Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
Gadis Lari Membawa Bendera Indonesia Kemerdekaan

Apa itu Jabatan Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama?

Posted on August 23, 2025

Pernah dengar tentang Jabatan Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat? Nah, kali ini kita akan mengulas tuntas salah satu tingkatan jabatannya yang menarik, yaitu Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama, berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor SKJ.02 Tahun 2025.

Keputusan ini menjadi panduan penting dalam penetapan standar kompetensi untuk jabatan tersebut, sebagai bagian dari pelaksanaan Peraturan Menteri PANRB Nomor 38 Tahun 2017.

Mari kita selami lebih dalam!

Apa Itu Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama?

Jabatan ini memiliki kode 3-10-27-00-01-001 dan merupakan posisi kunci dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Secara umum, seorang Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama memiliki tugas inti untuk melaksanakan identifikasi, pengumpulan data dan informasi pemberdayaan masyarakat.

Selain itu, mereka juga bertanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan operasional dan pengembangan komitmen perubahan masyarakat. Fokusnya adalah pada berbagai aspek, seperti:

  • Pengembangan ekonomi.
  • Sosial budaya dan sumber daya manusia.
  • Sarana dan prasarana.
  • Kelembagaan.
  • Pengelolaan lingkungan kemasyarakatan.

Singkatnya, mereka adalah ujung tombak yang membantu masyarakat bergerak maju dengan inisiatif dan kemandirian!

Kompetensi Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama

Untuk bisa menjalankan tugas yang krusial ini, ada beberapa kompetensi yang harus dikuasai, yang terbagi dalam tiga unsur utama: kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural.

1. Kompetensi Teknis (Level 2)

Kompetensi teknis untuk Ahli Pertama berada pada Level 2, yang berarti mereka diharapkan mampu mengaplikasikan atau mengumpulkan data evaluasi terkait tugas-tugas inti mereka.

• Pengembangan Komitmen Perubahan Masyarakat: Mampu mengaplikasikan pengembangan komitmen perubahan masyarakat, seperti menentukan metode, melaksanakan kegiatan, dan mengumpulkan data evaluasi.

• Penyuluhan Masyarakat: Mampu mengumpulkan data bahan evaluasi proses penyuluhan masyarakat, termasuk memverifikasi, mengklasifikasikan, dan menyajikan data.

• Pelatihan Masyarakat: Mampu mengumpulkan data bahan evaluasi proses pelatihan masyarakat, juga dengan memverifikasi, mengklasifikasikan, dan menyajikan data.

• Pendampingan Masyarakat: Mampu mengumpulkan data bahan evaluasi proses pendampingan masyarakat, melalui verifikasi, klasifikasi, dan penyajian data.

• Pemantapan Kemandirian Masyarakat: Mampu mengumpulkan data bahan evaluasi proses dan pasca fasilitasi pemantapan kemandirian masyarakat, termasuk mengklasifikasikan data dan menyajikan laporan.

2. Kompetensi Manajerial (Level 2)

Pada level ini, seorang Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama diharapkan dapat:

• Integritas: Mengingatkan dan mengajak rekan kerja bertindak sesuai nilai dan etika organisasi.

• Kerjasama: Menumbuhkan tim kerja yang partisipatif dan efektif.

• Komunikasi: Aktif berkomunikasi formal maupun informal, mendengarkan, dan menyusun materi presentasi/laporan.

• Orientasi pada Hasil: Berupaya meningkatkan hasil kerja pribadi melebihi standar dan mencari metode alternatif.

• Pelayanan Publik: Mampu menyelia dan menjelaskan proses pelaksanaan tugas pemerintahan/pelayanan publik secara transparan.

• Pengembangan Diri dan Orang Lain: Meningkatkan kemampuan bawahan dengan memberikan contoh dan penjelasan.

• Mengelola Perubahan: Proaktif beradaptasi mengikuti perubahan.

• Pengambilan Keputusan: Menganalisis masalah secara mendalam untuk mencari solusi.

3. Kompetensi Sosial Kultural (Level 2)

• Perekat Bangsa: Aktif mengembangkan sikap saling menghargai dan menekankan persamaan serta persatuan. Ini termasuk menunjukkan sikap peduli keberagaman, membangun hubungan baik, dan bersikap tenang menghadapi pertentangan akibat perbedaan latar belakang.

Syarat untuk Menjadi Ahli Pertama

Tertarik dengan jabatan ini? Ada beberapa persyaratan jabatan yang perlu dipenuhi:

• Pendidikan:

  •  Jenjang: Minimal Diploma empat (D-4) atau Sarjana (S-1).
  •  Bidang Ilmu: Sangat beragam! Untuk pengangkatan pertama dari CPNS, meliputi Matematika dan IPA, tanaman, hewani, kesehatan, teknik, bahasa, ekonomi, sosial, politik, humaniora, psikologi, agama dan filsafat, seni, desain dan media, serta pendidikan. Untuk pengangkatan selain pertama, bisa juga bidang lain yang relevan.

• Pelatihan (Wajib/Mutlak):

  •   Pelatihan Manajerial sesuai kebutuhan jabatan.
  •   Pelatihan Teknis sesuai kebutuhan jabatan.
  •   Pelatihan Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat.

• Pengalaman Kerja:

  •  PNS: Wajib mengikuti dan lulus pelatihan dasar CPNS. Jika diangkat melalui perpindahan dari jabatan lain, dibutuhkan pengalaman paling kurang 2 (dua) tahun di bidang Pemberdayaan Masyarakat.
  •  PPPK: Memiliki pengalaman kerja kumulatif paling singkat 2 (dua) tahun di bidang Pemberdayaan Masyarakat.
  • Pangkat (untuk PNS):Paling rendah Penata muda /IIIa.

Jabatan Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama ini benar-benar menjanjikan peran yang strategis dalam memajukan masyarakat. Dengan kombinasi kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural yang kuat, para pemegang jabatan ini akan menjadi agen perubahan yang efektif.

Semoga artikel ini bermanfaat!

Terbaru

  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Review JBL Quantum Series: Inilah Alasan Kenapa Audio Berkualitas Bisa Bikin Kamu Menang Main Game
  • Review Vivo Y500: HP Baterai Jumbo 8.100mAh yang Bikin Nggak Perlu Cari Colokan Lagi!
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Cek jadwal kapal Pelni rute Ternate ke Surabaya sama Ambon buat Agustus 2026, mending booking dari sekarang
  • Kenapa istilah Londo Ireng disebut-sebut lagi? Ini cerita soal Benjamin Thomas Sigar dan sejarah Pasukan Tulungan
  • Bingung mau ngomong apa pas kondangan? Ini daftar ucapan pernikahan Islami yang singkat tapi ngena buat teman atau saudara
  • Lagi rame istilah aneh di Google, kok malah nyari link video bokeh pake Google Translate? Ini maksudnya
  • Kok logo Liverpool berubah jadi warna-warni? Ternyata ini alasannya, bukan sekadar ganti desain biasa

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme