Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Kisah Gubug Bersejarah di Ponpes Nahdlatut Thalibin Probolinggo

Posted on January 7, 2015

PROBOLINGGO – Pengasuh Pesantren Nahdlatut Tholibin KH Abdul Hadi mengisahkan sebuah gubug dari daun tebu dan anyaman bambu berusia 20 tahun di pesantrennya. Meski kini di sebelahnya berdiri kokoh bangunan kamar-kamar santri, gubug itu tetap dibiarkan ada.

Kisah gubug di pesantren terletak di Desa Sumendi Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur itu berkaitan dengan kiai yang tidak mau menerima santri, KH Abdul Hadi sendiri.

Karena menolak santri, orang yang diseganinya yaitu KH M Toha, Pengasuh Pesantren Nahdlatut Tholibin Desa Blado Kulon Kecamatan Banyuanyar memarahinya.  Itu terjadi pada tahun 1994.

Karena itu, kiai yang kini Ketua PCNU Probolinggo tersebut, akhirnya mau menerima santri. Pesantren yang didirikannya disamkan dengan nama pesantren sang guru, Nahdlatut Tholibin. Ia memang pernah nyantri di pesantren tersebut selama 9 (sembilan) tahun.

Pada saat menempuh pendidikan di pesantren salaf itu, kepandaiannya berdakwah muncul. Ia kerap kali menjuarai lomba pidato baik yang diselenggarakan pesantren atau pemerintah. Puncaknya ia menjadi juara pertama dalam pekan madaris cabang lomba pidato tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 1985 (saat ini MTQ).

Selepas mondok, pada tahun 1989 ia kemudian mempersunting Hj Fadiah Rowi. Sebagai alumnus pesantren, dia ditunjuk masyarakat untuk memimpin pengajian rutin. Dari pengajian rutin itu, ia kemudian berdakwah.

Kepandaiannya berdakwah tidak hanya di desanya saja. Sejak tahun 1990 ia kerap diundang ke berbagai daerah untuk berceramah. “Saya pun merasa ada keajaiban. Sebagai orang yang tidak punya sejarah atau keturunan kiai besar, saya di minta masyarakat berdakwah,” ucapnya, Jum’at (2/1).

Selang 4 tahun atau pada tahun 1994, Kiai Abdul Hadi diminta untuk mendirikan pesantren oleh masyarakat yang biasa mengundangnya pada acara pengajian. Namun, karena ia merasa tidak mampu mengemban amanah besar itu, permintaan itu ditolak.

“Saya semula menolak. Sebab bagi saya pengasuh pesantren itu harus mampu mengenalkan santri kepada Allah. Padahal saya sendiri waktu itu masih dalam tahap mencari jati diri sebagai seorang umat muslim,” katanya merendah.

Penolakan Kiai Abdul Hadi itu kemudian didengar Pengasuh Pesantren Nahdlatut Tholibin Desa Blado Kulon Kecamatan Banyuanyar. Pada tahun yang sama itu, Abdul Hadi kemudian dipanggil Kiai M. Toha. Pada saat itu, Kiai Abdul Hadi dimarahi karena tidak bersedia menerima santri.

“Jika memang mau berkhidmat pada pesantren harus dilakukan secara total dan jangan setengah-setengah. Sebagai alumni pesantren, maka harus menerima amanah warga,” ucapnya menirukan perkataan Kiai M. Toha.

Saat itu pun, ia minta doa restu kepada Kiai M Toha dan bersedia menerima santri dan mendirikan pesantren. Dengan persyaratan, pesantren yang didirikannya itu merupakan amanah Kiai M. Toha.

“Saya hanya santri juga. Makanya pesantren ini merupakan bagian dari Pesantren Nahdlatut Tholibin di Desa Blado Kulon Kecamatan Banyuanyar,” terangnya.

Sejak saat itu, satu per satu para santri berdatangan untuk menimba ilmu di pesantren yang didirikannya. Bermula dari sebuah kamar terbuat dari bambu dengan atap daun tebu, pesantren ini berkembang dengan pesat. “Hingga saat ini kamar kuno itu kami pelihara. Untuk mengenang awal pendirian,” jelasnya.

Karena pesantren induknya merupakan pendidikan salaf, maka pesantren yang saat ini dipimpinnya itu juga berhaluan salafiah. “Semua pendidikan masih salaf. Kami belum berpikir untuk pendidikan formal. Nanti saat masa anak saya saja,” katanya.

Menurut Kiai Abdul Hadi, saat ini kebanyakan pesantren menerapkan pembelajaran pendidikan salaf. Maka pesantrennyapun kini berkurikulum salaf. Setiap hari, santri sekolah di madrasah diniyah pada sore hari. Di malam hari dan pagi hari, kegiatannya mengaji kitab kuning dan musyawarah serta Bathsul Masail.

“Seperti pesantren salaf pada umumnya. Mengaji kitab kuning dan madrasah diniyah,” pungkasnya.

Sumber: NU Online

Terbaru

  • EPIK! Kisah Mesin Bor Tercanggih Takluk di Proyek Terowongan Zojila Himalaya
  • Bingung Cari Lokasi Seseorang? Cek Cara Melacak Pemilik Nomor HP Tanpa Bayar Ini, Dijamin Akurat!
  • Apa itu Logis? Kenapa Logika Bisa Berbeda-beda?
  • Ini Alasan Kenapa Fitur Bing AI Sedang Trending dan Dicari Banyak Orang
  • Sejarah Kerajaan Champa: Bangsa Yang Hilang Tanpa Perang Besar, Kok Bisa?
  • Gini Caranya Dapat Weekly Diamond Pass Gratis di Event M7 Pesta, Ternyata Nggak Pake Modal!
  • Inilah Trik Rahasia Panen Token dan Skin Gratis di Event Pesta Cuan M7 Mobile Legends!
  • Apakah Apk Pinjaman Cepat Galaxy Pinjol Penipu?
  • Cara Tarik Saldo APK Game Clear Blast
  • Apakah APK Game Clear Blast Penipu? Ini Reviewnya
  • Inilah Perbedaan SEO dan GEO + Tips Konten Disukai Google dan AI!
  • Inilah Cara Download Video TikTok 2026 Tanpa Watermark
  • Belum Tahu? Ini Trik Nonton Doods Pro Bebas Iklan dan Cara Downloadnya
  • Misteri DNA Spanyol Terungkap: Jauh Lebih Tua dari Romawi dan Moor!
  • Kenapa Belut Listrik itu Sangat Mematikan
  • Apa itu Tesso Nilo dan Kronologi Konflik Taman Nasional
  • Inilah 4 Keunikan Sulawesi Tengah: Kota Emas Gaib, Situs Purba dll
  • Kepulauan Heard dan McDonald: Pulau Paling Terpencil Milik Australia
  • Ghost Farm Janjikan Rp 3 Juta Cuma-Cuma, Beneran Membayar atau Scam? Ini Buktinya!
  • Apakah UIPinjam Pinjol Penipu? Cek Reviewnya Dulu Disini
  • Pengajuan Samir Sering Ditolak? Ternyata Ini Penyebab Tersembunyi dan Trik Supaya Langsung ACC
  • Lagi Viral! Ini Cara WD Fortes Cue ke DANA, Benaran Membayar atau Cuma Angin Lalu?
  • Bingung Pilih Paket? Inilah Perbedaan Telkomsel Data dan Telkomsel Data Flash yang Wajib Kalian Tahu!
  • Ini Alasan Pohon adalah Mahluk Hidup Terbesar di Dunia
  • Sempat Panas! Kronologi Perseteruan Cak Ji vs Madas di Surabaya, Gini Endingnya
  • Gila! Norwegia Bikin Terowongan Melayang di Bawah Laut
  • Cuma Terpisah 20 Mil, Kenapa Hewan di Bali dan Lombok Beda Total? Ternyata Ini Alasannya
  • Heboh Video Umari Viral 7 Menit 11 Detik dari Pakistan, Isinya Beneran Ada atau Cuma Jebakan Link? Cek Faktanya!
  • Tertipu Online atau HP Hilang? Ini Cara Melacak Nomor HP yang Nggak Tipu-Tipu!
  • Apakah Aplikasi Labora Bisa Hasilkan Uang Jutaan atau Cuma Tipu-Tipu?
  • Tailwind’s Revenue Down 80%: Is AI Killing Open Source?
  • Building Open Cloud with Apache CloudStack
  • TOP 1% AI Coding: 5 Practical Techniques to Code Like a Pro
  • Why Your Self-Hosted n8n Instance Might Be a Ticking Time Bomb
  • CES 2026: Real Botics Wants to Be Your Best Friend, but at $95k, Are They Worth the Hype?
  • Begini Cara Menggabungkan LLM, RAG, dan AI Agent untuk Membuat Sistem Cerdas
  • Cara Buat Sistem Moderasi Konten Cerdas dengan GPT-OSS-Safeguard
  • Inilah Cara Membuat Aplikasi Web Full-Stack Tanpa Coding dengan Manus 1.5
  • Inilah Cara Melatih AI Agent Agar Bisa Belajar Sendiri Menggunakan Microsoft Agent Lightning
  • Tutorial Optimasi LangGraph dengan Node-Level Caching untuk Performa Lebih Cepat
  • Apa itu Grubhub Crypto Scam? Ini Pengertian dan Kronologi Penipuan yang Catut Nama Grubhub
  • Apa Itu CVE-2025-59374? Mengenal Celah Keamanan ASUS Live Update yang Viral Lagi
  • Apa itu RansomHouse Mario? Ini Pengertian dan Mengenal Versi Baru ‘Mario’ yang Makin Bahaya
  • Inilah Risiko Fatal yang Mengintai Kreator OnlyFans, Dari Doxxing sampai Penipuan!
  • Apa itu Kerentanan FortiCloud SSO? Ini Pengertian dan Bahayanya
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme