsoft Agent Lightning
  • Tutorial Optimasi LangGraph dengan Node-Level Caching untuk Performa Lebih Cepat
  • Apa itu Grubhub Crypto Scam? Ini Pengertian dan Kronologi Penipuan yang Catut Nama Grubhub
  • Apa Itu CVE-2025-59374? Mengenal Celah Keamanan ASUS Live Update yang Viral Lagi
  • Apa itu RansomHouse Mario? Ini Pengertian dan Mengenal Versi Baru ‘Mario’ yang Makin Bahaya
  • Inilah Risiko Fatal yang Mengintai Kreator OnlyFans, Dari Doxxing sampai Penipuan!
  • Apa itu Kerentanan FortiCloud SSO? Ini Pengertian dan Bahayanya
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme