Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Mengenal Ikan Melanocetus johnsonii, Si Setan Laut Hitam

Posted on February 16, 2025

Melanocetus johnsonii, yang lebih dikenal sebagai “setan laut hitam,” adalah salah satu makhluk laut dalam paling misterius dan menyeramkan yang pernah ditemukan. Biasanya menghuni zona batipelagis, makhluk ini jarang terlihat oleh manusia kecuali dalam ekspedisi ilmiah atau sebagai spesimen yang telah mati. Namun, baru-baru ini, seekor anglerfish dari spesies ini ditemukan mengambang di perairan dangkal dekat Kepulauan Canary, sebuah fenomena yang mengejutkan para ilmuwan dan menarik perhatian luas di media sosial.

Karakteristik dan Habitat
Setan laut hitam termasuk dalam keluarga Melanocetidae, yang terdiri dari berbagai jenis anglerfish laut dalam. Spesies ini memiliki tubuh gelap dan mulut yang dipenuhi gigi tajam menyerupai jebakan maut. Salah satu ciri khasnya adalah umpan bioluminescent yang menjuntai di depan wajahnya, yang digunakan untuk menarik mangsa di lingkungan gelap total.

Anglerfish laut dalam umumnya hidup di zona batipelagis, pada kedalaman antara 200 hingga 2.000 meter (650 hingga 6.500 kaki) di bawah permukaan laut. Suhu di habitat ini relatif konstan, sekitar 4°C (39°F), dengan tekanan yang sangat tinggi, mencapai lebih dari 400 atmosfer—setara dengan beban truk besar di setiap inci tubuh manusia. Karena kondisi ekstrem ini, sangat jarang bagi makhluk seperti setan laut hitam untuk muncul di perairan dangkal.

Penemuan di Kepulauan Canary
Kemunculan setan laut hitam di perairan dangkal dekat Kepulauan Canary pertama kali didokumentasikan oleh Condrik Tenerife, sebuah organisasi non-pemerintah Spanyol yang fokus pada penelitian kelautan, khususnya hiu dan pari. Bersama dengan fotografer kelautan David Jara Borguña, mereka berhasil mengabadikan fenomena langka ini dalam foto dan video.

Rekaman yang mereka bagikan menunjukkan seekor anglerfish dengan tubuh hitam pekat mengambang di air dangkal, menampilkan sosok yang tampak seperti monster dari film horor. Publikasi temuan ini dengan cepat menyebar di media sosial, memicu perbincangan luas tentang bagaimana dan mengapa makhluk dari kedalaman laut bisa muncul di wilayah yang tidak biasa.

Hipotesis di Balik Kemunculan Langka
Sejauh ini, para ilmuwan belum memiliki jawaban pasti mengapa setan laut hitam ini muncul di perairan dangkal. Beberapa hipotesis yang diajukan antara lain:

  1. Kesalahan Navigasi – Beberapa spesies laut dalam dapat tersesat akibat perubahan arus laut atau anomali lingkungan tertentu.
  2. Perubahan Iklim – Pemanasan global dan perubahan suhu laut mungkin memengaruhi distribusi spesies laut dalam, mendorong mereka ke wilayah yang lebih dangkal.
  3. Kondisi Fisiologis – Kemungkinan bahwa anglerfish ini mengalami stres atau penyakit yang menyebabkan disorientasi dan membawanya ke habitat yang tidak biasa.

Tanpa penelitian lebih lanjut, alasan pasti kemunculan ini masih menjadi misteri.

Biologi Unik: Perbedaan Betina dan Jantan
Anglerfish laut dalam memiliki sistem reproduksi yang sangat tidak biasa. Betina jauh lebih besar dibandingkan jantan dan memiliki umpan bercahaya yang digunakan untuk menarik mangsa. Sebaliknya, jantan hidup sebagai parasit pada tubuh betina, menempel secara permanen dan menyatu dengan sistem peredaran darahnya. Dengan cara ini, jantan bergantung sepenuhnya pada betina untuk nutrisi sekaligus berfungsi sebagai penyedia sperma sepanjang hidupnya.

Fenomena ini merupakan contoh ekstrem dari simbiosis dalam dunia hewan dan mencerminkan strategi bertahan hidup unik yang berkembang di lingkungan laut dalam yang keras dan minim sumber daya.

Signifikansi Penemuan
Kemunculan setan laut hitam di perairan dangkal memberikan kesempatan langka bagi para ilmuwan untuk mempelajari spesies ini di luar habitat aslinya. Menurut Smithsonian Museum of Natural History, sebagian besar informasi tentang anglerfish laut dalam berasal dari larva, spesimen mati, atau pengamatan melalui kapal selam dalam ekspedisi ilmiah. Oleh karena itu, penampakan langsung di perairan dangkal seperti ini sangat berharga bagi penelitian.

Dalam pernyataan resminya, Condrik Tenerife menyebut temuan ini sebagai “peristiwa yang akan dikenang selamanya,” menegaskan pentingnya eksplorasi laut dalam untuk memahami lebih banyak tentang kehidupan di dunia bawah laut.

Kesimpulan
Lautan masih menyimpan banyak misteri, dan penemuan setan laut hitam di Kepulauan Canary menjadi pengingat akan betapa luas dan belum terjelajahnya dunia bawah laut. Dengan kemajuan teknologi dan semakin banyaknya penelitian di bidang oseanografi, diharapkan lebih banyak rahasia dari kedalaman laut yang akan terungkap di masa depan.

Sementara itu, kisah tentang setan laut hitam ini tetap menjadi bukti bahwa di balik gelapnya kedalaman laut, ada makhluk-makhluk yang hidup dalam dunia yang jauh berbeda dari yang kita kenal.

Terbaru

  • Boxville 2 Gratis di Playstore, Plus Diskon Lainnya!
  • Cara Atasi Masalah Pembacaan Suara (Read Aloud) di Windows Copilot Tidak Berfungsi
  • Kementerian Kesehatan Inggris Akui Data Breach, Akibat Zero-day Oracle DB?
  • Google Akan Perkenalkan Autofill Google Wallet di Chrome untuk Pembayaran Lebih Mudah
  • Google Pixel Akan Perkenalkan Launcher Device Search Baru, Lebih Cepat dan Pintar
  • Hacker Serang Bug VPN di ArrayOS AG untuk Menanam Web Shell
  • Cara Menonaktifkan Error “ITS Almost time to restart in Windows”
  • Google Fi Mendukung Panggilan Telepon RCS Melalui Web, Lebih Mudah dan Efisien
  • Data Breach Marquis: Hajar Lebih Dari 74 Bank dan Koperasi AS
  • Google Search Akan Adopsi ‘Continuous Circle’ untuk Hasil Pencarian Terjemahan, Lebih Cerdas dan Kontekstual
  • Rusia Memblokir Roblox Karena Distribusi ‘Propaganda LGBT’
  • Google Gemini Redesain Web Total di Desember 2025, Fokus UX yang Lebih Baik
  • Apa itu Google Workspace Studio? Tool Baru untuk Pembuat Konten?
  • Cara Menggunakan Xbox Full-Screen Experience di Windows
  • Korea Tahan Tersangka Terkait Penjualan Video Intim dari Kamera CCTV yang Diretas
  • Kebocoran Galaxy Buds 4 Mengungkap Desain dan Fitur Baru, Mirip Apple?
  • Sudah Update Windows KB5070311 dan Apa Saja Yang Diperbaiki?
  • Cara Menonaktifkan Fitur AI Actions (Tindakan AI) di Menu Windows Explorer
  • Microsoft Edge AI vs. OpenAI’s Atlas Browser: Perbandingan dan Perbedaan Utama
  • Cara Memasang Folder Sebagai Drive di Windows 11
  • Cara Memperbaiki Error 0xC1900101 0x40021 pada Update Windows 11
  • Malware Glassworm Serang Lagi VSCode, Hati-hati!
  • Walmart dan Google Bermitra untuk Kamera Rumah Google Home: Pengalaman Langsung
  • Gemini Dapat Bisa Atur Perangkat Rumah Melalui Home Assistant Pakai Suara, Desember 2025
  • Asahi, Produsen Bir Jepang, Akui Kebocoran Data 15 Juta Pelanggan
  • Google Messages Ada Fitur Baru: Pesan Grup, Mode Gelap dan Integrasi dengan Google Duo
  • 5 Laptop ASUS Terbaik dengan Tampilan Mewah dan Build Quality Premium
  • Pria di Balik Serangan ‘Twin Wifi’ Mencuri Wifi, Dikenakan Hukuman 7 Tahun Penjara
  • Google Kembangkan Fitur Baru untuk Tugas di Keep, Lebih Terintegrasi dengan Kalender
  • Google Akan Luncurkan Laptop dan Ponsel Android Baru di Tahun 2025: Murah & Spesifikasi Tinggi
  • Boxville 2 Gratis di Playstore, Plus Diskon Lainnya!
  • Cara Atasi Masalah Pembacaan Suara (Read Aloud) di Windows Copilot Tidak Berfungsi
  • Kementerian Kesehatan Inggris Akui Data Breach, Akibat Zero-day Oracle DB?

©2025 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme